Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP NIKAH BEDA AGAMA DALAM KITAB TAFSIR AL-AHKAM KARYA SYAIKH ALY AL-SHABUNY Misbahul Munir; Ayudya Rizqi Rachmawati
ASA Vol 2 No 1 (2020): Agustus
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan Beda Agama adalah pernikahan yang dilakukan oleh orang yang berlainan Agama atau berbeda keyakinan, seperti pernikahan antara muslim dengan Musyrikah, dan Musyrikah dengan Muslim. Pernikahan disebut sah apabila telah memenuhi setiap persyaratan yang ditentukan. Dalam Islam, salah satu syarat sahnya nikah adalah beragama Islam. Tujuan penelitian adalah (1) Mendeskripsikan Konsekuensi Logis Nikah Beda Agama, dan (2) Mendeskripsikan Pandangan Hukum Islam Terhadap Nikah Beda Agama dalam Kitab Tafsir al-Ahkam karya Syaikh Aly al-Shabuny. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif, jenis penelitiaannya library reasearch. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis datanya menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Konsekuensi logis nikah beda agama adalah (a) Sulit mewujudkan tujuan nikah, karena membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dan barokah membutuhkan visi yang sama, tujuan yang sama, dan seagama (yakni sama-sama beragama Islam), (b) Pernikahan dalam Islam itu adalah Ibadah, oleh karena itu, maka seagama (agama Islam) antara suami istri adalah sebuah keniscayaan. Dampaknya adalah ibadah nikahnya menjadi tidak sah, (c) tidak dapat mewujudkan Hifdh al-Nasl (menjaga keturunan), (d) Menimbulkan ketidaknyamanan, (e) menimbulkan permasalahan, terutama bagi anak, (f) Hubungan suami-istri menjadi tidak sah dan dianggap layaknya berzina, (g) Pertalian nasab bapak biologis dengan anaknya terputus. (h) Hukum nafkah bagi bapak biologisnya juga tidak ada, (i) Antara bapak biologis dan anak biologisnya tidak ada hubungan waris, dan (j) jika bapak biologis itu menjadi wali anaknya yang merupakan hasil nikah beda agama, maka status kewaliannya juga tidak sah. Dampaknya, akad pernikahan anak itu juga tidak sah, dan hubungan suami-istrinya pun tidak sah dan (2) Tinjauan hukum Islam terhadap nikah beda agama dalam Kitab Tafsir al-Ahkam Karya Syaikh Aly al-Shabuny adalah haram. Hal ini didasarkan pada tafsir al-Qur’an Surah al-Maidah ayat 221. Tafsir ayat dalam kitab Tafsir al-Ahkam Karya Syaikh Aly al-Shabuny ini juga dikuatkan oleh beberapa pandangan ulama’ Nusantara, bahwa nikah beda Agama hukumnya adalah haram dan tidak sah. Hal ini juga didasarkan pada al-Qur’an surah al-Maidah ayat 221, hadits Nabi, dan Qaidah fiqh.
Konsep Mediasi Konflik Suami Istri Menurut Tafsir Surah An-Nisa’ Ayat 35 Misbahul Munir
ASA Vol 3 No 1 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marriage is a contract or agreement made by a man and a woman who are not mahram to form a sakinah, mawaddah, warahamah household. However, it is possible that in a marriage whose purpose is to create, form, and foster a sakinah mawaddah warahmah family, disputes, squabbles, and conflicts occur between husband and wife, ranging from conflicts that seem mild, moderate, to severe such as conflicts due to economic problems, emotional problems. , love issues, third person issues and other similar issues that have the potential to lead to prolonged and protracted conflict and lead to divorce or thalaq.To overcome the occurrence of conflicts and protracted and protracted problems that lead to divorce, the Qur'an offers a very interesting concept to be used as a solution in resolving conflicts between husband and wife. The concept in question is the concept of Mediation. Mediation is a step taken by someone to resolve a dispute between two or more people by way of negotiation so as to produce a peace. Mediation is an effort to resolve conflicts by involving a neutral third party, who does not have the authority to make decisions that helps the disputing parties reach a solution (solution) that is accepted by both parties.
