Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG OBAT MELALUI DAGUSIBU DENGAN METODE CBIA PADA PROLANIS DI UPTD PUSKESMAS CILACAP UTARA I Musa, Abdurrohman Musa Hamam; Nurfauzi, Yuhansyah; Kartika, Erna
SAINS INDONESIANA Vol. 1 No. 5 (2023): Vol. 1, No. 5 Edisi Oktober 2023
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kefarmasian yang bertujuan meningkatkan Kesehatan masyarakat yaitu program DAGUSIBU (Pujiastuti & Kristiani, 2019). Menurut Informasi keikutsertaan prolanis bulan Januari 2023 jumlah peserta prolanis meliputi 104 orang dengan prosentase 43 % penderita hipertensi dan 57 % diabetes melitus. Berdasarkan (Profil UPTD Puskesmas Cilacap Utara I, 2021) memiliki program prolanis untuk pencegahan dan pengendalian berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, dan diabetes pada penduduk usia lanjut yang berada di wilayah kerja puskesmas pada program Upaya Kesehatan Masyarakat Pengembangan salah satunya yaitu prolanis-posbindu. Program CBIA (Cara Belajar Insan Aktif) dapat menjadi solusi permasalahn yang ada. Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) atau Pendekatan interaktif berbasis masyarakat adalah metode yang dalam mencari informasi dan memfasilitasi perubahan sikap serta perilaku yang ditujukan pada pendidikan masyarakat dengan menitikberatkan pada peran aktif (tatap muka) ( Lathifah et al., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan tentang DAGUSIBU obat dan dampak penggunaan CBIA pada prolanis di UPTD Puskesmas Cilacap Utara I. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Quasi-Experimental Design, specifically one-group pretest-posttest design. Sampel diambil melalui metode purposive sampling dengan 34 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis data menggunakan uji statistik t-test berpasangan dan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode CBIA efektif dalam meningkatkan pengetahuan pada Prolanis di UPTD Puskesmas Cilacap Utara I. Kata Kunci : DAGUSIBU, Prolanis, CBIA, Pengetahuan Tentang Obat
Edukasi Pencegahan TBC Berbasis Kreativitas Dan Inovasi Siswa di SMP Negeri 5 Cilacap Nurfauzi, Yuhansyah; Farabi, Meka Faizal; Ginanjar Triyono, Heru; Raafi R, Muhammad; Iskandar, Drajat
Journal of Social and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestmc.v4i2.289

Abstract

Tuberculosis (TB) remains one of the major health issues in Cilacap Regency. Preventive efforts can be initiated early through educational approaches combined with creativity and innovation. This community service program was carried out at SMP Negeri 5 Cilacap by empowering students through the Youth Scientific Research (KIR) group. The aim was to improve students’ understanding of TB prevention while fostering their creativity in producing health-based scientific works. The activities included: (1) presentations on TB, innovation, and the importance of creative products for health; (2) counseling on affordable functional food based on soybeans delivered by an immunology lecturer; (3) education on TB prevention, transmission, and stigma reduction provided by a community nursing lecturer; and (4) training on developing scientific works and innovative products, such as tempe-based biscuits as a high-protein source. Pretest results showed that only 30% of students understood the material, while 70% did not. After the program, understanding significantly increased to 85% of students, with only 15% remaining less informed. These findings indicate that creativity- and innovation-based education is effective in enhancing students’ knowledge of TB prevention. 
Pengukuran Ketaatan Terapi Anti-Hipertensi Dan Pengaruhnya Terhadap Pasien Diabetes Militus Tipe 2 Menggunakan Metode Pill Count Di Uptd Puskesmas Cilacap Tengah 1 Nugroho, Ikhwan Dwi Wahyu; Amalia, Restu; Nurfauzi, Yuhansyah
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 3 No. 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, Mei 2021
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v3i1.275

Abstract

Diabetes melitus merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai kondisi hiperglikemia sebagai dampak dari berkurangnya sekresi insulin, menurunnya kinerja insulin atau keduanya. Hipertensi pada pasien diabetes terjadi karena adanya resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketaatan terapi anti-hipertensi dan pengaruhnya terhadap pasien diabetes militus tipe 2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode non eksperimen yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di UPTD Puskesmas Cilacap Tengah 1. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dewasa prolanis diabetes militus tipe 2 dengan penyakit penyerta hipertensi. Teknik analisis data dalam kegiatan ini disajikan dalam bentuk analisis deskriptif dan analisis bivariat. Pengukuran tingkat kepatuhan menggunakan uji statistik chi square dengan α = 0,05. Dalam menghitung sisa obat menggunakan metode pill count dan kuesioner MGLS untuk mengukur tingkat kepatuhan pasien. Berdasarkan hasil pengukuran tingkat kepatuhan dari 43 responden terdapat 38 responden (88,4%) memiliki tingkat kepatuhan yang patuh dan sebanyak 5 responden (11,6%) memiliki tingkat kepatuhan yang tidak patuh. Pengukuran tingkat kepatuhan menggunakan kuesioner MGLS dari 43 responden terdapat 2 responden (4,7%) memiliki tingkat kepatuhan rendah, 15 responden (34,9%) memiliki tingkat kepatuhan sedang dan 36 responden (60,5%)memiliki tingkat pengetahuan tinggi. Hubungan antara tingkat kepatuhan metode pil count dengan tekanan darah pasien responden di UPTD Puskesmas Kabupaten Cilacap terdapat hubungan ( p value 0,00 < 0,05) dan hubungan antara tingkat kepatuhan metode kuesioner MGLS dengan tekanan darah pasien responden di UPTD Puskesmas Cilacap Tengah 1 terdapat hubungan ( p value 0,01< 0,05)