Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL DAN ANALISIS JALUR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Siti Fatimah Sihotang; Zuhri Zuhri; Muhammad Rizky Mazaly
MES: Journal of Mathematics Education and Science Vol 10, No 2 (2025): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mes.v10i2.11165

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, perubahan yang sangat pesat dialami oleh tatanan kehidupan masyarakat. Masyarakat dihadapkan pada perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang begitu pesat kemajuannya. Saat ini juga sudah sangat banyak dilakukan pseembaharuan teknologi di tengah-tengah kehidupan masyarakat di berbagai bidang kehidupan. Sebagai contoh di bidang Pendidikan, masyarakat yang langsung menggunakan dan memanfaatkannya ialah para pendidik dan para mahasiswa, tepatnya pada bidang ilmu Matematika. Harapan besar pun muncul dari semakin berkembangnya teknologi di bidang pendidikan ini, yakni menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami dan dapat diinterpretasikan langsung dalam kehidupan sehari - hari. Tentunya hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa sehingga berpengaruh langsung terhadap kemajuan prestasi akademik mahasiswa. Namun, fakta di lapangan masih banyak ditemukan mahasiswa yang masih belum mau aktif ataupun antusias untuk  memanfaatkan penggunaan teknologi tersebut sehingga menyebabkan proses pembelajaran yang dilakukan di kelas terasa sulit dan membosankan. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemajuan teknologi terhadap motivasi belajar dan prestasi akademik mahasiswa. Penggunaan pemodelan persamaan struktural dengan analisis datanya menggunakan analisis jalur ialah metode analisis data yang digunakan. Setelah dilakukan pengolahan data statistik menggunakan Software STATCAL, diketahui hasil penelitian berupa nilai koefisien determinasi sebesar 0,824. Nilai tersebut menyatakan bahwa kemajuan teknologi dan motivasi belajar memiliki hubungan yang positif dan signifikan secara kausal terhadap prestasi akademik mahasiswa.
From cultural movement to structural equivalence: Modeling graph isomorphism through serampang dua belas dance Rahmi Ramadhani; Nuraini Sri Bina; Suci Dahlya Narpila; Muhammad Rizky Mazaly; Rusmini Rusmini
Jurnal Elemen Vol 12 No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v12i2.34059

Abstract

This study addresses a limitation in ethnomathematics research, which often does not go beyond identifying visual patterns, by examining how ethnomathematical modeling of traditional dance can illuminate graph isomorphism. Focusing on the Serampang Dua Belas dance of North Sumatra, the study employs a qualitative ethnographic approach, with data collected through performance observations, video documentation, interviews with cultural experts in Serdang Bedagai Regency, and a review of choreographic literature. Movement sequences were analyzed through data reduction, categorization of transition patterns, and reconstruction of spatial–temporal relations, then modeled as directed graphs using GeoGebra. Dancers’ positions were represented as vertices and transitions as directed edges, enabling formal analysis through adjacency matrices and bijective mappings to verify isomorphism. The findings reveal that although the variations differ visually, several segments exhibit structural equivalence across linear, cyclic, and loop-containing graphs. This study advances ethnomathematics toward formal structural verification grounded in graph theory and highlights its potential to support relational understanding in discrete mathematics learning.
Implementasi GeoDeepler untuk Meningkatkan Kemampuan Kreativitas dalam Merancang Pembelajaran Bagi Guru Sekolah Dasar Rusmini Rusmini; Rahmi Ramadhani; Muhammad Rizky Mazaly; Chyntia Dewi; Dina Lestari
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 5 No. 1 (2026): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v5i1.1277

Abstract

Materi geometri di sekolah dasar sering kali bersifat abstrak sehingga sulit dipahami siswa, sementara kreativitas guru dalam merancang pembelajaran digital masih tergolong rendah akibat keterbatasan literasi TIK, ketergantungan pada metode konvensional, dan minimnya kepercayaan diri dalam mengoperasikan perangkat digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan kreativitas guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran geometri melalui implementasi aplikasi GeoDeepler. Kegiatan dilaksanakan di UPT SPF SD Negeri 101871 Sidodadi, Kabupaten Deli Serdang, dengan sepuluh guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Technology Development yang terdiri atas empat tahapan, yaitu persiapan dan analisis kebutuhan, pelatihan intensif, pendampingan implementasi kelas, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan kemampuan kreativitas guru mencapai rata-rata 81,50% dengan kategori baik, meliputi aspek perencanaan pembelajaran (89,50%), pengembangan konten (81,00%), penerapan strategi (78,00%), dan evaluasi serta refleksi (77,50%). Guru berhasil bertransformasi dari sekadar pengguna teknologi menjadi pengembang konten digital yang mampu menghadirkan visualisasi geometri secara dinamis dan interaktif. Disimpulkan bahwa GeoDeepler efektif mengatasi hambatan teknis maupun psikologis guru dan mendorong keberlanjutan budaya inovasi pembelajaran digital di sekolah dasar.
PERBEDAAN KEMAMPUAN SPASIAL DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA ANTARA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN PEMBELAJARAN BIASA Muhammad Rizky Mazaly; Nuraini Sri Bina; Siti Fatimah Sihotang
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v1i1.19065