Pengembangan Kurikulum PAI sebagai Solusi dalam Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Misbahul Munir; Maulidatul Jannah
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2021): Pendidikan Islam di Sekolah dan Pesantren
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konteks penelitian ini adalah: pengembangan kurikulum diyakini diduga kuat sebagai solusi dalam mengatasi problematika implementasi pendidikan karkater di Sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Pengembangan tujuan kurikulum PAI dan Budi Pekerti, Pengembangan isi/materi kurikulum PAI dan Budi Pekerti,Pengembangan strategi kurikulum PAI, dan Pengembangan evaluasi kurikulum PAI dan Budi Pekertisebagai solusi implementasi pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif deskriptif.Jenis penelitiannya adalah library Research.Sumber datanya menggunakan sumber data primer dan sekunder.Teknik pengumpulan datanya adalah observasi dan studi dokumentasi.Analisis datanya adalah analisis kualitatif deskrptif dengan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Mengecek keabsahan data menggunakan triangulasi data sumber, metode, dan teori. Kesimpulan penelitian ini adalah:Pertama, Pengembangan Tujuan Kurikulum PAI dan Budi PekertiSebagai Solusi Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolahmengacu pada Pertma, Tujuan pendidikan Nasional Tujuan pendidikan Nasional adalah tujuan pendidikan yang tercantum Dalam UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003, Kedua, Tujuan Institusional adalah tujuan yang harus dicapai oleh setiap lembaga pendidikan, ketiga, Tujuan Kurikuleradalah tujuan yang harus dicapai oleh setiap bidang studi atau mata pelajaran dalam hal ini tujuan pendidikan agama Islam dan budi pekerti.Kedua,Pengembangan isi/ materi kurikulum PAI dan Budi Pekerti sebagai solusi implementasi pendidikan karakter di sekolah meliputi: materi fiqh, akidah akhlak, al-Qur’an hadits, SKI. Materi fiqh berupa fiqh Ibadah, Fiqh Munakahat, Fiqh mu’amalah, fiqh jinayah, fiqh Nisa’, dan Fiqh mawarits. Akidah akhalaq: berupa akhlaq kepada Allah, akhlaq kepada sesama, dan akhlaq kepada alam. Al-qur’an hadits berupa semua ilmu-ilmu yang berkaitan dengan al-Qur’an dan hadits. SKI berupa sejarah yang berkaitan dengan Keislaman mulai dari sejarah peradaban islam, sejarah pendidikan Islam, sejarah social pendidikan Islam, dan semua kajian sejarah yang berkaitan dengan sejarah Islam. Ketiga, Pengembangan Startegi/Metode Kurikulum PAI dan Budi Pekerti Sebagai Solusi Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah pada umumnya meliputi: Strategi pembelajaran yaitu memberi tambahan kegiatan keagamaan.
Implementasi Manajemen Kewirausahaan di SMK NU Kabupaten Bondowoso Luthfiyatun Nawiroh; Misbahul Munir
at-Tahsin Vol 1 No 1 (2021): Manajemen Pendidikan Sekolah dan Pesantren
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kewirausahaan merupakan bagian dari salah satu subsistem manajemen pendidikan yang menginternalisasikan jiwa kewirausahaan melalui institusi pendidikan. Program-program dalam manajemen kewirausahaan yang diaplikasikan dalam Lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam memberikan bekal kepada seluruh warga sekolah untuk mengembangkan skill kewirausahaan yang mereka miliki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil daripenelitian ini diataranya kegiatan manajemen kewirausahaan di SMK Nahdlatul Ulama’ dilakukan melalui beberapa kegiatan, diantaranya ; kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.
