Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN ONLINE FOOD DELIVERY SERVICE SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN COFFE 69 Desmon Desmon; Masturoh Masturoh; Nety Kumalasari; Dian Herlambang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42012

Abstract

Pemanfaatan layanan pengiriman makanan telah beralih dari keunggulan kompetitif menjadi keharusan bagi entitas korporat untuk mempertahankan daya saing mereka di pasar. Tujuan daripelaksanaan pengabdian masyarakat ini untuk memfasilitasi pemilik usaha Coffe 69 agar mempunyai keterampilan pada penggunaan teknologi online food delivery service, khususnya menggunakan aplikasi Shopee Food dalam memasarkan produknya. Dalam kegiatan ini menggunakan metode dengan cara melakukan sosialiasi, demonstrasi aplikasi, dan praktek pembuatan aplikasi shopee food. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu pemilik usaha Coffe 69 dapat memasarkan produknya melalui aplikasi ShopeeFood sehingga jangkauan pemasaran lebih luas dan menarik konsumen lebih banyak serta dapat menaikkan penjualan.
Pendampingan Legalitas dan Kepatuhan Hukum Koperasi Merah Putih Dalam Mewujudkan Tata Kelola yang Akuntabel di Desa Sepang Jaya Bandar Lampung Agus Marzuki; Tahura Malagano; Muhadi; Dian Herlambang; Ino Susanti; Dina Sukardi; Astrid Isabella; Hairudin; Nofhirha Dharfhia
Journal of Community Development Vol. 7 No. 1 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v7i1.1908

Abstract

Koperasi sebagai badan usaha berbasis keanggotaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Namun, banyak koperasi menghadapi kendala legalitas dan kepatuhan hukum yang memperlemah tata kelola organisasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendampingan legalitas dan kepatuhan hukum pada mitra sasaran, yaitu Koperasi Merah Putih di Desa Sepang Jaya, Bandar Lampung, guna mewujudkan tata kelola yang akuntabel dan transparan. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, penyuluhan hukum, asistensi penyusunan dokumen, serta monitoring evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan capaian luaran berupa tersusunnya dokumen legal yang komprehensif, meliputi revisi AD/ART yang sesuai dengan regulasi terbaru, pembaruan NIB (Nomor Induk Berusaha), serta standarisasi sistem administrasi internal. Kegiatan ini menghasilkan dampak terukur berupa peningkatan pemahaman pengurus terhadap regulasi sebesar 85% (berdasarkan hasil post-test), tercapainya 100% kelengkapan dokumen legalitas primer, serta tertibnya pelaporan keuangan bulanan yang kini terintegrasi secara administratif. Pendampingan ini terbukti memperkuat kapasitas kelembagaan Koperasi Merah Putih sebagai pilar ekonomi masyarakat desa yang berkelanjutan melalui kepastian hukum dan penguatan prinsip akuntabilitas.
Preventing Criminalization of Default: Legal Certainty in the Settlement of Debt Agreements Besti Lilyana; Mashuril Anwar; Zulfikar Ali; Shakila Kirana; Dian Herlambang; Dewi Noviyanti
Ius Poenale Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25041/ip.v6i2.3650

Abstract

This research examines the uncertainty in distinguishing fraud and default in debt agreements in Indonesia and its impact on legal certainty. Adopting an empirical normative legal approach, the research analyzes court decisions and relevant legal materials using qualitative methods. It finds that classifying an act as fraud or default depends on whether the agreement is made in bad faith. To enhance legal certainty and prevent the criminalization of good-faith parties, the research proposes several alternatives: establishing guidelines for handling default cases, including compensation for acquitted defendants in court decisions, resolving disputes through simple lawsuits, and utilizing out-of-court settlement mechanisms. The findings provide practical guidance for law enforcement and judicial authorities in differentiating civil defaults from criminal fraud.
Harmonisation of ESD Policies and Regulations from the Perspective of International Law and Constitutional Law to Support National Resilience Raesitha Zildjianda; Dian Herlambang
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Special Edition: Renaisans 2nd International Conference of Social Studies
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v2i.24432

Abstract

This study aims to analyse the harmonisation of policies and regulations on Education for Sustainable Development (ESD) from the perspectives of international and constitutional law in Indonesia, and to examine its implications for strengthening national resilience. The research method used is a normative juridical approach.The results of the study indicate that harmonisation of ESD regulations in Indonesia is not optimal. From an international legal perspective, ESD is supported by soft law instruments. While constitutional law implicitly reflects ESD principles, ESD principles have not been systematically institutionalised. Key challenges include weak cross-sectoral coordination, limited institutional capacity, and disparities in implementation across regions. However, there are opportunities for strengthening through global commitments, national policies, technological developments, and multi-stakeholder participation. This study confirms that harmonising ESD policies and regulations is a strategic step in developing sustainable human resources and strengthening national resilience. Therefore, strengthening integrated regulations, improving institutional coordination, and developing human resource capacity are necessary to optimise ESD implementation in Indonesia.