Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENULISAN KARYA ILMIAH DAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU KB/TK UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU Andi Lopa Ginting; Jony Puspa Kusuma; M. Syarif; Elpipres Niku; Rizka Furqorina
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6011

Abstract

Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru TK/KB Al Azzhar Kabupaten Malang dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan di bidang Penelitian Tindakan Kelas sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi identifikasi peserta dan target sasaran, persiapan alat dan bahan pelatihan, pemberian materi bagi peserta sasaran, pelatihan dan pendampingan dalam menghasilkan karya ilmiah. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang guru TK/KB se-Kabupaten Malang. Hasil kegiatan menunjukkan peserta sebanyak 10 orang tersebut mampu menerima materi tentang cara melakukan penelitian tindakan kelas dan cara membuat karya Ilmiah bagi Guru TK/KB dan peserta mampu menemukan topik ataupun masalah penelitian yang akan diteliti dalam kegiatan belajar dan mengajar di TK/KB. Kegiatan ini, 10 orang guru tersebut mampu menghasilkan karya ilmiah yang baik dan berkualitas serta mampu memberikan motivasi kepada guru-guru lainnya untuk dapat mengembangkan kegiatan pembelajaran di kelas dengan melakukan tindakan perbaikan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menerima pelajaran di kelas.Abstract: This community service activity aims to empower Al Azzhar Kindergarten/KB teachers in Malang Regency in improving their knowledge, abilities, and skills in the field of Classroom Action Research as one of the efforts to improve the ability of teachers to produce quality scientific work. The method of implementing this community service activity includes identifying participants and target targets, preparing training tools and materials, providing material for target participants, training and mentoring in producing scientific works. This activity was attended by 10 kindergarten/KB teachers throughout Malang Regency. The results of the activity showed that 10 participants were able to receive material on how to conduct classroom action research and how to make scientific work for Kindergarten/KB teachers and participants were able to find topics or research problems to be investigated in teaching and learning activities in TK/KB. In this activity, the 10 teachers were able to produce good and quality scientific work and were able to motivate other teachers to be able to develop learning activities in the classroom by taking corrective actions in learning activities to improve students' ability to receive lessons in class.
Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui PQ4R dapat Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Kelas I Sekolah Dasar Elpipres Niku
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.026 KB)

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia salah satu keterampilan bahasa yaitu membaca dengan dengan penerapan stratengi PQ4R manpu mengingatkan murid apa yang mereka baca dengan langkah pertama murid dapat memulai dengan membaca topik-topik, sub topik utama, judul dan sub judul, kalimat- kalimat permulaan atau akhir suatu paragraf, atau ringkasan pada akhir suatu bab. Apabila hal itu tidak ada, murid dapat memeriksa setiap halaman dengan cepat, membaca satu atau dua kalimat di sana-sini sehingga diperoleh sedikit gambaran mengenai apa yang akan dipelajari. Perhatikan ide pokok yang akan menjadi inti pembahasan dalam bahan bacaan murid.Murid diminta .untuk merenungkan (mengingat) kembali informasi yang telah dipelajari dengan menyatakan butir-butir penting dengan nyaring dan dengan menanyakan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan. Pada langkah terakhir murid diminta untuk membaca catatan singkat (intisari) yang telah dibuatnya, mengulang. kembali seluruh isi bacaan bila penlu dan sekali lagi jawab pertanyaan- pertanyaan yang diajukan.Berdasarkan uraian diatas, penulis terdorong untuk melakukan penulisan kajian pustaka dengan penerapan strategi PQ4R pada kelas I SD agar dapat meningkatkan kemampuan membaca . Selanjutnya, penerapan strategi PQ4R ini diharapkan dapat menemukan pola yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman murid dari strategi PQ4R sehingga hasilnya dapat diterapkan pada kondisi pembelajaran yang lain.
Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Melalui Kolaborasi Akademisi Universitas Terbuka Di Yayasan Pondok Pesantren Al-Kautsar, Tangerang Selatan Elpipres Niku; Mudayat Mudayat; Imam Syafei’i; Eko Yuliastuti Endah Sulistyawati; Ichwan Ichwan; Andayani Andayani; Siti Julaeha; Ikhsan Ikhsan
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): January-April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v6i1.2174

Abstract

The Free Nutritious Meals Program (MBG) is a 2026 national strategic policy aimed at improving the quality of Indonesian Human Resources (HR) from an early age. Universitas Terbuka (UT) carried out Community Service (PkM) activities at the Al-Kautsar Islamic Boarding School Foundation in Pamulang, South Tangerang, with the aim of accompanying the implementation of the program scientifically and structurally. The main problems faced were the lack of understanding among the school kitchen managers regarding the diversification of balanced nutritious menus, hygiene standardization, and food management based on local ingredients. The implementation method comprises four stages: field observation, education through the “Isi Piringku” workshop, action accompaniment in menu preparation, and regular monitoring. The results showed an 88.9% increase in nutritional literacy of managers based on pre-test and post-test results, the formation of nutritionally standardized weekly menus, and significant improvement of kitchen sanitation systems. This collaboration proves that universities can be effective catalysts in the success of government programs in religious-based educational institutions, while contributing to improving the nutritional status and learning achievement of students.
Research Trends on the Use of Artificial Intelligence in Islamic Religious Education: A Systematic Review from 2021 to 2025 Ikhsan Ikhsan; Mudayat Mudayat; Ichwan Ichwan; Elpipres Niku
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v7i1.2214

Abstract

This study investigates research trends on the use of Artificial Intelligence (AI) in Islamic Religious Education (IRE) from 2021 to 2025. A systematic review methodology was employed following PRISMA 2020 guidelines, resulting in the inclusion of 34 peer-reviewed Scopus-indexed articles. The findings reveal that quantitative research approaches, particularly experimental and quasi-experimental designs, dominate the field. Higher education institutions serve as the primary research settings, while studies at the madrasah, Islamic boarding school (pesantren), and early childhood Islamic education levels remain underrepresented. The primary purposes of AI integration identified in the literature center on enhancing learning outcomes, personalizing instruction, and supporting assessment in educational contexts applicable to IRE. Most studies recommend broader AI adoption accompanied by strong ethical frameworks, teacher training, and institutional support recommendations directly relevant to the development of Islamic Religious Education learning environments. This review highlights a critical gap: very few studies explicitly contextualize AI integration within IRE settings, suggesting a significant opportunity for research that integrates Islamic values and pedagogical principles with AI-driven educational innovations. Findings provide a roadmap for Islamic education researchers, madrasah administrators, and IRE curriculum developers seeking to leverage AI responsibly and equitably