RURAL MUSLIM SOCIAL CONFLICT RESOLUTION MECHANISM: (Study on the Phenomenology of Religiosity, Local Wisdom and Rural Islamic Education) Akhmad Ghasi Pathollah; Misbahul Munir; Suparjo Adi Suwarno
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 1 No. 1 (2022): First International Conference on Humanity Education and Socety (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study aims to describe the social segregation conflicts of rural Muslim communities and their resolution mechanisms based on religiosity/religiousness, local wisdom, and rural Islamic education. This study uses a qualitative method with the type of phenomenology. While the data collection instruments use Observation, Documentation, and Depth-Interview. And the data analysis instrument uses data reduction, data presentation, and data heuristics. While the validity of the data test uses triangulation. And the research locus is villages in the Bondowoso-Situbondo area. The results of this study are; 1) Variants of social segregation conflicts that occur in the community are caused by: identity politics, political preferences, socio-religious groups, education level and intensity of awareness of local wisdom values, 2) Rural Muslim communities have conflict resolution mechanisms based on moderate attitudes, thoughts, and actions that are based on traditional religiosity, local wisdom of mutual cooperation and togetherness and also rural Islamic education whose patron is kyai langgar who becomes the central figure or benga-seppo in the social aspect of village society.Keywords : Conflict Resolution, Social Segregation, Rural Muslims, Religiosity, Local Wisdom and Rural Islamic Education.
INTERNALIZATION OF TRADITIONAL PLAY-BASED ECOLOGICAL AWARENESS IN CHILDREN OF RURAL COMMUNITIES Akhmad Ghasi Pathollah; Misbahul Munir; Riko Prayogo
International Conference on Humanity Education and Society (ICHES) Vol. 2 No. 1 (2023): Second International Conference on Humanity Education and Society (ICHES)
Publisher : FORPIM PTKIS ZONA TAPAL KUDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explore ecological awareness based on traditional games of children in rural communities. This emerges as a reflective response to the development of communication technology in the form of the internet and gadgets that build new characters in the habits of today's children. Children are familiar with gadgets and spend most of their time in cyberspace, which has implications for awareness that is distant from the real surrounding nature. This in turn leads to a crisis of ecological awareness in future generations of society. This research uses a descriptive qualitative method with a case study type. The data collection techniques used are observation, documentation and depth-interview. In collecting data, this research uses the Miles and Huberman interactive model, namely; data reduction, data presentation, conclusion drawing. In testing the validity of the data, researchers used triangulation, namely source triangulation, method triangulation, peer discussion and member check. This study found a statement that traditional games of rural communities are based on materials in the surrounding nature and these traditional games contribute to building ecological awareness of children in rural communities.
PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL KRUPUK PLERET PADA KOMUNITAS PEREMPUAN SEPUH TUNA KARYA PEDESAAN Pathollah, Akhmad Ghasi; Munir, Misbahul; Muhlisin, Nurul
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayan ekonomi lokal krupuk pleret pada komunitas perempuan sepuh tuna karya pedesaan. Dalam konteks komunitas perempuan sepuh pedesaan Jambesari Bondowoso, tuna karya adalah perkara lumrah. Pasalnya, perempuan pedesaan adalah perempuan yang ansich sebagai ibu rumah tangga semenjak memutuskan untuk menikah. Keterampilan yang mereka miliki lebih banyak bertumpu pada kreasi masakan berbasis kebutuhan makanan ringan masyarakat. Perihal ini menjadi problematis ketika mereka memiliki tanggungan berpenghidupan di masa sepuh sebab beberapa faktor ; ditinggal mati suami, tidak diurus oleh keluarga dan anak-anak yang masih belum memiliki pekerjaan tetap. Adapun pendekatan yang dipakai adalah Participatory Action Research (PAR). Sedangkan hasil pengabdian ini adalah : 1) adanya komunitas perempuan sepuh tuna karya adalah wadah organisasional yang tersistem sebagai jalan yang mempermudah pengelolaan keterampilan komunitas. 2) keterampilan krupuk pleret yang dimiliki oleh komunitas perempuan sepuh diberdayakan sebagai unit kegiatan masyarakat yang mendorong perbaikan ekonomi komunitas perempuan tuna karya pedesaan.
