Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGGUNAAN MICROSOFT EXCEL DALAM REKAPITULASI NILAI SISWA UNTUK GURU SEKOLAH DASAR Andri Rahadyan; Indra Kurniawan; Rahman Abdillah
Journal of Community Empowerment Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Journal of Community Empowerment

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru di SD N 1 dan 2 Setu menggunakan Microsoft Excel untuk merekapitulasi data dan nilai siswa sehingga menjadi solusi bagi guru dan staf admin. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap implementasi dimulai dengan dasar-dasar penggunaan Microsoft Excel. Pada tahap persiapan, tim pengabdian masyarakat disurvei untuk mengetahui kondisi dan menganalisis tempat yang akan digunakan. Selanjutnya tim menyiapkan materi yang akan diberikan dalam memberikan pelatihan kepada peserta pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini meliputi presentasi, ceramah dengan tanya jawab, dan praktik. Saat menyampaikan materi, tim pengabdian masyarakat melakukan sesi tanya jawab dengan para peserta yang diharapkan dapat berinteraksi dengan para abdi dan peserta. Tahap terakhir adalah tahap evaluasi. Pelatihan pengabdian masyarakat dengan tema penggunaan Microsoft Excel dalam rekapitulasi data siswa dan nilai untuk meningkatkan kinerja guru di SD N 1 dan 2 Setu berhasil dilaksanakan. Berdasarkan hasil umpan balik yang diperoleh, informasi bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta. Mereka merasa mendapatkan wawasan dan keterampilan yang aplikatif dan berguna. Selain itu, mereka juga merasa senang dengan teknik dan metode pelatihan yang diterapkan selama pelatihan. Keterampilan yang dilatih dan dimiliki peserta bermanfaat untuk menunjang sistem kinerja guru di SD N 1 dan 2 Setu. Kata kunci: Excel; rekapitulasi; murid; nilai; guru. ABSTRACTThis community service aims to improve teachers' knowledge and skills at SD N 1 and 2 Setu using Microsoft Excel to recapitulate data and student scores so that it becomes a solution for teachers and admin staff. The implementation of this activity is carried out in three stages: preparation, performance, and evaluation. The implementation phase begins with the basics of using Microsoft Excel. In the preparation stage, the community service team observed determining the conditions and analysing the place to use. Furthermore, the team prepared the material to provide training to community service participants. This service activity includes presentations, lectures with questions and answers, and practice. When delivering the material, the community service team conducted a question-and-answered session with the participants, who were expected to interact with the servants and participants. The last stage is the evaluation stage. The team successfully implemented community service training to use Microsoft Excel to recapitulate student data and grades to improve teacher performance at SD N 1 and 2 Setu. Based on the results of the feedback obtained, the information that this activity is very relevant to the needs of the participants. They feel that they get insights and skills that are applicable and useful. In addition, they also felt happy with the training techniques and methods applied during the training. The participants' skills that are trained and possessed help support the teacher performance system at SD N 1 and 2 Setu. Keywords: Excel; recapitulate; student; scores; teachers.
Implementasi Case Method Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Andri Rahadyan; Indra Kurniawan; Lin Suciani Astuti; Dona Katarina; Muslihatul Hidayah; Vini Rizqi; Andreas Adi Trinoto
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 3 No. 1 (2024): Februari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Politeknik Pratama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v3i1.3392

Abstract

Interactive learning articulating storylines based on the case method developed can improve students' solving abilities. This community service activity aims to increase the understanding of Primagama Bekasi Homeschooling teachers regarding the implementation of the case method in learning to improve teacher competency. Implementation of community service is carried out through several stages such as assessment, planning and development, implementation (socialization), and evaluation. The number of participants was around 20 Bekasi HSPG teachers. Based on these results, information was obtained that this activity was very relevant to the participants' needs. This activity increases knowledge and skills about implementing the case method in learning. If it is made in the form of a percentage increase from the initial ability of 35%, after socialization, those who understand will be more than 75%.
Pelatihan Penyusunan Soal Kurikulum Merdeka Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Indra Kurniawan; Andri Rahadyan
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Politeknik Pratama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v3i2.4015

Abstract

The independent learning curriculum offers a learning concept, namely freedom to think, freedom to innovate, freedom to learn independently and creatively. This community service activity aims to improve the ability of HSPG Bekasi teachers regarding preparing independent curriculum questions. Implementation of community service is carried out through several stages such as assessment, planning and development, implementation (socialization), and evaluation. The number of participants was around 20 HSPG Bekasi teachers. Based on these results, information was obtained that this activity was very relevant to the participants' needs. This activity increases knowledge and skills regarding preparing independent curriculum questions. If it is made in the form of a percentage increase from the initial ability of 50%, after training the understanding becomes more than 85%.
SOSIALISASI SOFTWARE DESAIN GRAFIS ADOBE PHOTOSHOP CS DAN CORELDRAW UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU SMPIT AL QALAM JAKARTA Dona Katarina; Muslihatul Hidayah; Retno Nengsih; Andri Rahadyan; Indra Kurniawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39577

