Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Media Karya Kesehatan

Pelatihan Pertolongan Pertama Korban Tenggelam pada Nelayan dengan Metode Simulasi Rizeki Dwi Fibriansari; Arista Maisyaroh; Eko Prasetya Widianto
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 1 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i1.35905

Abstract

Pengetahuan tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam bagi masyarakat pesisir sangat diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan bantuan, terutama para nelayan yang memiliki resiko dari pekerjaaan di wilayah perairan, akan tetapi kondisi saat ini sangat sedikit edukasi yang diberikan kepada masyarakat sebagai penolong pertama di tempat kejadian. Oleh karena itu keris Agroners melakukan edukasi pelatihan pertolongan korban tenggelam pada nelayan untuk meningkatkan kesadaran dan keberhasilan nelayan saat memberikan pertolongan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peningkatan pengetahuan nelayan dalam menolong korban tenggelam dengan metode simulasi. Hasil yang didapatkan terdapat nilai p value < 0.005, sehingga dapat disimpulkan bahawa terdapat perbedaaan kemampuan nelayan dari sebelum dan setelah dilakukan pelatihan dengan metode simulasi. Metode simulasi yang efektif, dapat mengajarkan seseorang secara mudah dalam memahami pengetahuan baru. Hasil ini menunjukan bahwa metode simulasi sangat efektif digunakan untuk melatih orang awam dalam melakukan pertolongan pertama korban tenggelam. Kata kunci: Nelayan, resusitasi jantung paru, tenggelam. 
Efektifitas Pelatihan Bantuan Hidup Dasar terhadap Peningkatan Kemampuan Siswa Mts Negeri 1 Lumajang dalam Penanganan Kegawatdaruratan Tersedak Akibat Obstruksi Benda Asing Arista Maisyaroh; Syaifuddin Kurnianto; Eko Prasetya Widianto
Media Karya Kesehatan Vol 5, No 2 (2022): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v5i2.35521

Abstract

Tersedak merupakan kejadian kewagatdaruratan yang sering terjadi di masyarakat terutama di kalangan siswa sekolah, oleh karena itu sangat diperlukan untuk mendidik dan melatih siswa dalam penanganan tersedak terutama apabila kegawatan terjadi di area sekolah. Penanganan awal dengan benar kasus tersedak dapat mengurangi resiko kematian akibat kasus ini. Oleh karena itu keris Agroners Prodi D3 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Jember melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan penanganan kegawatdaruratan tersedak pada siswa kelas 7 dan 8 sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lumajang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa MTS Negeri 1 Lumajang dalam menangani kejadian kegawatdaruratan tersedak akibat benda asing di jalan napas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, demonstrasi dan redemonstrasi dengan menggunakan media power point, x-banner, probandus dan phantom. Peningkatan kemampuan siswa diukur menggunakan lembar evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan. Hasil penilaian kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan didapatkan hasil p = 0.000 atau p < 0.05, yang berarti terdapat perbedaaan kemampuan siswa dari sebelum dan setelah dilakukan pelatihan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan dan pelatihan pada siswa sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menangani kejadian kegawatdaruratan tersedak akibat obstruksi benda asing di jalan napas.Kata kunci: Kegawatdauratan, obtruksi jalan napas, pelatihan.
Training of Posyandu Cadres in Pre-Hospital Management of Fever in Toddlers Maisyaroh, Arista; Widianto, Eko Prasetya; Kurnianto, Syaifuddin
Media Karya Kesehatan Vol 7, No 1 (2024): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/.v7i1.43523

Abstract

Parents' lack of knowledge in managing febrile seizures at home can increase the risk of complications such as Neurotransmitter damage and Epilepsy Damage from long-lasting attacks. The purpose of this community service is to improve the ability of cadres and parents in first aid for febrile seizures at home in toddlers. The training involved 40 posyandu cadres and parents, who measured the knowledge of febrile seizure management before the exercise was carried out. After providing training using simulations, measurements were carried out. The data were analyzed with the Wilcoxon Signed Rank Test, and the p-value < 0.001 were obtained so that there were differences before and after the training so that the simulation method effectively improved cadres' ability and parents' first aid for febrile seizures. This training can increase the knowledge of cadres and parents in first aid for febrile seizures at home, which can reduce complications due to febrile seizures in a toddler.Keywords: Febrile seizures, pre-hospital management, toddler