Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

DAMPAK PERUBAHAN KARAKTERISTIK LINGKUNGAN AKIBAT ALIH FUNGSI LAHAN DI DISTRIK MUARA TAMI KOTA JAYAPURA Alfons, Alfred Benjamin; Delaplata, Carolin Miranda; Musfira, Musfira
DINAMIS Vol 22 No 1.Juli (2025): Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v22i1.Juli.1498

Abstract

Distrik Muara Tami merupakan wilayah strategis di Kota Jayapura yang mengalami pertumbuhan pesat dalam pembangunan permukiman dan infrastruktur. Namun, perubahan karakteristik lingkungan fisik akibat alih fungsi lahan dan minimnya sistem pengelolaan lingkungan telah memicu penurunan kualitas sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan penggunaan lahan terhadap kualitas air, udara, dan lahan di Distrik Muara Tami. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial dan evaluasi data sekunder. Data utama berasal dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Jayapura tahun 2021 hingga 2023, serta interpretasi Citra Satelit Landsat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Kualitas Air (IKA) menurun dari 53,33 pada tahun 2021 menjadi 49,00 pada tahun 2023, yang mengindikasikan meningkatnya beban pencemar dari aktivitas domestik dan konversi lahan. Sementara itu, Indeks Kualitas Udara (IKU) mengalami peningkatan dari 88,61 menjadi 93,32. Namun, kondisi lokal masih menunjukkan potensi pencemaran akibat praktik pembakaran sampah yang dilakukan oleh masyarakat. Di sisi lain, nilai Indeks Kualitas Lahan (IKL) menurun dari 90,02 menjadi 88,03, yang disebabkan oleh berkurangnya tutupan vegetasi akibat konversi lahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa degradasi lingkungan di Distrik Muara Tami terjadi secara sistemik dan memerlukan kebijakan mitigasi berbasis data spasial dan partisipatif. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan yang berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak untuk menjaga kualitas sumber daya alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KAPAL PENUMPANG YANG MASUK PELABUHAN WAUPNOR KABUPATEN BIAK NUMFOR Ongirwalu, Yohana Jeltty; Sembor, Thelly Sula Hendrina; Musfira, Musfira; Kogoya, Otius; Nurmaningtyas, Anggia Riani
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 14 No 1 (2025): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v14i1.1526

Abstract

Kapal merupakan salah satu transportasi laut yang banyak digunakan warga Kabupaten Biak Numfor mengingat karakteristik wilayahnya yang berupa kepulauan. Untuk mempertahankan minat warga dalam menggunakan transportasi laut, perlu juga diperhatikan tingkat pelayanan publik yang diberikan, baik menyangkut prasarana maupun sarananya, seperti kapal penumpang misalkan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kualitas pelayanan kapal penumpang yang masuk di Pelabuhan Waupnor, Kabupaten Biak Numfor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatitf serta menggunakan metode deskriptif dalam analisisnya. Ada empat kapal penumpang yang berlabuh di Pelabuhan Waupnor yang diobservasi, yaitu: KM Ciremai, KM Sinabung, KM Sabuk Nusantara 58 dan KM Sabuk Nusantara 94. Sejumlah penumpang dari keempat kapal tersebut dijadikan sebagai responden dengan pengambilan sampel menggunakan metode slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat layanan keempat kapal penumpang yang masuk di Pelabuhan Waupnor berada pada kategori baik menurut para penumpang masing-masing kapal. Dari kelima faktor yang dinilai, keempat kapal penumpang mendapat penilaian terendah pada faktor Tanggapan (Responsiveness) sehingga setiap pengelola kapal penumpang diharapkan lebih meningkatkan layanannya pada aspek tersebut. Pelayanan yang diberikan oleh Kapal Perintis mendapat penilaian lebih baik dari Kapal Pelni yang menunjukkan bahwa walaupun berada pada kategori perintis akan tetapi layanan kapalnya sudah memadai.