Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Vidioscribe untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Hu’u Sumiyati Sumiyati; Husnul Khatimah; Pupu Insaniah; Nurhayati Nurhayati; Fijriani Fijriani
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v6i1.4051

Abstract

The development of information and communication technology makes it easier for us to access everything, for this we need the competence of each person in mastering various science and technology (IPTEK). As educators, teachers must be able to develop themselves in developing the learning media used in class. The aim of this research is to test the validity, practicality and effectiveness of videoscribe media on the learning outcomes of class VII students at SMP Negeri 2 Hu'u. Researchers developed videoscribe learning media to help students study social sciences (IPS). This type of research uses Research and Development, using the ADDIE model. The sample in this study was 36 class VII students at SMP Negeri 2 Hu'u. The data collection instruments used were interviews, questionnaires and tests. The data analysis techniques used are media validity analysis, media practicality analysis, and media effectiveness analysis. The research results showed that the validity of the media and material was 86% in the "very valid" category. Meanwhile, the practicality of videoscribe media received a percentage of 85% in the Very practical category. Student learning test scores are obtained from pretest results with a Classical Completeness score of 65%. From the results of the pretest, there were 13 students who completed it and 23 students who did not meet the Maximum Completeness Criteria (KKM) with a percentage of 34%. After the posttest was carried out, there were 31 students who completed it and 4 students who did not meet the Maximum Completeness Criteria (KKM), resulting in a percentage of 88%. Thus, it can be said that the use of Videoscribe media in social studies learning at SMP Negeri 2 Hu'u is effective in improving student learning outcomes. This can be seen from the significant increase in student learning outcomes, where initially only 65% of students achieved complete KKM, after the media was implemented. Videoscribe in learning the student's completeness score is 88%.
Penggunaan Objek Sejarah Dompu Sebagai Sumber Belajar di SMA Negeri 2 Woja Sumiyati Sumiyati; Husnul Khatimah
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.82

Abstract

Objek sejarah lokal dalam penelitian yang dilakukan belakangan ini menjadi tren baru dalam pengembangan materi ajar dalam pembelajaran sejarah, khususnya Sejarah Bima- Dompu yang tidak banyak terekspos dalam buku ajar seperti sejarah Jawa dan beberapa wilayah Indonesia lainya. Pengenalan Objek sejarah local diharapkan akan memberikan warna baru dalam wawasan siswa terkait dengan pembelajaran sejarah sehingga siswa akan lebih dekat dan tentunya lebih mampu memahami terkait dengan pembelajaran sejarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan Objek sejarah Dompu sebagai sumber pembelajaran Sejarah. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan adalah diketahui nilai yang diperoleh oleh kelas kontrol rata-rata 43,8 pada Pretest dan 44,8 pada nilai post test sementara untuk kelas Eksperimen diperoleh nilai rata rata pretest 52 dan post test 73,6, sehingga bisa disimpulkan bahwa penggunaan objek sejarah Dompu sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah bisa meningkatkan hasil belajar siswa di SMA N 02 Woja Dompu.
Bahan Ajar Sejarah Maritim "Wadu Tanda Rahi" Sumiyati Sumiyati; Mulya Yusnarti; Husnul Khatimah
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 2 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i4.96

Abstract

Pembelajaran sejarah maritime yang terlaksana di STKIP Yapis Dompu belum memaksimalkan sumber sejarah daerah dan local yang dimiliki sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran masih berorentasi secara umum, sehingga perlu bahan ajar yang mengintegrasikan sejarah local dalam pembelajaran. Bahan ajar bisa memberikan kemudahan kepada peserta didik atau mahasiswa karena bisa mempelajari lebih spesifik materi terkait mata kuliah yang akan dipelajari sehingga memunkinkan ekfektifnya kegiatan diskusi, bahan ajar memunkinkan seorang pengajar atau dosen lebih berperan sebagai fasilitator dibandingkan menjelaskan secara keseluruhan terkait materi yang dijelaskan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan hasil penelitian bahwa Bahan ajar memiliki peran penting dalam pembelajaran, dalam hal ini pembelajaran sejarah maritime perlu mengintegrasikan sejarah-sejarah daerah atau sejarah local sebagai bahan ajar. Sejarah maritime wadu tanda rahi mengintegrasikan bukti sejarah maritime di Bima-Dompu dalam pembelajaran sejarah martim, hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait dengan kemampuan mengaitkan sejarah local dengan sejarah nasional. Selain itu mahasiswa akan lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dengan melibatkan lingkungan sekitarnya. Pembelajaran sejarah maritime wadu tanda rahi mendorong mahasiswa untuk mampu mengumpulkan informasi, menyusun bukti sejarah, menghubungkan sejarah daerah dan local dengan sejarah nasional dan mengkonstruksikan dalam bentuk historiografi yang utuh
Implementasi Metode Peta Konsep Pada Mata Pelajaran Sejarah dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMA Nurjannah Nurjannah; Sumiyati Sumiyati
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 3 No. 1 (2022): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v3i1.115

