Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : WASANA NYATA

Optimalisasi Penjualan Produk Umkm Dengan Digital Marketing Pada Klaster Mbangun Makutoromo Kabupaten Karanganyar Yuniatin TDKW; Andri Octaviani; Adnan Terry Suseno
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1306

Abstract

Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan memberikan solusi berupa : 1 Mendampingi kelompok kalster UMKM mbangun Makutoromo untuk pengelolaan pemasaran khususnya digital marketing.2. Mendampingi pengemasan yang menarik pada produk UMKM agar mempunyai nilai jual serta penawaran yang lebih baik
Pendampingan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Jatirejo, Girimarto Wonogiri Dengan Pengelolaan Bank Sampah Andri Octaviani; Yosephine Angelina; Tri Widianto; Lukman Ahmad Imron Pahlawi
WASANA NYATA Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i2.1078

Abstract

Perkembangan kerusakan lingkungan saat ini banyak terjadi karena disebabkan oleh eksploitasi sumber daya alam dan konsumsi yang berlebihan dikarenakan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang cepat. Pemanasan global, penipisan lapizan ozon dan degradasi lingkungan (tanah, udara dan air) merupakan konsekuensi yang harus ditanggung akibat kerusakan lingkungan yang dapat mengancam kesehatan dan jiwa. Maka dari itu perlu kesadaran diri agar dapat melestarikan lingkungan salah satunya dengan menggunakan produk-produk ramah lingkungan. Produk yang dikembangkan adalah produk dari limbah rumah tangga yang bisa di daur ulang menjadi kerajinan atau berang tepat guna.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan kerajinan dari limbah rumah tangga dimana memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak terpakai. Selain itu, pelatihan ini juga dapat mendorong untuk membuka jiwa kreativitas dan jiwa wirausaha baru di bidang produk ramah lingkungan. Pelatihan akan dilaksanakan di  Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar, peserta pelatihan ditargetkan sebanyak 50 orang dari anggota ibu-ibu PKK di Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar
STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM KERJA DALAM PEMBIAYAAN USAHA KECIL MIKRO PADA KOPERASI SERBA USAHA “KELUARGA SUMBER BAHAGIA 210” KECAMATAN NUSUKAN KOTA SURAKARTA Andri Octaviani; Yenni Khristiana; Endang Saryanti
WASANA NYATA Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v1i3.221

Abstract

Pengembangan pembiayaan pada koperasi pada saat ini masih belum mencakup keseluruhan dari usaha kecil mikro. Para pelaku usaha kecil mikro kurang memahami adanya program kerja koperasi dalam pembiayaan usaha kecil. Banyak koperasi yang akhirnya tutp dengan kurangnya modal yang bisa diputar kembali, hanya dikarenakan berhenti pada program sinmpan pinjam saja.Koperasi pada tingkat warga biasanya terhambat oleh modal. Saat ini, produk yang dikeluarkan oleh koperasi serba usaha pada kenyataannya belum terlaksana sepenuhnya sebagai usaha bersama pada masyarakat. Oleh sebab itu, alangkah biknya jika para pengurus koperasi serba usaha di tingkat warga diberikan pemahaman tentang pembiayaan yang ada di koperasi, agar dapat membantu warga dalam permodalan bukan hanya sekedar simpan pinjam.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman pembiayaan pada para anggota dan pengurus koperasi. Selain itu, pemaparan  ini juga dapat mendorong untuk membuka peluang baru di bidang produk koperasi serba usaha. Pelatihan akan dilaksanakan di  Kelurahan Sumber   Kecamatan Nusukan Kota Surakarta, peserta pelatihan ditargetkan sebanyak 64 orang dari anggota dan pengurus koperas, Kecamati serba usaha, Kecamatan Nusukan Kota Surakarta.Kata kunci: Koperasi dalam pengambangan pembiayaan, usaha kecil mikro
PENGEMBANGAN PENINGKATAN KUALITAS PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA HOME INDUSTRY DI LINGKUNGAN KECAMATAN MATESIH KARANGANYAR Yosephine Angelina Yulia; Andri Octaviani; Hanif Safika
WASANA NYATA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i1.464

