Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PERAN PENYULUH PERTANIAN DAN PARTISIPASI PETANI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PETANI MINAPADI Nurul Siti Maulida; Hendar Nuryaman; Nurul Risti Mutiarasari
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 2 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v5i2.2094

Abstract

Peran penyuluh dan partisipasi petani dapat berpengaruh terhadap produktivitas kerja petani, termasuk pada minapadi sebagai suatu sistem pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat peran penyuluh pertanian, tingkat partisipasi petani dan tingkat produktivitas kerja petani minapadi serta menganalisis hubungan antara peran penyuluh pertanian dan partisipasi petani dengan produktivitas kerja petani minapadi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan penentuan responden dengan simple random sampling kepada 32 orang petani anggota Kelompok Tani Mulyasari di Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis Rank Spearman yaitu analisis yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dari dua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian termasuk dalam kategori tinggi, partisipasi petani termasuk kategori tinggi serta produktivitas kerja petani minapadi termasuk kategori tinggi. Selanjutnya, hubungan peran penyuluh pertanian dan partisipasi petani dengan produktivitas kerja petani minapadi memiliki hubungan yang sangat kuat, signifikan dengan arah yang positif yang berarti jika peran penyuluh pertanian dan partisipasi petani meningkat, maka produktivitas kerja petani minapadi pun akan meningkat. Dalam rangka meningkatkan peran penyuluh dalam memotivasi petani untuk lebih konsisten dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, meningkatkan partisipasi petani dalam tahap evaluasi, meningkatkan kesadaran petani untuk melakukan pemasaran hasil panen dalam bentuk beras sebagai usaha pertambahan nilai produk serta meningkatkan peran penyuluh pertanian.
Pengaruh Pupuk Anorganik pada Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) Model Hydroponic Wick System Yogi Nirwanto; Nurul Risti Mutiarasari
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 5 No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v5i1.1214

Abstract

Sayuran menjadi produk hortikultura yang banyak diminati masyarakat. Produksi sayuran di Indonesia mengalami peningkatan, hal tersebut mengakibatkan banyak permintaan karena terjadinya peningkatan konsumsi sayuran pada masyarakat. Tanaman Sawi pagoda (Brassica narinosa) mengandung banyak nutrisi dan antioksidan sehingga apabila dikonsumsi akan berpengaruh sangat baik untuk mempertahankan kesehatan tubuh. Tujuan dari penelitian guna mengetahuai pengaruh pemberian dosis pupuk anorganik terhadap tertumbuhan dan hasil sawi pagoda dengan model hydroponic wick system. Metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan kombinasi antara konsentrasi pupuk AB Mix, pupuk NPK, pupuk daun dan diulang sebanyak 4 kali yaitu A = Pupuk AB Mix 1300 ppm + Pupuk NPK 600 ppm + Pupuk Daun 500 ppm, B = Pupuk AB Mix ; Pupuk NPK 600 ppm + Pupuk Daun 500 ppm, C = Pupuk AB Mix 1300 ppm + Pupuk NPK 700 ppm + Pupuk Daun 600 ppm, D = Pupuk AB Mix ; Pupuk NPK 700 ppm + Pupuk Daun 600 ppm, E = Pupuk AB Mix 1300 ppm + Pupuk NPK 800 ppm + Pupuk Daun 700 ppm dan F = Pupuk AB Mix ; Pupuk NPK 800 ppm + Pupuk Daun 700 ppm. Hasil percobaan menunjukan perlakuan dosis dengan larutan pupuk AB Mix, pupuk NPK, dan pupuk daun tidak menunjukkan hasil yang berbeda nyata, sedangkan pada jumlah daun pertanaman perlakuan terbaik terlihat pada 20 HST dosis AB Mix 1300 ppm + NPK 700 ppm + Pupuk Daun 600 ppm.
HUBUNGAN ANTARA PERAN PENYULUH PERTANIAN DAN PARTISIPASI PETANI DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PETANI MINAPADI Nurul Siti Maulida; Hendar Nuryaman; Nurul Risti Mutiarasari
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 5, No 2 (2022): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v5i2.2094

Abstract

Peran penyuluh dan partisipasi petani dapat berpengaruh terhadap produktivitas kerja petani, termasuk pada minapadi sebagai suatu sistem pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat peran penyuluh pertanian, tingkat partisipasi petani dan tingkat produktivitas kerja petani minapadi serta menganalisis hubungan antara peran penyuluh pertanian dan partisipasi petani dengan produktivitas kerja petani minapadi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan penentuan responden dengan simple random sampling kepada 32 orang petani anggota Kelompok Tani Mulyasari di Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis Rank Spearman yaitu analisis yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dari dua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian termasuk dalam kategori tinggi, partisipasi petani termasuk kategori tinggi serta produktivitas kerja petani minapadi termasuk kategori tinggi. Selanjutnya, hubungan peran penyuluh pertanian dan partisipasi petani dengan produktivitas kerja petani minapadi memiliki hubungan yang sangat kuat, signifikan dengan arah yang positif yang berarti jika peran penyuluh pertanian dan partisipasi petani meningkat, maka produktivitas kerja petani minapadi pun akan meningkat. Dalam rangka meningkatkan peran penyuluh dalam memotivasi petani untuk lebih konsisten dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, meningkatkan partisipasi petani dalam tahap evaluasi, meningkatkan kesadaran petani untuk melakukan pemasaran hasil panen dalam bentuk beras sebagai usaha pertambahan nilai produk serta meningkatkan peran penyuluh pertanian.
STRUKTUR RANTAI PASOK DAN DISTRIBUSI NILAI AGROINDUSTRI KOLANG-KALING DI KABUPATEN TASIKMALAYA Dwi Apriyani; Rizki Risanto Bahar; Nurul Risti Mutiarasari
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 9 No 1 (2026): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v9i1.43607

