Rifki Andi Novia
Jenderal Soedirman University

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PENGUATAN KELOMPOK TANI NGUDI RAHARJO III DI DESA LEMBERANG, KECAMATAN SOKARAJA, KABUPATEN BANYUMAS Lutfi Zulkifli; Rifki Andi Novia
Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 7, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v7i2.5369

Abstract

In this research, the authors will propose several appropriate strategies for strengthening the Ngudi Raharjo III Farmer Group in Lemberang Village, Sokaraja District, Banyumas Regency, Central Java. The proposed strategy will be compiled based on IFE and EFE analysis, SWOT, and QSPM analysis to get the strongest strategy and can be a top priority to be implemented in strengthening the empowerment of farmer groups. This research is expected to provide the right solution to empower and maximize the potential of farmer groups so that the benefits can be felt for all group members. After identifying external and internal factors, the next strategy analysis is a SWOT strategy analysis. As the resulting strategy from the SWOT analysis for strengthening the Ngudi Raharjo III Farmer Group, a QSPM produced a priority strategy from the existing strategy. Assistance by agricultural experts from Jenderal Soedirman University was the main strategy and a priority to be carried out with the highest Sum Total Attractiveness Scores (STAS) among other strategies on QSPM Analysis, amounting to 6.91.
PENGARUH STATUS PENGUASAAN LAHAN TERHADAP PRODUKSI PADI SAWAH TADAH HUJAN DI KABUPATEN BANYUMAS Rifki Andi Novia; Ratna Satriani
JURNAL AGRICA Vol 13, No 1 (2020): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (975.039 KB) | DOI: 10.31289/agrica.v13i1.3318

Abstract

This study aimed to determine the effect of agricultural land tenure status on rainfed lowland rice production in Banyumas Regency. One of the most important factors of production affecting the production of rainfed lowland rice is the land used. This study used  survey method by taking primary data and secondary data. Primary data obtained through a list of questions that have been prepared, while secondary data obtained from the relevant agencies. The sampling method is carried out by stratified random sampling. Each stratum of the sample is drawn with a total sample of 50 farmer respondents. Data were analyzed used one-way analysis of variance (One-way ANOVA). The results of this study indicated that the amount of rainfed lowland rice production in Banyumas District showed significant difference between farmers who were not owners and farmers who own land. Non-owner farmers get an average production yield greater than those of farmers who own rainfed lowland rice in Banyumas Regency.
RISET PASAR PUPUK KASGOT Rifki Andi Novia; Purwanto; Loekas Susanto; Budi Prakoso; Ismangil; Muhammad Rif'an; Ratri Noorhidayah; Ruly Eko Kusuma Kurniawan; Hidayat Sulistyo; Aditya Hani
JURNAL AGRICA Vol. 16 No. 2 (2023): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v16i2.8562

Abstract

Pupuk Kasgot merupakan pupuk organik berasal dari budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang perlu dikembangkan dan dipasarkan kepada petani. Tahap awal pengembangan pasar pupuk Kasgot melalui riset pasar sebagaimana dalam tujuan penelitian, yakni menentukan target pasar, mengetahui sikap petani dan informasi pasar, serta potensi pasar pupuk Kasgot. Metode analisis deskriptif digunakan dengan pengumpulan data menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara. Data riset pasar dikumpulkan melalui kuesioner, dengan uji validitas dan uji realibilitas. Data dianalisis menggunakan lembar kerja sebagai alat untuk merepresentasikan apa yang ingin diketahui dan diteliti. Hasil analisis lembar kerja dapat disimpulkan bahwa target pasar pupuk Kasgot yakni petani usia produktif, luas lahan kurang dari 5.000 meter persegi, status lahan milik sendiri, jenis lahan merupakan lahan basah dengan komoditas yang ditanam yakni padi dan hortikultura. Dalam aspek sikap, pemahaman petani terhadap pupuk Kasgot tergolong rendah, namun setelah adanya sosialisasi, aspek perasaan dan kecenderungan bertindak petani untuk mencoba sangat besar. Pupuk Kasgot juga memiliki potensi pasar untuk dapat bersaing dengan pupuk organik lainnya. Salah satu strategi pemasarannya berupa sosialisasi dan pengenalan kepada petani melalui pertemuan kelompok tani dan dipraktekan pada lahan percontohan (demplot).
Analisis Kinerja Dan Strategi Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Padi Organik di Kabupaten Banyumas Dwi Putriana Nuramamanah Kinding; Rifki Andi Novia; Indah Widyarini; Muhamad Aris Pujiyanto; Muhamad Solekan; Anggi Fitria Cahyaningsih; Faishal Permana; Ernes Septina Azizi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.24272

Abstract

Penguatan kelembagaan kelompok tani merupakan aspek penting dalam mendukung keberlanjutan usaha tani padi organik dan peningkatan daya saing agribisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja kelembagaan serta merumuskan strategi penguatan kelembagaan kelompok tani padi organik di Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang dilaksanakan pada lima kelompok tani padi organik di Kabupaten Banyumas, yaitu Kelompok Tani Gatos, Watu Agung, Marsudi Tani, Ngudi Raharjo II, dan Karang Nangka. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 53 petani yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan analisis kinerja kelembagaan, Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kelembagaan kelompok tani berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata sebesar 4,24. Nilai IFAS sebesar 3,26 menunjukkan bahwa kelompok tani memiliki kondisi internal yang kuat, sedangkan nilai EFAS sebesar 3,45 menunjukkan bahwa lingkungan eksternal memberikan peluang yang cukup besar bagi pengembangan kelembagaan kelompok tani. Hasil analisis SWOT menempatkan kelompok tani pada Kuadran I (growth oriented strategy), yang menunjukkan bahwa strategi penguatan kelembagaan perlu diarahkan pada pemanfaatan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal secara optimal. Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, pengembangan jaringan pemasaran produk organik, peningkatan akses pembiayaan dan kemitraan usaha, serta penguatan koordinasi organisasi kelompok tani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan kelompok tani menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan agribisnis padi organik di Kabupaten Banyumas.