Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BIAYA PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN BATIK SASIRANGAN BORDIR (STUDI KASUS PADA BUNGA BANGKAL SASIRANGAN) periyadi -; Amalia Wahyuni
Dinamika Ekonomi - Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 13 No 1 (2020): DINAMIKA EKONOMI Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol.13 No.1 Maret 2020
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI NASIONAL (STIENAS) BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.804 KB)

Abstract

Abstract, The main objective in this research is to review and analyze (1) How much influence the cost of promotion on the sales volume of Bangkal Sasirangan Bunga products. The targets in this study include (1) Increasing the sales volume of Batik Sasirangan Bordir through promotion in accordance with the cost or budget that is owned. (2) Making guidelines for craftsmen or home industry players of Batik Sasirangan Bordir to increase sales volume. This research is a qualitative descriptive study, which will try to find out the relationship between the cost of promotion with the sales volume of Sasirangan Embroidery Batik "Bunga Bangkal Sasirangan". Regression analysis is a statistical method that aims to see the direction of the relationship and the magnitude of influence between 2 or more variables in a linear form. Based on the results of R Square in the first regression = 0.198, it means that the magnitude of the ability of variable X namely the Cost of Promotion in explaining the volume of Batik Sasasangan border sales "Bunga Bangkal Sasirangan" by 19.8%, while for 80.2% the level of sales volume of Batik Sasasangan border "Bunga Bangkal Sasirangan" is explained by other variables outside the X variable. Sales volume of Bangkal Sasirangan Flower Products also often changes. Changes in sales volume are influenced by several factors, namely: Internal factors, which affect the sales volume of Bangkal Sasirangan Flowers, namely sales activities, distribution activities, promotional activities, quality or fashion, and determining the selling price of products. External factors that affect the volume of sales of Bangkal Sasirangan Flowers, for example, the purchasing power of consumers and people's tastes.
Pewarna Alami Kain Sasirangan Yang Ramah Lingkungan Pada Industri Rumah Tangga di Desa Sungai Gampa Kecamatan Rantau Badauh Antoni Pardede; Rr Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani; Emilda Prasiska; Fitria Rizkiana; Herlina Apriani; Zainal Fauzi; Amalia Wahyuni; Sabariah Sabariah; Chandra Halim; Mardan Mardan
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 3 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i3.14507

Abstract

Sasirangan sudah sangat umum dikenal dikalangan masyarakat Kalimantan Selatan dan telah lekat dalam kehidupan keseharian masyarakat, karena sasirangan digunakan sebagai seragam baik pemerintahan, swasta, lembaga pendidikan hingga digunakan dalam momen spesial seperti undangan atau rapat pertemuan dan lain sebagainya. Sebagai warisan dan kearifan lokal budaya maka sasirangan dijaga dan dilestarikan masyarakat dengan beragam motif dan warna. Pewarna alami perlu dan sangat baik digunakan untuk kain sasirangan karena bersumber dari tumbuh – tumbuhan yang tidak menghasilkan limbah atau zat pencemar sehingga ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan sebagai bentuk upaya melestarikan kearifan lokal dengan memperkenalkan alternatif pewarna alami untuk kain sasirangan yang aman dan ramah lingkungan. Pengabdian dilaksanakan dengan mengikuti metode yang meliputi observasi dan pemberian materi sosialisasi beserta dengan angket respon terhadap kegiatan yang dilakukan di desa Sungai Gampa, kecamatan Rantau Badauh. Proses penyampaian materi sosialisasi mencakup uraian sumber pewarna alami kain sasirangan serta komposisi tambahan yang dapat mengatur degradasi dan jenis warna. Hasil kegiatan menunjukkan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan aktif. Berdasarkan rata-rata persentase angket respon peserta yang mencapai 98,75% disimpulkan bahwa khalayak sasaran dapat menambah dan meningkatkan pemahaman serta pengetahuan akan pewarna alami kain sasirangan yang aman, dan ramah lingkungan.