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk Mengetahui  ada peningkatan prestasi belajar Sejarah bagi siswa kelas XI-peminatan SMA Negeri 2 Bolo Melalui Metode Peta Konsep. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian terdiri dari  beberapa variabel yang akan diteliti, yaitu : (1) Variabel input terdiri atas, siswa, materi pembelajaran, guru dan metode peta konsep. (2) Variabel proses meliputi tahap-tahap pembelajaran yang dilakukan guru dan siswa. Hal-hal yang diamati yaitu aktivitas siswa maupun guru selama proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan metode peta konsep pohon jaringan. (3) Variabel output meliputi hasil akhir dari proses pembelajaran menggunakan metode peta konsep pohon jaringan.. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, tes, dan dokumentasi. Dapat disimpulkan dari penelitian ini yaitu bahwa pembelajaran dengan penerapan metode peta konsep dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas XI-peminatan  SMA Negeri 2 Bolo Tahun pembelajaran 2021/2022. Peningkatan prestasi belajar siswa  dapat dibuktikan dengan meningkatnya  ketuntasan belajar pada siklus satu yaitu sebesar 42,58%, dan ketuntasan belajar pada siklus dua yaitu sebesar 71,85%. Mengacu pada hasil analisis data tentang tingkat aktivitas dan kompetensi siswa tersebut, maka hipotesis alternativ (Ha) yang diajukan DITERIMA. Artinya terdapat peningkatan prestasi belajar dengan menggunakan metode peta konsep pohon jaringan pada siswa kelas XI-peminatan SMA Negeri 2 Bolo Tahun pembelajaran 2021/2022.
The Effect of Using Wordwall-Based Interactive Learning Media in Increasing Students' Learning Motivation at SMP Negeri 4 Dompu Husnul Khatimah; Rizzaludin Rizzaludin; Nurjannah Nurjannah; Sumiyati Sumiyati; Nurmi Nurmi; Danul Farhan; Dinda Amelia
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10 No 4 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i4.10030

Abstract

This study aims to determine the effect of using interactive learning media based on wordwall in increasing the learning motivation of junior high school students. This type of research is a quasi-experimental (non-equivalent control group design) with a quantitative approach. The population is all 30 students in grade VII. The sample used is grade VII students consisting of two classes, namely class VII A as an experimental class consisting of 15 people and class VII B as a control class consisting of 15 people. The sampling technique uses saturated sampling. The data collection techniques consist of questionnaires, observation and documentation. As well as data analysis using prerequisite tests namely normality test, homogeneity test, and hypothesis test (t test). Data were obtained through pretest and posttest questionnaires. Based on the results of the study, it was obtained that student learning motivation in the experimental class after the use of wordwall media was 14 students or 94% who had very high motivation criteria and 1 student or 6% who had high motivation criteria. Meanwhile, in the control class that used picture media, there were 5 students or 33% who had very high motivation criteria and 10 students or 67% who had high motivation criteria. After that, the average value of the pretest questionnaire in the experimental class was 69.47 and the control class was 59.73. While the results of the posttest questionnaire showed an average of 89.73 for the experimental class and 80.40 for the control class. Based on the results of the posttest questionnaire in the experimental and control classes, it can be seen that the value of the experimental class questionnaire is greater than the value of the questionnaire in the control class, namely 89.73>80.40. So it can be concluded that the use of interactive learning media based on wordwall is more effective in increasing student learning motivation and can be shown from the results of the t-test which obtained a significance value of 0.000<0.05 which means Ha is accepted and Ho is rejected.