Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

MASYARAKAT PETANI DI TENGAH ARUS GLOBALISASI (PEASENT COMMUNITY IN THE GLOBATIZATION) Nugroho, Tri
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 1 (2005): Juli
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Up to the present time, the life of peasant community enjoys not much changes: burdened with poverty, suffers, dependence and frequently be the victim of social injustice. The globalization current is indicated with profit hunting of the capital owners, meanwhile the neglecting of common welfare made their life worsened. It is not surprising when many of them just accept the bad fate, suffering life and impossibility to change. This article studying the characteristics, challenge and the globalization chance tries to seek alternative answers, those are the possibility to change and innovate their life, and accepting the bad fate is not a must.
RELASI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT KAMPUNG DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA BERAP, DISTRIK NIMBOKRANG, KABUPATEN JAYAPURA TAHUN 2022 Wutoy, Grein George Theodoron; Nugroho, Tri
Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan (JPK) Vol. 3 No. 3 (2022): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jpk.v3i3.14891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi relasi pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan kampung wisata Berap dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada tahun 2022.Teori governance dan communty development digunakan sebagai pisau analisis dalam menganalisa data.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Tahapan teknik analisis data reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan desa wisata Berap pada tahun 2022 adalah Bentuk relasi pemerintah, swasta dan masyarakat output dan outcome yang dihasilkan dari relasi tersebut berupa perbaikan ekonomi, sosial bahkan politik dengan dikembangkannya Kampung Berap sebagai kampung wisata output  yang telah dihasilkan adalah fasilitas-fasilitas pondok di objek wisata Kalibiru, untuk sampai pada outcome yaitu pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan Kampung Berap Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa pengembangan kampung Berap sebagai kampung wisata belum terlaksanakan dengan baik karena  2 faktor pertama objek wisata belum dikelola oleh pihak yang tepat dan kedua masyarakat masih sangat tertutup dan tidak percaya dengan pihak pemerintah maupun swasta.