Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA LANSIA DI DESA BUKIT KEMUNING WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUKARAMAI TAHUN 2022 SITI HOTNA SIAGIAN; ERMA KASUMAYANTI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.7625

Abstract

Negara Indonesia  merupakan negara yg menghormati  lansia. Maka perhatian besar harus diberikan kepada lansia agar tetap memiliki usia harapan hidup yg baik dengan  mendukung masalah kesehatan yg terjadi pada lansia terutama masalah status gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran hubungan dukungan keluarga dengan status gizi pada lansia di desa Bukit kemuning  wilayah kerja UPT  puskesmas Sukaramai  tahun 2022. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif Analitik yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan hubungan antar variabel, dengan variabel bebas dukungan keluarga dan variabel terkaitnya status gizi. Dalam penelitian  ini sampel diambil  menggunakan teknik Simple Random Sampling yaitu cara  pengambilan sampel dimana setiap anggota atau unit dari populasi mempunyai kesempatan yang sama  di Desa Bukit Kemuning yang berjumlah175 orang. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional.  Analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil analisa bivariat diketahui ada hubungan yang bermakna antara hubungan dukungan keluarga dengan status gizi pada lansia  dengan p value 0,000 (p<0,05), Oleh karena itu, diharapkan bagi keluarga agar meningkatkan kepedulian kepada orang tua dengan cara selalu memperhatikan masalah kesehatan terutama gizi pada orang tuanya,  dengan cara interaksi antar anggota keluarga, sikap keterbukaan, perhatian, cinta, dan rasa persahabatan yang di berikan oleh keluarga.
PKM SOSIALISASI TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) SESUAI USIA DAN KONDISI ANAK DI POSYANDU MEKAR DESA BUKIT KEMUNING KECAMATAN TAPUNG HULU KABUPATEN KAMPAR Erma Kasumayanti; Siti Hotna Siagian
COVIT (Community Service of Health) Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v2i2.9097

Abstract

Meeting nutritional needs can help increase growth and development in infants and children. In fact, many children aged less than two years experience growth and development disorders due to malnutrition from the time they are in the womb, mothers do not give exclusive breastfeeding, give complementary foods too early to breastfeed (MP-ASI) and the MP-ASI consumed by children does not contain enough children's nutritional needs. In the village of Bukit Kemuning it is known that early MP-ASI was given at the age of 0-6 months, besides that the MP-ASI given was not appropriate for the child's age. This socialization and education is provided as an effort to increase public knowledge in the provision of MP-ASI according to the stage and age of the child. This activity was carried out at the Posyandu Mekar, Bukit Kemuning Village, Tapung Hulu District, Kampar Regency on August 16 2022 involving pregnant women, mothers with children under the age of 2, posyandu cadres and professional staff. The number of participants who attended were 45 people. This activity starts from the preparation, implementation and evaluation stages of activities. Based on the results of the activity evaluation, it was found that there was an increase in the knowledge of parents and cadres about education about the provision of MP-ASI according to the age and condition of the child. It is expected that parents can provide MP-ASI according to the recommended age of the child and the MP-ASI given will meet the nutritional needs of the child so that the child's growth and development is normal according to the stages of its development. Keywords: Complementary Food for ASI, Outreach
PKM PENCEGAHAN COVID 19 DI ERA NEW NORMAL PADA MASYARAKAT DESA PULAU JAMBU KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR Erma Kasumayanti; Dewi Sulastri Juwita; Endang Mayasari
COVIT (Community Service of Health) Vol. 1 No. 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v1i1.9538

Abstract

The Corona virus can cause disorders of the respiratory system, acute pneumonia and even cause death. This virus spreads very quickly and has spread to almost all countries, including Indonesia. Preventive efforts in the health protocol implemented by the community in breaking the chain of transmission of COVID 19 during the New Normal period, namely by getting used to using masks, washing hands with soap (handsanitanizer), maintaining distance (social distancing), staying away from crowds and avoiding traveling outside the area, especially the areas that have been declared as red zones. In Pulau Jambu Village, there is still low public awareness of compliance in implementing health protocols in the new normal era in preventing Covid-19. Many people still don't use masks in public places, don't pay attention to social distancing and still have low awareness of washing hands. Health promotion regarding the prevention of Covid-19 is carried out to increase public knowledge and awareness to decide the transmission of the Covid-19 virus. This activity starts from the preparation stage, implementation of activities. After the PKM was carried out on July 17 2020. The result was that there was an increase in public knowledge about how to prevent Covid 19. With this PKM activity it is hoped that the community can increase their awareness to improve health and prevent disease. Keywords: Covid -19, New Normal Era, Prevention
FAKTOR – FAKTOR  YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI 0-6 BULAN DI DESA BUKIT KEMUNING WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUKARAMAI TAHUN 2022 Erma Kasumayanti; Siti Hotna; Endang Mayasari
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13935

Abstract

Masa bayi merupakan masa kritis dalam kehidupan manusia, dimana bayi di usia 6 bulan pertama kelahiran hanya bisa diberikan ASI Ekslusif untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Namun  kenyataannya, banyak diantara bayi sebelum usia 6 bulan sudah diberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Pemberian MP-ASI dini dapat berdampak pada gangguan kesehatan bayi seperti gangguan pencernaan. Pemberian MP-ASI dini disebabkan  kurangnya pemahaman orang tua terhadap pemberian ASI Ekslusif, budaya dan dukungan keluarga yang salah dalam memberikan  MP-ASI pada bayi sebelum usia 6 bulan.  Jenis penelitian ini  adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan  di desa Bukit Kemuning yang berjumlah 92 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling.   Pengumpulan data melalui kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi 0-6 bulan  dengan p value=0,002, ada hubungan antara dukungan social keluarga dengan pemberian MP-ASI pada bayi 0-6 bulan  dengan p value =0,0001, ada hubungan pekerjaan dengan kejadian pemberian MP-ASI dini pada bayi 0-6 bulan dengan p value =0,005. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan peranan orang tua dan dukungan keluarga terhadap pentingnya pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan pertama dan dilanjutkan dengan pemberian MP-ASI sesuai usia anak sehingga kebutuhan nutrisi anak terpenuhi dan anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BALITA TERHADAP PEMANFAATAN POSYANDU DI DESA EMPAT BALAI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK TAHUN 2022 Endang Mayasari; Erma Kasumayanti; Siti Hotna
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.14046

Abstract

Pemanfaatan posyandu adalah partisipasi ibu untuk membawa balitanya ke posyandu dan memanfaatkan berbagai pelayanan kesehatan di posyandu. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui Gambaran pengetahuan ibu yang memiliki balita dalam pemanfaatan posyandu oleh ibu balita. Desain penelitian ini adalah Deskriptif Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita di desa Empat balai Wilayah Kerja Puskesmas tahun 2022 yang berjumlah 57 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Pengambilan data di lapangan Analisa data yang digunakan adalah Univariat Hasil penelitian menunjukkan terdapat bahwa dari 67 responden, mayoritas ibu balita berusia yaitu 20-35 Tahun (59,7%). diketahui bahwa dari 67 responden, mayoritas tidak bekerja yaitu 52 orang (77,6%). 67 responden, memiliki pengetahuan baik sebanyak 56 orang ( 83,6%) Pengetahuan mempengaruhi keputusan untuk melakukan Tindakan termasuk keputusan pemanfaatan posyandu dalam mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan balita