Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kajian Kuat Tarik Belah Pada Beton Bubuk Reaktif Mutu Tinggi Dengan Silica Fume 15% Dan Variasi Komposisi Pasir Kuarsa WIbowo Wibowo; Bambang Santosa; Muhammad Naufal Muslim
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.63657

Abstract

Pembangunan infrastruktur akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Beton sebagai bahan konstruksi yang umum digunakan dituntut memiliki kualitas yang tinggi, oleh karena itu, pada penelitian ini kami melakukan pengujian terhadap beton bubuk reaktif dengan silica fume 15% sebagai substitusi parsial semen dan variasi komposisi pasir kuarsa sebesar 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40%. Beton bubuk reaktif menghilangkan agregat kasar dalam campurannya dan menggantikannya dengan agregat halus sehingga mampu meningkatkan homogenitas campuran beton dan menghasilkan beton mutu tinggi. Penelitian terhadap nilai kuat tarik belah menggunakan metode eksperimental dengan total benda uji 21 buah. Benda uji untuk mendapatkan nilai kuat tarik belah berbentuk silinder, tinggi 30 cm, diameter 15 cm, yang telah mencapai umur 28 hari, dan diuji menggunakan mesin CTM (compression testing machine). Hasil pengujian kuat tarik belah dengan variasi pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35%; dan 40%, memiliki nilai berturut-turut sebesar 33,91 MPa; 4,34 MPa; 4,45 MPa; 4,81 MPa; 5,07 MPa; 4,93 MPa; dan 4,69 MPa.
KAJIAN MODULUS OF RUPTURE DAN KUAT TARIK BELAH PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN VARIASI KOMPOSISI SILICA FUME Wibowo Wibowo; Achmad Basuki; M. Haris Habibi
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.60823

Abstract

Reactive powder concrete merupakan jenis beton yang pada campurannya meniadakan penggunaan agregat kasar. Modulus of rupture dan kuat tarik belah beton adalah salah satu parameter yang digunakan guna mengetahui mutu beton. Modulus of rupture merupakan nilai kuat tarik tertinggi yang terdapat pada bagian bawah dari sebuah sampel balok. Kuat tarik belah adalah nilai kuat tarik tidak langsung yang bisa merefleksikan nilai kuat tarik yang sebenarnya Penelitian ini menggunakan metode teoritis dan metode eksperimen dengan jumlah total benda uji sebanyak 36 buah. Pengujian modulus of rupture menggunakan benda uji beton balok dengan dimensi panjang 40 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 10 cm, sedangkan pengujian kuat tarik belah menggunakan benda uji beton silinder dengan dimensi tinggi 30 cm dan diameter 15 cm dengan variasi kadar penambahan silica fume sebesar 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25%. Uji modulus of rupture dan kuat tarik belah dilaksanakan pada beton ketika sudah mencapai umur 28 hari.Uji modulus of rupture menggunakan mesin UTM (universal testing machine), sedangkan uji kuat tarik belah menggunakan mesin CTM (compression testing machine). Hasil uji modulus of rupture dengan variasi kadar penambahan silica fume sebesar 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25%, menghasilkan nilai sebesar 5,91 MPa; 6,35 MPa; 6,59 MPa; 7,30 MPa; 6,94 MPa; dan 6,47 MPa. Hasil uji kuat tarik belah dengan variasi kadar penambahan silica fume 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25%, menghasilkan nilai sebesar 3,82 MPa; 4,12 MPa; 4,34 MPa; 4,78 MPa; 4,43 MPa dan 4,24 MPa.