Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Ice Breaking Berbasis Media Poster terhadap Minat Belajar pada Siswa Kelas III SDN 187 Inpres Dengilau Kabupaten Takalar Nur Syam; Syamsunardi Syamsunardi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2804

Abstract

Pengaruh ice breaking berbasis media poster terhadap minat belajar pada siswa kelas III SDN 187 Inpres Dengilau Kabupaten Takalar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh ice breaking berbasis media poster terhadap minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan true-eksperimen design jenis pretest-posttest kontrol group design. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 187 Inpres Dengilau Kabupaten Takalar sebanyak 40 orang siswa yang terdiri dari 20 orang kelas kontrol dan 20 orang kelas eksperimen pada tahun pelajaran 2021/2022 semester ganjil. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada kelas eksperimen di peroleh rata-rata pretest sebesar 70,81 dan posttest sebesar 80,76. Sedangkan pada kelas kontrol di peroleh rata-rata pretest 66,93 dan posttest sebesar 73,06. Jadi minat belajar siswa yang di ajarkan dengan model ice breaking berbasis media poster lebih baik dari pada minat belajar siswa yang di ajarkan dengan metode ceramah di kelas III SDN 187 Inpres Dengilau Kabupaten Takalar.
HALAL DAN SEKTOR PARIWISATA RELIGI: ANALISIS KRITIS TERHADAP SERTIFIKASI, KOLABORASI, DAN DAMPAK EKONOMI DI INDONESIA E.A. Chuzaemi Abidin; Nur Syam
Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum Vol. 13 No. 12 (2025)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/KS.2025.v13.i12.p19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi industri halal dengan sektor pariwisata religi di Indonesia, dengan fokus pada peran sertifikasi halal, kolaborasi antar-pemangku kepentingan, serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif, terutama pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui kajian pusataka, penelitian ini menujukkan bahwa sertifikasi halal berfungsi sebagai instrumen utama dalam membangun kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing produk, baik di pasar domestik maupun global. Namun, implementasi integrasi ini masih menemukan tantangan besar, seperti rendahnya literasi halal, biaya sertifikasi yang tinggi, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan koordinasi yang belum optimal antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. Demikian juga studi ini menyoroti pentingnya pendekatan berbasis kearifan lokal dan digitalisasi dalam memperkuat ekosistem halal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis tematik, penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kebijakan, peningkatan edukasi, dan sinergi antar-pihak merupakan faktor krusial untuk memaksimalkan potensi industri halal sebagai penggerak ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. This study examines the integration of the halal industry with the religious tourism sector in Indonesia, focusing on the role of halal certification, multi-stakeholder collaboration, and its implications for inclusive economic growth, particularly for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Drawing on a systematic literature review, the findings indicate that halal certification functions as a critical mechanism for enhancing consumer trust, expanding market access, and improving product competitiveness in both domestic and international markets. Despite its potential, the integration process faces substantial challenges, including limited halal literacy, high certification costs, inadequate supporting infrastructure, and weak coordination among government institutions, industry actors, and local communities. Moreover, this study underscores the significance of local wisdom–based approaches and digitalization in strengthening the halal ecosystem. Employing a qualitative research design with thematic analysis, the study concludes that policy reinforcement, capacity-building initiatives, and strengthened cross-sectoral synergy are essential to optimize the role of the halal industry as a catalyst for inclusive and sustainable economic development in Indonesia.