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan berbanding lurus dengan perkembangan teknologi yang memiliki pengaruh cukup besar dalam kehidupan manusia saat ini, maka sudah saatnya guru memiliki kemampuan yang lebih baik lagi di antaranya guru bisa meningkatkan keterampilan untuk diri sendiri. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan keterampilan Guru SMPIT Al Qalam Jakarta dengan penggunaan software desain grafis Adobe Photoshop CS dan CorelDraw. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahapan seperti pengkajian, perencanaan dan pengembangan, pelaksanaan (sosialisasi), dan evaluasi. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sekitar 12 orang guru SMPIT Al Qalam. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh informasi bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta. Kegiatan ini menambah pengetahuan dan keterampilan tentang penggunaan media pembelajaran inovatif agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa saat pembelajaran. Jika dibuat dalam bentuk persentase naik dari kemampuan awal 50%, setelah pelatihan yang paham menjadi lebih dari 87%. Hal ini dapat ambil kesimpulan bahwa sosialisasi yang diberikan dapat bermanfaat untuk guru.
SOSIALISASI SOFTWARE DESAIN GRAFIS ADOBE PHOTOSHOP CS DAN CORELDRAW UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU SMPIT AL QALAM JAKARTA Dona Katarina; Muslihatul Hidayah; Retno Nengsih; Andri Rahadyan; Indra Kurniawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39947

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan berbanding lurus dengan perkembangan teknologi yang memiliki pengaruh cukup besar dalam kehidupan manusia saat ini, maka sudah saatnya guru memiliki kemampuan yang lebih baik lagi di antaranya guru bisa meningkatkan keterampilan untuk diri sendiri. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan keterampilan Guru SMPIT Al Qalam Jakarta dengan penggunaan software desain grafis Adobe Photoshop CS dan CorelDraw. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahapan seperti pengkajian, perencanaan dan pengembangan, pelaksanaan (sosialisasi), dan evaluasi. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sekitar 12 orang guru SMPIT Al Qalam. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh informasi bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan peserta. Kegiatan ini menambah pengetahuan dan keterampilan tentang penggunaan media pembelajaran inovatif agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa saat pembelajaran. Jika dibuat dalam bentuk persentase naik dari kemampuan awal 50%, setelah pelatihan yang paham menjadi lebih dari 87%. Hal ini dapat ambil kesimpulan bahwa sosialisasi yang diberikan dapat bermanfaat untuk guru.
PELATIHAN PEMBUATAN SOAL MATEMATIKA MENGGUNAKAN EQUATION EDITOR PADA MICROSOFT WORD Dona Katarina; Muslihatul Hidayah; Heriyati Heriyati; Andri Rahadyan; Indra Kurniawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.48338

Abstract

Perkembangan dunia teknologi yang semakin pesat membawa dampak sangat terasa di dunia pendidikan saat ini. Komputer merupakan salah satu teknologi pengajaran terpenting yang digunakan dalam pendidikan. Untuk mengembangkan bahan ajar ditingkat pendidikan Sekolah Dasar, guru diwajibkan menguasai program komputer yaitu program Microsoft Office.  Program ini sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Guru bisa menggunakan aplikasi Microsoft Word dalam program Microsoft Office sebagai alat bantu untuk mengumpulkan informasi tentang kinerja siswa, membuat modul, soal-soal dan lembar kerja siswa. Untuk itu diperlukan keterampilan dalam mengoperasikan komputer. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan mengapa keterampilan menggunakan komputer harus dioptimalkan, salah satunya yaitu penggunaan komputer saat ini bukan lagi sebagai keharusan mendesak melainkan juga menjadi kebutuhan mutlak bagi semua orang.
Sosialiasi Deep Learning sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru SMA dalam Pembelajaran Abad ke-21 Andri Rahadyan; Retno Nengsih; Fajar Erlangga; Indra kurniawan; Mukhamad Candra Irawan; May Vitha Rahmadhani
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1318