Abstract

Kabupaten Karanganyar merupakan tempat UMKM yang berkembang. Persebaran skala usaha UMKM di Kabupaten Karanganyar bervariasi dengan rata-rata usia usaha selama 11 tahun. Terdapat sekitar 37 persen UMKM berskala mikro, 32 persen berskala kecil dan 31 persen berskala menengah. Jika dilihat dari aspek pengembangan usaha, secara umum hanya sekitar 17 persen UMKM yang tidak memiliki hambatan berusaha. Beberapa jenis hambatan berusaha tersebut antara lain yaitu: hambatan persaingan (persaingan klaster, persaingan domestik dan persaingan luar negeri), penyelundupan, kebjakan ekonomi, kebijakan harga, penguasaan teknologi, permodalan dan manajerial. Pada kenyataanya praktek kegiatan UKM selalu berjalan tanpa mengandalkan informasi keuangan yang disusun secara tertib dan teratur. Banyak UMKM yang dapat berjalan normal tanpa dukungan informasi keuangan yang memadai. Pelatihan pembuatan laporan keuangan sederhana sangat penting sekali untuk dikuasai terutama sekali tentang cara perhitungannya. Apalagi jika UMKM membutuhkan modal dari Bank, jika UMKM sudah mempunyai laporan keuangan sederhana maka pihak Bank akan lebih mempermudah proses peminjaman dana untuk modal. Selain itu ada banyak kasus usaha kecil yang salah dalam membuat laporan keuangan secara sederhana. Karena seyogyanya dalam membangun usaha, penjual dituntut untuk mampu menghitung dan membuat laporan keuangan untuk usahanya sendiri guna mengetahui secara persis pendapatan yang diterima dan biaya yang dikeluarkan.Kata kunci: kewirausahaan, UMKM, laporan keuangan sederhana
Pendampingan Peningkatan Ekonomi Kreatif Untuk Mengangkat Produk Toga Melalui Digital Marketing Dan Pengemasan Di Desa Sumber Bulu Karanganyar Yosephien Angelina Yulia; Andri Octaviani; Agus Utomo
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.910

Abstract

Tanaman obat keluarga (disingkat Toga) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga. Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah Mendampingi kelompok warga desa wisata Sumberbulu untuk pengelolaan pemasaran khususnya digital marketing. Mendampingi pengemasan pada produk toga agar mempunyai nilai jual yang maksimal. Pengabdian dilaksanakan pada tahun 2021. Metode pelaksanaan yaitu dengan cara ceramah dan presentasi serta diskusi. Target luaran yang akan dihasilkan dalam pengabdian ini adalah: Adanya peningkatan dalam pemasaran melalui digitalisasi marketing pada produk toga, Mampu mengembangkan pengemasan pada produk toga sehingga mempunyai nilai jual lebih, Adanya peningkatan pemahaman masyarakat akan arti pentingnya digitalisasi marketing pada masa digital saat ini
Pelatihan Peningkatan Ekonomi Kreatif Umkm Berbasis Creative Packaging Pada Klaster Umkm Mbangun Makuthoromo Di Karanganyar Denny Mahendra; Yosephine Angelina Yulia; Yofhi Septian Panglipurningrum; Andri Octaviani; Lukman Ahmad Imron Pahlawi
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1238

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Hal itu dikarenakan UMKM berkontribusi cukup besar terhadap komposisi Produk Domestik Bruto (PDB). sektor UMKM juga telah membantu penyerapan tenaga kerja di dalam negeri. Kontribusi UMKM tentu mengangkat perekonomian rakyat. Oleh karena itu, adanya pemberdayaan terhadap UMKM sangat dibutuhkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk pemberdayaan UMKM adalah pelatihan desain kemasan produk. Banyak produk sejenis di pasar yang diproduksi perusahaan luar negeri yang menguasai pasar lokal dengan mengalahkan produk UMKM Indonesia. Penyebabnya adalah kemasan produk lokal yang kurang menarik minat lokal dan dianggap tidak higienis. Padahal apapun produknya, jika dikemas baik maka akan menambah nilai tambah dari produk tersebut. Kemasan produk kita masih sangat sederhana untuk bisa bersaing dengan produk luar.Pengabdian ini telah dilaksanakan di Wilayah klaster UMKM Mbangun Makuthoromo di Karanganyar. Peserta pelatihan diikuti sebanyak kurang lebih 30 anggota klaster UMKM Mbangun Makutharomo Karanganyar, serta diikuti oleh 2 mahasiswa STIE AUB. Pelaksanaan ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan secara langsung
PEMANFAATAN KULIT PISANG DAN TANAMAN HERBAL SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN ES KRIM YANG BERNILAI EKONOMI Yosephine Angelina; Andri Octaviani; BRM Suryo Triono
WASANA NYATA Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v4i1.576

Abstract

AbstrakProduksi pisang terus meningkat, secara otomatis produksi limbah dari kulit pisang juga meningkat. Maka dari itu terciptalah sebuah pemikiran baru tentang bagaimana cara agar limbah kulit pisang tersebut tidak terabaikan keberadaannya. Kulit pisang juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh kita. Tanaman herbal saat ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat untuk gaya hidup yang lebih sehat. Daun mint biasanya menjadi campuran makanan atau minuman yang menimbulkan rasa segar. Daun mint juga sering kali digunakan dalam pencampuran pembuatan es krim, maka dari itu pencampuran daun mint dengan es krim kulit pisang bisa menjadikan rasa yang enak, segar dan menyehatkan. Es krim merupakan makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Pada produk yang akan dibuat ini adalah pemanfaatan kulit pisang raja yang diolah menjadi es krim, es krim sendiri adalah salah satu camilan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia untuk berbagai usia dan kelas ekonomi. Pengabdian ini telah dilaksanakan di Wilayah Desa Ngadirejo Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar. Peserta pelatihan diikuti sebanyak 37 Warga yaitu ibu – ibu rumah tangga, serta diikuti oleh 4 mahasiswa STIE AUB. Pelaksanaan ini dilaksanakan selama satu hari dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan secara langsung.Luaran yang diharapkan dari pengadian masyarkat ini ada dua hal, yang ertama adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang nantinya dapat dipublikasikan dan yang kedua diharapkan setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan pembuatan es krim kulit pisang ini peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu dan ketrampilan yang diperoleh untuk bisa dikembangkan dan di praktekkan dalam berwirausaha. Kata kunci : pengolahan limbah, kulit pisang, es krim, tanaman herbal.
PEMBERDAYAAN POTENSI MASYARAKAT DESA MATESIH KABUPATEN KARANGANYAR (PEMANFAATAN KAIN FLANEL) Yenni Khristiana; Andri Octaviani; Rina Ani Sapariyah
WASANA NYATA Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i1.244