Abstract

Agroindustri kolang-kaling memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian perdesaan, namun sistemnya masih menghadapi permasalahan ketimpangan distribusi nilai antar pelaku rantai pasok. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis struktur rantai pasok serta distribusi nilai pada agroindustri kolang-kaling di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Analisis data secara deskriptif digunakan untuk menganalisis struktur rantai sedangkan analisis kuantitatif dilakukan dengan metode distribusi nilai menggunakan tiga indikator matematis yaitu margin pemasaran, price spread, dan farmer’s share. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa struktur rantai pasok melibatkan lima pelaku utama yaitu petani, pengolah, pengepul, pedagang, dan pengecer. Dalam sistem rantai pasok telah berlangsung aliran produk dari hulu ke hilir, serta aliran finansial dan informasi yang belum terdistribusi secara merata. Margin pemasaran terbesar diperoleh oleh pengolah dan pengepul sebesar Rp3.000/kg, sedangkan keuntungan terbanyak diperoleh para pengepul yaitu Rp2.800/kg. Nilai price spread sebesar 68,75% dan farmer’s share sebesar 31,25% menunjukkan bahwa distribusi nilai dalam rantai pasok masih belum berjalan secara adil, dengan dominasi nilai pada pelaku hilir. Oleh karena itu, diperlukan intervensi kebijakan yang berfokus pada penguatan kelembagaan petani dan pengolah, peningkatan akses dan transparansi informasi harga, serta pengembangan pola pemasaran direct selling yang efisien.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI PADI (Oryza sativa L.) DI DESA PURWAJAYA KECAMATAN PURWADADI KABUPATEN CIAMIS Linda Lailatul Hidayat; Suyudi -; Nurul Risti Mutiarasari
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis risiko produksi padi di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan data primer yang didapatkan dari wawancara dan pengisian kuisioner kepada 43 petani responden yang dipilih secara proportional random sampling, serta data sekunder. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah House of Risk (HOR) yang terdiri dari dua fase yaitu fase 1 untuk mengidentifikasi sumber risiko serta menentukan tingkat prioritas sumber risiko berdasarkan nilai Aggregate Risk Potential (ARP). Kemudian, HOR fase 2 untuk menentukan strategi penanganan risiko prioritas berdasarkan rasio Effectiveness to Difficulty (ETDk). Hasil penelitian HOR fase 1 menunjukkan terdapat 9 sumber risiko prioritas yang berkaitan dengan tahap persiapan benih, pesiapan lahan, penanaman, dan pemeliharaan tanaman. Hasil HOR fase 2 menunjukan terdapat 8 strategi penanganan prioritas yaitu melakukan pelatihan bersama penyuluh pertanian, pemantauan tanaman secara rutin, penyesuaian dosis pestisida, penggunaan teknologi seperti light trap, identifikasi jenis OPT, mengubah masa tanam, memperbaiki sistem drainase, dan menghentikan penggunaan pestisida kimia sementara. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani dan pihak terkait dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usahatani padi di Desa Purwajaya.
STRATEGI PEMASARAN ABON IKAN (Kasus pada Produk Olahan Rapekan Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya) Salsabiil Adhwaa' Safira; Unang -; Nurul Risti Mutiarasari
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23469

Abstract

Hasil perikanan bersifat mudah rusak sehingga memerlukan pengolahan untuk mempertahankan mutu, memperpanjang umur simpan, mengurangi losses dan menciptakan nilai tambah. Rapekan adalah UMKM pengolah ikan bawal air tawar menjadi abon ikan yang mengalami permasalahan, yaitu produk belum dikenal luas, volume produksi tidak meningkat, serta persaingan pasar dengan produk sejenis sehingga memerlukan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pemasaran abon ikan Rapekan, merumuskan alternatif strategi pemasaran, serta menentukan strategi prioritas. Metode penelitian menggunakan studi kasus pada UMKM Rapekan di Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya. Alat analisis yang digunakan meliputi matriks IFAS dan EFAS, analisis SWOT, dan matriks QSPM. Hasil penelitian menunjukkan faktor internal dengan kekuatan terbesar yaitu produk memiliki sertifikasi halal MUI dan izin edar P-IRT, tersedia variasi rasa original dan pedas, variasi harga, variasi ukuran kemasan, serta produk tersedia secara offline dan online. Sementara itu, kelemahan terbesar yaitu keterbatasan tenaga kerja dalam pemasaran online, rumah produksi sederhana, serta frekuensi pemberian promo atau harga khusus sangat rendah. Untuk faktor eksternal, peluang terbesar yaitu potensi pasar yang masih luas, dukungan pemerintah bagi pelaku UMKM pengolahan ikan, serta peningkatan kualitas desain dan tampilan kemasan. Sementara itu, ancaman terbesar yaitu maraknya penjualan produk sejenis di marketplace, kehadiran produk sejenis di pasar modern yang sama, serta pesaing dengan fasilitas produksi yang lebih modern dan memadai. Rekomendasi strategi prioritas yang diterapkan adalah menetapkan pemasaran digital melalui intensifikasi penjualan dan promosi di platform digital untuk memperluas jangkauan pasar serta membangun kesadaran merek.