Abstract

Implementasi pembelajaran mendalam (pembelajaran mendalam) menjadi salah satu persyaratan penting dalam penguatan kompetensi pedagogik guru di abad ke-21. Namun, masih terdapat kesenjangan antara keharusan penerapan deep learning dalam kebijakan pendidikan dan kesiapan guru untuk menerapkannya di kelas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru SMA mengenai pembelajaran mendalam dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan secara berani pada bulan Juni 2026 di SMA Negeri 3 Babelan, Kabupaten Bekasi, dengan melibatkan 28 guru dari berbagai mata pelajaran. Sosialisasi dilaksanakan melalui tahapan Penilaian, Perencanaan dan Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi, sedangkan tingkat pemahaman peserta diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 69,0 menjadi 87,0 atau naik 18 poin (26,1%). Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi aktif selama diskusi mengenai implementasi deep learning dalam pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi deep learning memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman guru dan dapat menjadi salah satu strategi pengembangan profesional untuk memperkuat kompetensi pedagogik dalam mendukung pembelajaran abad ke-21.
A Comparative Study of the Drill-and-Practice Method and the Problem-Based Learning (PBL) Method in Terms of Students' Mathematical Disposition Abilities in the Basic Statistics Course Indra Kurniawan; Iim Marfu'ah
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 7 No. 3 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/riemann.v7i3.119

Abstract

The Drill and Practice Method and the Problem-Based Learning (PBL) Method are effective learning methods used in classroom instruction. This study employs a Static Group Comparison design to analyze the differences in effectiveness between the Drill and Practice Method and the Problem-Based Learning (PBL) Method in enhancing students' mathematical disposition abilities in the basic statistics course. The research design used is quasi-experimental. The research design is static group comparison. The groups were divided into two, one as the experimental group and the other as the control group. The population of this study consists of third-semester students at Universitas Indraprasta PGRI Jakarta. The sample for the study was taken using area or cluster sampling, as the sample was taken based on the location of the sample area. Therefore, the sample size was 41 students for the experimental group and 36 students for the control group. The results of the study indicate that the significance value (Sig.) for all sources (Method, Disposition, and Method * Disposition interaction) is 0.000, which is less than 0.05. This indicates that there is a significant difference between the average groups. In other words, the Method, Disposition, and their interaction have a significant effect on the dependent variable. Further analysis shows that the Drill and Practice method is better applied than PBL because all respondents prefer practicing and are not yet comfortable with solving problems.
Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Ketidakdisiplinan Siswa Pada MTs Al-Ihsan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Sofwatunnisa Sofwatunnisa; Han Sulaiman; Indra Kurniawan
Jurnal Teknologi Informasi Vol 3, No 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/juti.v3i2.1408

Abstract

Disiplin siswa adalah aspek penting dalam pendidikan, berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan membentuk karakter siswa. Di MTs Al-Ihsan, penilaian disiplin siswa yang masih manual dan subyektif menimbulkan tantangan dalam memonitor ketidakdisiplinan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis teknologi yang dapat membantu proses penilaian menjadi lebih efisien, objektif, dan aman. Metode penelitian yang digunakan adalah Simple Additive Weighting (SAW), yang dipilih karena kemampuannya untuk menilai berbagai kriteria dengan bobot yang berbeda. Kriteria penilaian yang digunakan adalah kehadiran, kerapian, kepribadian, dan kedamaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mempermudah proses penilaian ketidakdisiplinan siswa dengan lebih efisien dan objektif. Data ketidakdisiplinan siswa dapat tersimpan dengan aman dan tersusun secara terstruktur. Sistem ini juga mampu mempercepat proses pembuatan laporan penilaian ketidakdisiplinan siswa, sehingga guru dapat memberikan umpan balik yang lebih cepat dan tepat. Disiplin siswa adalah aspek penting dalam pendidikan, berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan membentuk karakter siswa. Di MTs Al-Ihsan, penilaian disiplin siswa yang masih manual dan subyektif menimbulkan tantangan dalam memonitor ketidakdisiplinan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis teknologi yang dapat membantu proses penilaian menjadi lebih efisien, objektif, dan aman. Metode penelitian yang digunakan adalah Simple Additive Weighting (SAW), yang dipilih karena kemampuannya untuk menilai berbagai kriteria dengan bobot yang berbeda. Kriteria penilaian yang digunakan adalah kehadiran, kerapian, kepribadian, dan kedamaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mempermudah proses penilaian ketidakdisiplinan siswa dengan lebih efisien dan objektif. Data ketidakdisiplinan siswa dapat tersimpan dengan aman dan tersusun secara terstruktur. Sistem ini juga mampu mempercepat proses pembuatan laporan penilaian ketidakdisiplinan siswa, sehingga guru dapat memberikan umpan balik yang lebih cepat dan tepat.