Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Living with Recurrent Diabetic Foot Ulcers: A Phenomenological Study of Patients Receiving Home Care Wound Management Parliani Parliani; Cau Kim Jiu; Deni Aryadi; Tri Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61974

Abstract

Background: RDFU are a chronic complication of diabetes mellitus that affects patients’ physical, psychological, social, and spiritual well-being. Although home-based wound care services have expanded, patients’ lived experiences remain insufficiently explored. This study aimed to explore the lived experiences of patients with RDFU receiving wound care management. Methods: A qualitative study using an IPA) design was conducted at Maizar Wound Care Clinic, West Kalimantan, Indonesia, from March to December 2023. Participants included two patients with RDFU, one family caregiver, and two home care nurses, selected through purposive sampling. Data were collected through repeated semi-structured interviews and field notes and analyzed using the IPA framework. Results: Four themes emerged: physical limitations and loss of normality; changes in family and social roles; comfort and hope through home care services; and limited understanding of recurrence prevention. Family support and therapeutic relationships with nurses facilitated patients’ adaptation to their chronic condition. Conclusion: Holistic, patient- and family-centered home care enhances comfort, access to care, hope, and adaptation among patients with RDFU. Recommendation: Strengthening family-based home care and continuous DFU education is essential to prevent recurrence. Future studies should involve diverse participants and evaluate the long-term effectiveness of home care interventions.
Upaya Pengendalian Risiko Infeksi Melalui Knowledge Sharing Teknik Pembuangan Sputum Pada Anak Sekolah Tri Wahyuni; Parliani Parliani; Tutur Kardiatun; Prasetyo Aji Nugroho
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.95

Abstract

Tuberculosis (TBC) merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian yang sering terjadi pada anak usia 0-14 tahun salah satunya rentan usia 6-12 tahun termasuk anak Sekolah Dasar (SD). Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk knowledge sharing kesehatan dengan cara penyuluhan tentang proses penyebaran bakteri dan teknik pembuangan sputum di tingkat Sekolah Dasar Negeri 06 Pontianak Timur dengan mengoptimalkan peran guru, serta mengajarkan cara membuang sputum dengan benar. Metode ini menggunakan teknik ceramah dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak di Sekolah Dasar Negeri 06 Pontianak Timur. Tim pelaksana kegiatan ini adalah dosen dengan melibatkan tenaga administrasi serta mahasiswa STIK Muhammadiyah Pontianak. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta berperan aktif karena tema penyuluhan kesehatan belum pernah diketahui oleh anak-anak di Sekolah Dasar Negeri 06 Pontianak Timur. Sebanyak 84 peserta penyuluhan kesehatan menunjukkan hasil sebesar 88% peserta dapat melakukan dengan benar cara pembuangan sputum dengan 5 langkah yang diberikan saat evaluasi dilakukan.
Pencegahan terjadi Injury : (Tuberkulosis) Serta Mengajarkan Menggunakan Masker dengan Benar Pada Anak Usia Dini (PAUD) di Mutiara Sejahtera Pontianak Timur Tri Wahyuni; Parliani Parliani; Prasetyo Aji Nugroho; Bebbie Aprianto; Edy Juniardi; Muhammad Iqbal; Dian Puspita; Roy Sandi
Journal of Community Engagement in Health Vol. 4 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v4i1.117

Abstract

Kesehatan oleh masyarakat masih dianggap penting setelah orang tersebut dalam keadaan sakit. Namun, tentu akan lebih baik untuk dapat melakukan pencegahan dengan menjaga kesehatan daripada mengobati. Pengabdian kepada masyarakat dengan cara penyuluhan tentang Pencegahan terjadi Injury: (Tuberkulosis) Serta Mengajarkan Menggunakan Masker dengan Benar Pada Anak Usia Dini (PAUD) di Mutiara Sejahtera Pontianak Timur. Metode ini adalah menggunakan teknik ceramah dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah anak PAUD di Mutiara Sejahtera Pontianak Timur. Tim pelaksana PKM adalah dosen dengan melibatkan tenaga pengajar, administrasi serta mahasiswa STIK Muhammadiyah Pontianak. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan respon peserta berperan aktif karena tema penyuluhan kesehatan belum pernah diketahui oleh anak PAUD Mutiara Sejahtera Pontianak Timur. Dari 33 peserta penkes 90% peserta dapat melakukan dengan benar dari 5 langkah pemasangan serta dilakukan evaluasi.