Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Dalam Menentukan Site Manager Tender Proyek Konstruksi Nur Rofifah Munaqasah Bintang; Zaimah Panjaitan; Ita Mariami
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 25 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v25i1.13419

Abstract

Site Manager merupakan salah satu posisi yang memiliki peran penting dalam melaksanakan sebuah proyek serta bertugas membantu Project Manager dalam memeriksa pekerjaan di lapangan secara terperinci dan memiliki peran untuk memberikan instruksi di lapangan kepada seorang kontraktor yang sesuai dengan rencana kerja. Kendala yang dihadapi pada pemilihan Site Manager di CV. Sibaut Jaya yaitu pemilihan tidak berdasarkan acuan yang pasti atau tidak menggunakan kriteria yang digunakan pada pemilihan tersebut, dikarenakan proses pemilihan yang tidak bisa dilakukan secara berlama-lama. Dengan tidak adanya acuan yang pasti pada proses pemilihan kadangkala Site Manager yang terpilih tidak sesuai dengan standar kriteria yang sudah ditentukan oleh perusahaan. Proses pemilihan Site Manager yang tidak memiliki acuan ataupun ketentuan khusus dapat memiliki hasil yang bersifat subjektif serta memunculkan kemungkinan hasil dan waktu proyek yang tidak sesuai dengan harapan. Maka dari itu dibutuhkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan yang dapat melakukan penilaian dalam pemilihan seorang site manager tender proyek konstruksi. Sistem ini nantinya akan menggunakan metode MAUT sebagai metode komputasi. Multi Attribute Utility Theory (MAUT) merupakan suatu metode dalam pengambilan keputusan. MAUT merupakan metode dimana mencari jumlah terbobot dari nilai-nilai yang sama pada setiap utilitas pada masing-masing atribut. Hasil yang diperoleh adalah terciptanya sebuah sistem pendukung keputusan yang akan memberikan output (keluaran) berupa urutan dari alternatif yang paling diprioritaskan untuk menjadi seorang site manager tender proyek konstruksi, mulai dari nilai yang tertinggi hingga paling rendah serta diharapkan dapat membantu pihak CV. Sibaut Jaya dalam menentukan site manager tender proyek konstruksi
Implementasi Sistem Pendukung Keputusan Untuk Pemilihan Produk Nestle Terbaik Dengan Menggunakan Metode Waspas Ikhwani Putri Hardana; Ahmad Fitri Boy; Zaimah Panjaitan
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 25 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v25i2.13431

Abstract

Supermarket Smarco Superstore Medan merupakan pusat perbelanjaan modern yang menyediakan berbagai produk kebutuhan masyarakat, termasuk beragam produk dari merek ternama seperti Nestlé. Namun, kompleksitas preferensi konsumen serta banyaknya varian produk sering menyulitkan manajemen dalam menentukan produk Nestlé terbaik yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Ketidakefisienan dalam pengambilan keputusan dapat berdampak pada penataan stok dan pencapaian target penjualan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS). Metode ini dipilih karena mampu mengatasi permasalahan multi-kriteria secara objektif dan efisien. Sistem dirancang untuk memberikan peringkat terhadap alternatif produk berdasarkan bobot dan nilai evaluasi kriteria yang telah ditentukan, sehingga menghasilkan rekomendasi produk terbaik yang dapat digunakan oleh pihak manajemen. Hasil implementasi menunjukkan bahwa produk Milo memperoleh skor tertinggi sebesar 92,77% dan dikategorikan sebagai produk “Sangat Terbaik”, diikuti oleh Lactogen dan Nestlé Pure Life. Produk lainnya seperti Cerelac, Maggi, dan Dancow termasuk dalam kategori “Terbaik” meskipun dengan nilai lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa metode WASPAS efektif dalam memberikan rekomendasi peringkat produk yang akurat, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan dan mendukung pencapaian tujuan bisnis di Smarco Superstore Medan.
Pengelompokan Pembuatan Kartu Pencari Kerja Di Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Dengan Menggunakan Metode K-Means Fajar Kurniadi; Hafizah; Zaimah Panjaitan
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol. 9 No. 1 (2026): J-SISKO TECH EDISI JANUARI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v9i1.13398

