Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Holistic Nursing Care Approach

Terapi Puzzel Dengan Kemampuan Kognitif Pada Lansia Dirumah Pelayanan Sosial Pucang Gading Semarang Herison, Ryschy; Nurhidayati, Tri; Hartiti, Tri
Holistic Nursing Care Approach Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v4i2.13047

Abstract

Kondisi perubahan lansia pada umumnya mengalami kemunduran terutama pada fungsi kognitif. Terapi yang mampu meningkatkan fungsi kognitif lansia diantaranya berupa terapi non farmakologis yaitu terapi Puzzle. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi puzzel pada lanjut usia dengan kemajuan fungsi kognitif lansia di Rumah Pelayanan Pucang Gading Semarang. Studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan menerapkan beberapa jurnal tentang Terapi Puzzle Wapuwan adalah sebuah permainan yang berupa potongan-potongan gambar wayang punakawan yang diacak menjadi suatu gambar yang utuh dalam waktu 20 menit selama 9x pertemuan dalam 3 minggu dengan kriteria inklusi : lansia dengan gangguan kognitif sedang (17 – 23), lansia berusia 65 – 75 dan kriteria eklusinya : lansia yang mengalami amnesia, lansia dengan gangguan pendengaran, lansia dengan depresi berat. Dari hasil permainan puzzle didapatkan bahwa dari hari pertama ke hari sembilan mengalami peningkatan sebesar 26 %  dengan hasil skor dari 23 menjadi 30 untuk subjek pertama kemudian untuk subjek kedua mengalami peningkatan dalam pengkajian MMSE yang awalnya 20 menjadi 27 didapatkan peningkatan dari hari pertama ke hari Sembilan sebesar 23 %. Kedua subjek mengalami peningkatan dari gangguan kognitif sedang dengan skor (17 – 23) meningkat menjadi normal (24 – 30). Dari hasil kedua subjek setelah diberikan terapi puzzle adanya peningkatan kemampuan kognitif dilihat dari meningkatnya skor mini mental state exam.
Penerapan komunikasi terapeutik untuk menurunkan risiko perilaku kekerasan pada klien skizofrenia Aura, Meia Putri; Hidayati, Eni; Nurhidayati, Tri
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i1.15605

Abstract

Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan emosional, mental, dan sosial yang tercermin dalam hubungan interpersonal yang baik, perilaku efektif, harga diri positif, dan kesehatan emosional. Skizofrenia merupakan penyakit mental paling umum, dimana sebagian besar penderita mengalami gangguan progresif yang muncul pada usia 15-25 tahun. Studi kasus ini bertujuan untuk menerapkan komunikasi terapeutik untuk menurunkan perilaku kekerasan pada klien yang menderita skizofrenia. Penelitian ini menggunakan metode wawancara langsung untuk mengumpulkan data tentang kontrol marah pada penderita Skizofrenia. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik efektif dalam menurunkan risiko perilaku kekerasan pada penderita Skizofrenia. Sebelum terapi diberikan, penderita memiliki risiko tinggi, namun setelah terapi risiko perilaku kekerasan menurun menjadi sedang. Meskipun terdapat perbedaan dalam respon individu, namun keseluruhan penurunan risiko perilaku kekerasan terlihat signifikan setelah penerapan komunikasi terapeutik. Studi ini menegaskan bahwa terapi komunikasi terapeutik efektif dalam mengendalikan perilaku kekerasan pada penderita Skizofrenia, sehingga disarankan untuk diterapkan pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan di rumah sakit jiwa.