Pendampingan Madrasah dalam Penguatan Toleransi dalam Minimalisasi Bullying Siswa di MTs Miftahul Ulum Kerang Sukosari Bondowoso Pathollah, Akhmad Ghasi; Munir, Misbahul
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v3i2.153

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan madrasah dalam penguatan toleransi dan minimalisasi bullying siswa. Pasalnya, perilaku bullying marak terjadi di antara siswa tanpa memandang letak geografis. MTs Miftahul Ulum yang ada di pelosok desa juga tak luput dari adanya perilaku bullying di antara para siswa. Perilaku ini sebetulnya bermula dari hal kecil dan remeh, yang dalam bahasa madura dikelanl dengan ‘congucho’, namun ketika prilaku ini terjadi secara intensif dan dalam skala luas, maka mengakibatkan mental down pada korban bullying itu. Sebegai sebuah langkah antisipasi, sosialisasi dan penguatan toleransi menjadi penting untuk dilakukan bagi siswa dan guru serta orang tua. Metode yang dipakai dalam artikel pengabdian ini adalah Partipatory Action Research (PAR). Sebuah metode yang menuntut peneliti terlibat dalam pelaksanaan proses di lapangan. Metode ini sesuai karena pengabdian yang berupa pendampingan menuntut partisipasi peneliti dalam proses. Hasil dari pembahasan artikel ini adalah bahwa perilaku bullying jamak terjadi di antara para siswa mulai dari bullying verbal dan bullying non-verbal, fisik dan non-fisik. Perilaku bullying ini menyerang terhadap mental siswa apalagi bila dilakukan secara berkelompok. Langkah antisipatif dibutuhkan agar perilaku bullying tidak menjadi karakter bagi siswa sehingga menjadi kebiasaan yang buruk yang dijaga dan dilestarikan. Artikel ini diharapkan akan membangun kesadaran toleransi dan keterbukaan yang tinggi pada siswa dan pada gilirannya mengurangi terhadap prilaku bullying dalam kadar yang paling minimal.
Taman Pendidikan Al-Qur’an Sebagai Bentuk Implementasi Pendidikan Pesantren di Yayasan Darut Tholabah Wonosari Munir, Misbahul; Wassalwa , Siti Masyarafatul Manna; Mahidin, La; Maula, Nikmatul
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v3i1.164

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mengakar kuat dari budaya asli bangsa indonesis, tentunya harus kita pertahankan eksistensinya. Kehadiran dunia pesantren sebagai lembaga pendidikan islam semakin diminati oleh banyak kalangan, hal ini membuktikan bahwa pesantren dalam hal ini mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan pendidikan. Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Ikhlas yang masih berada dibawah naungan Yayasan Darut Tholabah, ini menunjukkan bahwa eksistensi dari TPA Al-Ikhlas ini merupakan implementasi dari pendidikan pesantren di Yayasan Darut Tholabah Wonosari. Keberadaannya sebagai mitra dari pendidikan dasar yang juga berada di bawah Yayasan darut Tholabah Wonosari, yaitu SD Darut Tholabah diharapkan menjadi support untuk sekolah tersebut dari sisi spiritual. Karena tak dipungkiri, semua kegiatan yang dilaksanakan di TPA Al-Ikhlas ini mrupakan tindak lanjut dari program pendidikan yang di temakan oleh SD Darut Tholabah itu sendiri. jadi, dalam pandangan kami TPA Al-Ikhlas ini merupakan sarana penunjang bagi keberhasilan peseta didik di SD Darut Tholabah yang berlatar belakang pesantren.
Implementation of Example Method in Forming Students' Wasathiyah Islamic Character Munir, Misbahul
Maharot : Journal of Islamic Education Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/maharot.v7i2.1531

Abstract

This research aims to describe the implementation of example method in forming wasathiyah Islamic character of students at Madrasah Aliyah Manbaul Ulum Tangsil Wetan Wonosari Bondowoso. The approach used is a qualitative approach with a descriptive type of research. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Meanwhile, technique for determining informants used was Purposive Sampling. The data analysis technique used is Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data display, and drawing conclusions. Meanwhile, the data validity test used is triangulation of sources and methods. The results of the research show that school principals, teachers and education staff show, demonstrate and give examples directly to students how to act, behave and have good ethics (uswah hasanah). The implementation is that on various occasions, school principals, teachers and education staff show a friendly, gentle and polite attitude, show an attitude of mutual respect, show an attitude of kinship and closeness, show an attitude of harmony and togetherness in differences, show an attitude of nationalism, show an attitude of care and pay attention to local wisdom, and display attitudes and behavior that integrate Islamic and Indonesian values.