Abstract

Pengabdian telah dilaksanakan diKelurahan Matesih Kecamatan Matesih Surakarta. Pelaksanaan pengabdian selama 6 bulan dari bulan September 2017 sampai bulan Maret tahun 2018. Tujuan dari pengabdian  masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan aneka kerajinan dari kain flanel dimana memanfaatkan kain yang sudah tidak terpakai lagi. Selain itu, pelatihan ini juga dapat mendorong untuk membuka jiwa kreativitas dan jiwa wirausaha baru di bidang produk ramah lingkungan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat memberikan manfaat bagi peserta dan mudah untuk diterapkan oleh ibu – ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga di Kelurahan Matesih Kecamatan Matesih Karanganyar dalam pemanfaatan kain flanel, peningkatan animo ibu-ibu PKK desa Matesih saat dilakukan sesi Tanya jawab dan Konsultasi yang berkelanjutan kepada Tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa (STIE AUB) Surakarta secara tidak terjadwal.Kata Kunci: Kelurahan Matesih, Kain Flanel, Kewirausahaan, Produk ramah lingkungan.
Pengelolaan Keuangan Dan Pembukuan Pada Pengurus Kelompok Debitur/Penerima Manfaat UPK-PDB DAPM Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen Octaviani, Andri; Hartawan, Hartawan; Utomo, Agus; Khristiana, Yenni; Mulyadi, Mulyadi
WASANA NYATA Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v7i2.1600

Abstract

Unit Pengelola Kegiatan Pinjaman Dana Bergulir Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (UPK - PDB DAPM) salah satu kegiatannya adalah memberikan pinjaman bagi kelompok SPP dan UEP. Dana yang digulirkan akan terus digunakan sebagai pembiayaan kegiatan ekonomi produktif bagi masyarakat pelaku UMKM di wilayah Kalijambe. Dana bergulir tersebut dikelola dalam sistem pembiayaan dana bergulir. Kelompok masyarakat yang memanfaatkan dana tersebut wajib mengembalikan kepada pengelola di tingkat kecamatan. Dalam menjaga keberlanjutan kegiatan perguliran ini tidak lepas dari peran serta pengurus kelompok peminjam selaku pengelola dalam kegitan perguliran ini, maka di perlukan kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan dari pengurus kelompok. Dengan sumber daya manusia khususnya penerima manfaat yang menjadi penerima manfaat/Debitur UPK – PDB DAPM Kalijambe saat ini maka diperlukan kegiatan workshop peningkatan kapasitas bagi pengurus kelompok diantaranya ketua, sekretaris dan bendahara sehingga Pengurus Kelompok akan mampu dan terampil dalam mengelola Organisasinya serta pengelolaan keuangan kelompok yang baik. Kegiatan Worshop peningkatan kapasitas pengurus kelompok ini dilaksanakan dengan berkerjasama antara Pelaku DAPM Kecamatan Kalijambe Bersama- sama dengan Universitas Dharma AUB Surakarta sebagai Pengabdian Kampus.
Pendampingan program Ketahanan Pangan Budidaya Anggur Dan Pemasaran Melalui Digital Marketing di Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo Widianto, Tri; Awatara, I Gusti Putu Diva; Triono, Brm Suryo; Yulia, Yosephine Angelina; Octaviani, Andri
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1967

Abstract

Program kampung iklim memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satu cara untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan dalam adaptasi perubahan iklim adalah dengan menerapkan urban farming, suatu konsep pertanian atau perkebunan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Metode pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat adalah melalui pelatihan dan pendampingan praktek langsung. Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo secara umum memiliki potensi yang besar dalam mengimplementasikan program kampung iklim melalui budidaya tanaman anggur untuk ketahanan pangan, hanya saja belum cukup edukasi dan motivasi sehingga masyarakat belum mengetahui manfaat secara luas tanaman dan buah anggur. Tanaman anggur yang dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat mulai dari bibit, daun, buah dan olahan turunan buah anggur sendiri.  Melalui pengabdian masyarkat di Desa Makamhaji ini, warga desa mendapat pemahaman tentang manfaat, teknis pelaksanaan, jenis tanaman anggur, hasil olahan anggur dan digital marketing dalam memasarkan produk anggur. Warga Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, setelah memahami tentang penerapan budidaya anggur dan manfaatnya bagi peningkatan ekonomi rumah tangga, bersemangat untuk memulai dan menerapkannya di rumah mereka sendiri