Zana Fitriana Octavia
Program Studi Gizi, Fakultas Psikologi Dan Kesehatan, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN SERAT, CAIRAN, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN POLA DEFEKASI PADA REMAJA DI SMA N 14 SEMARANG Noviastuti, Ismy; Octavia, Zana Fitriana; Hayati, Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48469

Abstract

Pola defekasi adalah kebiasaan atau pola pengeluaran feses dari tubuh, meliputi frekuensi dan konsistensi feses. Morbiditas 20 besar penyakit di puskesmas kota Semarang tahun 2023, termasuk diare dan gastroenteritis terduga menular berjumlah 251.561 kasus. Ketidakseimbangan faktor-faktor yang memengaruhi pola defekasi memperburuk kondisi kesehatan gastrointestinal, sehingga meningkatkan risiko komplikasi gangguan pola defekasi seperti diare dan konstipasi. Faktor-faktor yang memengaruhi pola defekasi termasuk asupan serat, cairan, dan aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan serat, cairan, dan aktivitas fisik dengan pola defekasi (frekuensi dan konsistensi) pada remaja di SMA Negeri 14 Semarang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional study. Pengambilan data asupan serat dan cairan diperoleh dengan menggunakan formulir food recall 3x24 jam, aktivitas fisik diperoleh dari formulir physical activity level (PAL) 3x24 jam, dan pola defekasi memakai formulir stool diary dan bristol stool chart dengan waktu pengisian selama 7 hari. Analisis data bivariat dilakukan dengan uji Somers’d menggunakan program SPSS 26. Hasil analisis bivariat menunjukan tidak terdapat hubungan tingkat kecukupan serat dengan frekuensi defekasi (p = 0,333) dan konsistensi feses (p = 0,319), tidak terdapat hubungan tingkat kecukupan cairan dengan frekuensi defekasi (p = 0,130) dan konsistensi feses (p = 0,582). Ada hubungan aktivitas fisik dengan frekuensi defekasi (p = 0,038) dan konsistensi feses (p = 0,016). Kesimpulan berdasarkan uji statistik ditemukan ada hubungan aktivitas fisik dengan pola defekasi.
Uji Organoleptik Produk Eco-Enzyme dari Sampah Organik Octavia, Zana Fitriana; Zahroh, Fatimatuz; Hayati, Nur; Lestari, Puji; Sholichah, Farohatus
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 2 (2025): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i2.12096

Abstract

Organic waste, such as food residues, can be processed into Eco-Enzyme, a product with various benefits. This study aims to produce Eco-Enzyme from organic waste and to conduct an organoleptic analysis of the resulting product. The research employed an experimental design for the production of Eco-Enzyme and a descriptive method for the organoleptic test. The Eco-Enzyme was made from vegetable and fruit waste mixed with palm sugar and water, then fermented for three months, with the container opened once every month. The results of the organoleptic test showed that most samples had a fermented aroma (60.29%), a light brown color (25%), and a constant volume (100%). The production process began with selecting organic waste, cutting it into small pieces, and then mixing it with palm sugar and water at a ratio of 1:3:10 (sugar:waste:water).
Knowledge and Attitudes about Nutrition related to Snacking Practices in Madrasah Tsanawiyah Students Lestari, Puji; Octavia, Zana Fitriana
Journal of Health Education Vol 6 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v6i2.40182

Abstract

Background: Snacks in students' social life are a means of socializing students with their friends. Students tend to consume less nutritious food. The practice of this student snack begins with the attitude of the students, which begins with the students' knowledge of nutrition. This study aims to analyze the relationship between knowledge and attitudes about nutrition on students' snacking practice. Methods: This study is a descriptive study with a cross-sectional research design. The research sample consisted of 133 students, who were students in grades 8 & 9 Mts Darul Ulum. Results: The results of the Spearman rho test, the relationship between nutritional knowledge and snacking practice (p = 0.084), the relationship between nutritional attitudes towards snacking practice (p = 0.013). Conclusion: Nutritional knowledge is not related to nutritional attitudes. Nutritional attitudes are related to snacking practices. KEYWORDS: Nutrition Knowledge; Snack Attitude; Snack Practices
Hubungan antara Pengetahuan Gizi, Kebiasaan Jajan dan Status Gizi pada Anak Sekolah Dasar Lilik Rahmawati; Angga Hardinsyah; Zana Fitriana Octavia
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol. 3 No. 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42427

Abstract

Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok rentan masalah gizi yang diakibatkan pola konsumsi makan yang salah, yaitu anak lebih suka konsumsi jajanan yang mengandung energi tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kebiasaan konsumsi jajanan pada anak adalah pengetahuan gizi, karena pengetahuan gizi merupakan landasan dalam menentukan konsumsi makanan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dengan status gizi pada anak usia sekolah dasar. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling. Data yang diukur adalah pengetahuan gizi menggunakan kuesioner pengetahuan, kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi diukur menggunakan wawancara kuesioner semi kuantitatif FFQ, dan status gizi dari IMT/U. Pengolahan data menggunakan uji korelasi Gamma dengan taraf signifikansi =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan gizi kurang (43,5%), memiliki kebiasaan konsumsi jajan sedang (52,9%), dan status gizi normal (56,5%). Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dan terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dan status gizi dengan kekuatan hubungan yang sangat kuat.Kata kunci: Pengetahuan gizi, kebiasaan jajan, status gizi.