Marselinus Untung Dwiatmoko
Program Studi Rekayasa Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Jurnal GEOSAPTA

ANALISIS GENESA BONE COAL BERDASARKANN KANDUNGAN ORGANIK DAN ANORGANIK PADA LAPISAN BATUBARA FORMASI TANJUNG KALIMANTAN SELATAN Annisa Annisa; Nurhakim Nurhakim; Marselinus Untung Dwiatmoko; Gasca Gutata; Novi Yardallah
Geosapta Vol 7, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v7i2.11114

Abstract

Diversifikasi pemanfaatan batubara tidak terlepas dari kesiapan teknologi pemanfaatan batubara dan peningkatan jumlah cadangan yang dapat ditambang secara ekonomis. Kehadiran material lain pada lapisan batubara seperti silika (bone coal) akan menurunkan produktivitas penambangan dan menjadi masalah dalam pengolahan. Namun keterdapatan bone coal sangat beragam, baik ukuran, bentuk, posisi, dan persebaran, sehingga diperlukan kajian pembentukannya. Tujuan penelitian adalah menganalisis genesa bone coal di Formasi Tanjung berdasarkan komposisi maseral dan mineral.Pendekatan ilmiah pada penelitian ini menggunakan beberapa analisis diantaranya analisis Petrografi Organik untuk mengetahui komposisi maseral, komposisi mineral, uji kualitas batubara proksimat dan analisis ICP-MS. Didukung oleh pola persebaran yang terkonsentrasi pada rekahan, mineral terbentuk secara autigenetik. Maka Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pembentukan, persebaran, dan jumlah bone coal, yang berimplikasi pada perbedaan penanganan dan jenis pemanfaatan.  Bone coal yang diteliti diambil dari Formasi Tanjung pada Cekungan Barito. Bone coal Formasi Tanjung terdiri atas funginite, telinite, collotelinite, cutinite, sporinite, dan kuarsa sebagai mineral matter. Kuarsa hadir mengisi rekahan memanjang pada material organik dan berbentuk subhedral sampai euhedral. Bone coal Formasi Tanjung terdeteksi pada memiliki kandungan SiO2 rata-rata sebanyak 50,3% dan dengan kandungan ash rata-rata 57,5% adb dari analisis proksimat.. Hal ini juga membuktikan bahwa kandungan ash pada bone coal jauh lebih tinggi daripada kandungan ash pada batubara pembawa (3-5% adb) karena proses konsentrasi kuarsa.
PERENCANAAN DISPOSAL PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA Christian Londong; Nurhakim Nurhakim; Marselinus Untung Dwiatmoko; Sari Melati
Geosapta Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i1.4207

Abstract

Pada tahun 2012 PT Servo Mining Contractor berencana akan membuka pit baru di wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) Koperasi Unit Desa (KUD) Penerus Baru 1, yaitu Pit D.  Oleh sebab itu, perlu direncanakan pembuatan disposal untuk overburden (OB) dari pit tersebut.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konstruksi disposal, menentukan pengendali erosi di sekitar lereng disposal, membuat rancangan ramp pada disposal, menentukan kapasitas dan menentukan kebutuhan alat gusur bulldozer, sehingga dapat diketahui umur disposal yang direncanakan.Perancangan disposal menggunakan perangkat lunak Minescape 4.118 dengan target pemindahan overburden direncanakan sebesar 60,000 BCM/bulan.  Kontruksi disposal menggunakan overall slope 28o dengan tinggi jenjang  8 m dan lebar jenjang 5 m dengan sistem pot akan diterapkan untuk kegiatan reklamasi untuk mencegah kekurangan tanah pucuk (top soil). Pengendalian erosi yang direncanakan backslope sebesar 2% dan dan pembuatan saluran sepanjang  270 m dengan dimensi lebar permukaan 2 m, kedalaman saluran 0.9 m, lebar dasar permukaan 1 m dengan sudut 61o. Ramp disposal dirancang dengan panjang 266.15 m dengan beda tinggi 23.02 m. Ramp berada di sisi utara lereng disposal. Kebutuhan alat bulldozer adalah 1 unit dengan lama pengerjaan selama 5 bulan. Kapasitas overburden yang mampu ditampung di disposal ini sebanyak 260,990 CCM sehingga masih terdapat sisa overburden Pit D sebesar 25,752.57 CCM yang akan ditimbun ke dalam Pit D dengan metode backfilling. Kata-kata kunci : Perencanaan Tambang, Disposal, Overburden