Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

USAHA PENGGEMUKAN SAPI SIMMENTAL PERANAKAN ONGOLE DENGAN APLIKASI BAHAN DASAR Indigofera, sp. Wily Andani; Wiwik Ambarsari; Yudhi Mahmud; Asep Suherman
AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.813 KB) | DOI: 10.32627/agritekh.v2i2.403

Abstract

This study aim to know average of weight gain of SIMPO cattle by aplication Indigofera, sp., bran rice and ammoniated fermented rice straw and SIMPO cattle with ration of the breeder’s habits, total cost of production, revenue, business profits, R/C, and rentability. Fattening cattle SIMPO in the Livestock Group “Tunggal Rasa”. This research was conducted since May to August 2017 in the Livestock Group “Tunggal Rasa” in Majasari Village Sliyeg District Indramayu Regency. Methods of research using survey method and experiment method with descriptive approach. Sample were taken purposively with 2 people. The result were obtained average of increased weight of cattle SIMPO by providing feed combination of rice bran, Indigofera, sp., and ammoniated fermented rice straw for 3 months was 64.5 kg/head, average of total production cost was IDR 13,386,904.20, average of revenue was IDR 18,585,000.00, average of profit was IDR 5,198,095.80, average of R/C value was 1.39, and average of rentability was 38.84%, while the average weight gain of beef cattle SIMPO by providing feed of the breeder’s habits, that was used fresh straw, fresh grass, rice bran, molasses, and salt for 3 months was 52.25 kg/head, average of total production cost was IDR 14,272,652.96, average of revenue was IDR 18,135,000.00, average of profit was IDR 3,862,347.04, average of R/C value was 1.27, and average of rentability was 27.09%.
Analisis Usaha Penggemukan Sapi Peranakan Ongole (PO) dengan Pemberian Ransum Dedak Padi dan Jerami Fermentasi Amoniasi di Kelompok Ternak Tunggal Rasa, Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Siti Aan Anisa; Wiwik Ambarsari; Yudhi Mahmud; Asep Suherman
Agri Wiralodra Vol. 15 No. 1 (2023): preferensi dan analisis usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v15i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata bobot akhir sapi, penerimaan peternak, keuntungan, efesiensi, dan rentabilitas pada usaha penggemukan Sapi “Peranakan Ongole” (PO) dengan pemberian ransum dedak padi dan jerami fermentasi amoniasi di Kelompok Ternak Tunggal Rasa. Penelitian ini dilakukan sejak Mei sampai Agustus 2017 di Kelompok Ternak Tunggal Rasa, Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Metode penelitian ini menggunakan mix methods, kombinasi antara eksperimen dan survey. Desain penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Analisis data dengan menggunakan analisis usahatani. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata bobot akhir sapi adalah 255,67 kg sedangkan kebiasaan peternak 226,50 kg. Penerimaan yang diperoleh peternak dengan menggunakan ransum dedak padi dan jerami padi fermentasi amoniasi sebesar Rp 12.783.333,33/tiga bulan, sedangkan penerimaan dengan pemberian ransum kebiasaan peternak gunakan sebesar Rp 11.325.000,00/tiga bulan. Keuntungan yang diperoleh peternak dengan menggunakan ransum dedak padi dan jerami padi fermentasi amoniasi sebesar Rp 2.279.979,49 /tiga bulan, sedangkan ransum kebiasaan peternak gunakan sebesar Rp 876.169,01/tiga bulan. Rata–rata R/C pada peternak yang menggunakan ransum dedak padi dan jerami padi fermentasi amoniasi sebesar 1,22 /tiga bulan, sedangkan ransum yang biasa peternak gunakan sebesar 1,08/tiga bulan. Rata–rata Rentabilitas pada peternak yang menggunakan ransum dedak padi dan jerami padi fermentasi amoniasi sebesar 22,05% /tiga bulan sedangkan ransum kebiasaan peternak gunakan sebesar 8,29% /tiga bulan.
Perbandingan Analisa Usaha Penggemukan Sapi PO yang Diberi Ransum Komersil dan JPFA Dengan Ransum Dedak Padi, Indigofera, sp., dan JPFA pada Kelompok Ternak Tunggal Rasa Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Sri Anipah; Asep Suherman; Yudhi Mahmud
Agri Wiralodra Vol. 15 No. 1 (2023): preferensi dan analisis usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v15i1.62

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rata-rata bobot akhir sapi, penerimaan, keuntungan, efisiensi dan rentabilitas pada usaha penggemukan Sapi Peranakan Ongole yang diberi ransum komersil dan JPFA dengan dedak padi, Indigofera, sp., dan JPFA pada Kelompok Ternak Tunggal Rasa Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah Mix Methode (metode campuran) yaitu metode survey dan metode eksperimen. Penelitian dilakukan selama tiga bulan yaitu mulai dari bulan Mei sampai Agustus 2017 di Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuntitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan menggunakan analisis usahatani. Hasil penelitian menunjukan rata-rata bobot akhir sapi pada ransum A (Komersil dan JPFA) adalah 290,83 kg, penerimaan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 14.541.666,67., keuntungan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 2.765.090,05., Rata-rata R/C pada peternak sebesar 1,24 dan rata-rata rentabilitas peternak sebesar 24%. Sedangkan rata-rata bobot akhir sapi pada ransum B (Dedak padi, Indigofera, sp., dan JPFA) adalah 286,00 kg, penerimaan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 14.300.000,00., keuntungan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 3.171.602,05., Rata-rata R/C pada peternak sebesar 1,29 dan Rata-rata rentabilitas peternak sebesar 29%.