Abstract

Pembuatan kartu pencari kerja merupakan kegiatan penting yang harus dilakukan setiap pelamar kerja yang ingin terjun ke dunia kerja melalui lowongan yang disediakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan.Untuk menghasilkan kualitas kinerja pembuatan kartu yang baik juga harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang baik juga dalam melaksanakan kegiatan pembuatan kartu pencari kerja yaitu ialah pegawai di Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan penerapan metode K-Means pada sistem yang dirancang mampu melakukan analisis dan menentukan sebuah penilaian, yang diharapkan dapat membantu pihak Dinas Ketenagakerjaan dalam melakukan kinerja pembuatan kartu kerja yang baik bahkan lebih baik lagi. Dalam perhitungan data mining dengan metode K-Means ini dapat disimpulkan apakah pembuatan kartu kerja yang dilakukan Dinas Ketenagakerjaan tersebut masuk di kategori baik,cukup baik atau kurang baik dari setiap penilaian pelamar kerja yang ingin membuat kartu pencari kerja.
APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA LEBIH DINI PENYAKIT KOLERA PADA ANAK MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) Zaimah Panjaitan; Elfitriani Elfitriani; Widiarti Rista Maya; Cindi D Siahaan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i2.878

Abstract

Cholera is a disease that can be dangerous if not treated immediately. The main symptoms are diarrhea, shock, and seizures. Children with cholera need serious treatment from medical personnel. The problem that often occurs is that there are not many doctors who are experts in this field, plus for people who are far from urban areas such as people who live in mountainous areas or remote villages it is very unlikely to be able to consult a doctor due to distance, cost and time factors. This study aims to build an expert system application that is able to diagnose cholera in children early by applying the K-Nearest Neighbor (KNN) method, so that people, especially those who are far from urban areas, can find out more about cholera in children so that it can be treated more quickly. The KNN method can be implemented in a system that adopts the ability of experts to diagnose cholera in children. In applying the KNN method, symptom initialization is carried out by entering the density value and looking for the combination confidence value to get the diagnostic result. From this research, it can be concluded that the application that was built can be used to replace experts in helping to diagnose cholera in children early.
APPLICATION OF THE MOORA METHOD IN THE DECISION SUPPORT SYSTEM FOR SELECTING THE BEST FONT AUTHORS ON ABLY CREATIVE FONT Hafizah Hafizah; Tugiono Tugiono; Zaimah Panjaitan; Amrullah Amrullah; Dedi Setiawan
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i1.1202

Abstract

ABLY Creative Font adalah marketplace yang menyediakan jasa Creative Font yang  saat ini belum memiliki standarisasi penilaian dalam pemilihan calon Font Authors terbaik yang layak diterima. Proses penerimaan calon Font Authors hanya didasarkan pada penilaian individual dari founder ABLY Creative Font yang menyeleksi berkas secara langsung. Hal ini berimbas pada kualitas Font Authors yang diterima belum sesuai dengan keinginan ABLY Creative Font. Untuk itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menyajikan penilaian yang objektif dalam penentuan calon Font Authors terbaik. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan sistem berbasis komputer yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi, instansi ataupun perusahaan. Metode MOORA (Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis) merupakan metode multi objektif sistem yang mengoptimalkan dua atau lebih atribut yang saling bertentangan secara bersamaan. Hasil penerapan SPK metode MOORA memberikan penilaian yang objektif berdasarkan kriteria penilaian penentuan kelayakan penerimaan Font Authors terbaik yang akan diterima di ABLY Creatif Font.
Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Pinjaman Koperasi Menggunakan Metode Profile Matching Richard Elkurnia Yamo Era-Era Gulo; Fifin Sonata; Zaimah Panjaitan
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol. 9 No. 2 (2026): J-SISKO TECH EDISI JULI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v9i2.13452

Abstract

Koperasi Jasa New Mitra Karya Unit XXIX adalah usaha yang bergerak di bidang pemberian pinjaman kepada nasabah. Pemberian pinjaman terhadap nasabah tentu menghadapi resiko atau masalah, salah satunya adalah kredit macet. Kredit macet disebabkan karena nasabah mengalami kesulitan melakukan pelunasan akibat adanya faktor tertentu. Hal tersebut tejadi karena kelemahan dalam menganalisa kredit dan kurangnya pengawasan pada saat pemberian pinjaman. Koperasi Jasa New Mitra Karya Unit XXIX belum mampu mendeteksi permohonan nasabah dengan melakukan seleksi sesuai persyaratan yang ada. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan yang menjadi tolak ukur dalam memilih siapa nasabah yang layak menerima pinjaman dengan menerapkan metode Profile Matching. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan yang mampu mengukur tingkat kelayakan pengajuan pinjaman berdasarkan kriteria yang ditentukan. Pengukuran dilakukan dengan menerapkan metode Profile Matching sehingga dapat menghasilkan kelayakan yang akurat.