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui perbedaan signifikan antara kemampuan spasial siswa yang diajar dengan pembelajaran kontekstual dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (2) Mengetahui perbedaan signifikan antara disposisi matematis siswa yang diajar dengan model kontekstual dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (3) Mengetahui apakah terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan spasial siswa, (4) Mengetahui apakah terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap disposisi matematis siswa, (5) Proses jawaban siswa pada masing-masing pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Budi Agung Medan yang berjumlah 345 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas berjumlah 60 siswa. Analisis data dilakukan dengan Anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kemampuan spasial siswa yang diajar dengan pembelajaran kontekstual lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (2) Disposisi matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran kontekstual lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa, (3) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap kemampuan spasial siswa, (4) Tidak terdapat interaksi antara pembelajaran dengan kemampuan awal matematika siswa terhadap disposisi matematis siswa, dan (5) Proses jawaban siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran kontekstual lebih lengkap dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran biasa.
Eksplorasi Hubungan Sudut dan Panjang pada Segitiga Khusus dengan Bantuan GeoGebra Fitrah Sari Wahyuni Harahap; Muhammad Rizky Mazaly; Yulia Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5460

Abstract

Pemahaman hubungan antara sudut dan panjang sisi pada segitiga khusus merupakan aspek fundamental dalam geometri, namun dalam praktik pembelajaran dan kajian geometri edukatif masih sering bersifat prosedural dan kurang eksploratif. Penelitian ini mengeksplorasi relasi sudut-sisi pada segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, dan segitiga siku-siku dengan bantuan perangkat lunak GeoGebra. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif eksploratif-deskriptif dengan manipulasi dinamis objek geometri di GeoGebra. Kebaruan penelitian ini adalah penggunaan GeoGebra sebagai alat eksplorasi konseptual untuk mengungkap relasi fungsional dan invariansi sudut–sisi, bukan sekedar media visualisasi pembelajaran. Hasilnya menunjukkan GeoGebra memungkinkan visualisasi dan generalisasi relasi sudut dan sisi secara dinamis, konsisten dengan teori geometri dasar dan menambah dimensi penelitian pendidikan matematika. Hubungan antara sudut dan panjang sisi pada segitiga khusus merupakan konsep fundamental dalam geometri yang menjadi dasar bagi pembelajaran trigonometri dan kajian geometri lanjutan. Meskipun konsep ini telah lama diajarkan, berbagai kajian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap relasi sudut dan sisi masih cenderung bersifat prosedural dan kurang eksploratif. Hal ini disebabkan oleh dominasi representasi statis yang membatasi kemampuan untuk mengamati perubahan relasi geometris secara dinamis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan sudut dan panjang sisi pada segitiga khusus dengan bantuan perangkat lunak GeoGebra sebagai alat eksplorasi matematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif-deskriptif. Objek penelitian meliputi segitiga sama sisi, segitiga sama kaki, dan segitiga siku-siku. Data diperoleh melalui konstruksi dan manipulasi objek segitiga pada lingkungan GeoGebra, pengamatan terhadap perubahan relasi sudut dan panjang sisi, serta dokumentasi visual dan matematis hasil eksplorasi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola, invariansi, dan relasi fungsional yang muncul, kemudian dibandingkan dengan teori geometri dan trigonometri yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GeoGebra mampu memvisualisasikan hubungan sudut dan panjang sisi secara dinamis dan konsisten dengan konsep teoretis. Pada segitiga sama sisi, ditemukan invariansi sudut sebesar 60° terhadap perubahan panjang sisi. Pada segitiga sama kaki, kesamaan dua sisi berimplikasi langsung pada kesamaan dua sudut alas, sementara perubahan sudut puncak memengaruhi panjang alas secara kontinu. Pada segitiga siku-siku, eksplorasi menunjukkan hubungan fungsional antara sudut lancip dan perbandingan panjang sisi yang berkaitan dengan konsep dasar trigonometri. Penelitian ini menegaskan bahwa GeoGebra tidak hanya berperan sebagai media visualisasi, tetapi juga sebagai alat eksplorasi konseptual untuk mengungkap struktur matematis internal segitiga khusus. Temuan ini memberikan kontribusi pada kajian pendidikan matematika, khususnya dalam pengembangan pendekatan eksploratif berbasis teknologi.
THE EFFECTIVENESS OF ADOBE FLASH-BASED LEARNING MEDIA ON MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES Muhammad Rizky Mazaly; Rusmini Rusmini; Fitrah Sari Wahyuni Harahap
Jurnal Scientia Vol. 11 No. 02 (2022): Education, Sosial science and Planning technique, November
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v11i02.3157

Abstract

One of the factors for the lack of success in the mathematics learning process is that the teacher does not innovate in applying the media in learning. In general, teachers at Budi Agung Private High School still apply conventional media so students become passive and less interested in mathematics. This has an impact on the low student learning outcomes. Therefore, innovation in Adobe Flash-based learning is needed. The purpose of this study was to test the effectiveness of the use of Adobe Flash learning media on students' mathematics learning outcomes at Budi Agung Private High School, Medan. This study uses a quasi-experimental design. Data collection techniques consist of unstructured interviews, observations, documentation and tests. The data analysis techniques used are the Liliefors test to test the normality of the data, the Levene test to test the homogeneity, the independent sample test, and the party test through one sample t-test to test the hypothesis. The population in this study were classes XA and XB SMA Private Budi Agung Medan, totaling 72 students, consisting of 35 students in the experimental class and 37 students in the control class. The results of this study were obtained through the results of the students' final test (post-test). The average post-test result of the experimental class students using Adobe Flash was higher than the control class using conventional methods, with namely the experimental class was 75.1 and the control class was 55.73. And based on the results of the t-test, it was obtained that tcount > ttable, namely tcount = 5.072 and ttable = 1.