Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN MODAL SOSIAL DENGAN TINGKAT PERKEMBANGAN KELOMPOK TANI DI NEGERI HUTUMURI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN KOTA AMBON Batkormbawa, Cinthya; Adam, Felecia P; Wenno, Noviar F
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 1 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i1.1980

Abstract

Modal sosial sangat erat kaitannya dengan pencapaian tujuan bersama dalam suatu jaringan hubungan sosial. Jaringan hubungan sosial terdiri dari individu – individu yang memiliki tujuan yang sama untuk bergabung ke dalam jaringan tersebut. Modal sosial terbentuk dari hubungan sosial dimana seorang individu terhubung dengan individu lainnya dan melakukan hubungan timbal balik, pemberi informasi juga mendapatkan informasi. Hubungan timbal balik yang dimaksud ialah kegiatan berbagi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan kelompok tani, tingkat modal sosial dan hubungan antara modal sosial dengan tingkat perkembangan kelompok tani di Negeri Hutumuri. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer yang didapatkan melalui wawancara dengan responden dan data sekunder data yang diperoleh dari instansi dan literatur terkait masalah penelitian. Data yang telah dikumpulkan kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan menggunakan 2 metode yaitu skala likert dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perkembangan kelompok tani di negeri Hutumuri tergolong kelas lanjut dan madya. Tingkat modal sosial tergolong kategori tinggi. Hasil uji korelasi Rank Spearman menunjukkan ada hubungan yang cukup kuat antara tingkat modal sosial dengan tingkat perkembangan kelompok tani di lokasi penelitian.
KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH: (STUDI KASUS di DESA WAIHATU KECAMATAN KAIRATU BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT) Zariah, Yuyun; Girsang, Wardis; Adam, Felecia P
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 11, No 3 (2023): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v11i3.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan terhadap ketahanan pangan rumah tangga petani padi. Lokasi penelitian berada di Desa Waihatu, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Barat. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang sebagai petani padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani yang berstatus sewa mempunyai tingkat pendapatan lebih rendah dibandingkan petani pemilik, begitu pula sebaliknya pendapatan petani pemilik lebih tinggi. Pendapatan rata-rata dari usahatani padi sawah adalah 47%. Rata-rata konsumsi energi dan protein rumah tangga petani padi sawah sebesar 916 kkal/orang/hari dan 54 gram/orang/hari, kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani padi sawah 93% rentan pangan, tergolong aman pangan sebesar 7%.
PERAN DAN KONTRIBUSI PEREMPUAN PAPALELE IKAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DUSUN SERI NEGERI URIMESSING KECAMATAN NUSANIWE KOTA AMBON Tuhumury, Reinhard F; Kakisina, Leunard O; Adam, Felecia P
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 1 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i1.1972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan papalele ikan dan kontribusi perempuan papalele ikan terhadap pendapatan rumah tangga di Dusun Seri Negeri Urimessing Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data primer melalui wawancara dan kuesioner dan pengumpulan data sekunder melalui literatur yang terkait dengan penelitian, juga data dari institusi tertentu. Sampel diambil sebanyak 100% jumlah populasi perempuan papalele ikan di Dusun Seri yaitu 20 orang dengan Teknik sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan papalele ikan di Dusun Seri lebih banyak dilakukan di sektor publik (berjualan ikan) dengan jumlah rata-rata curahan waktu sebanyak 10 jam per hari. Sedangkan di sektor domestik rata-rata hanya berkisar 4,1 jam per hari. Kontribusi perempuan papalele ikan terhadap pendapatan rumah tangga sebesar 85,28% yang berarti bahwa perempuan papalele ikan memiliki peranan yang sangat penting dalam keluarga.
KEADAAN SOSIAL EKONOMI DAN SISTEM PENGELOLAAN TANAMAN PALA DI NEGERI LILIBOOI, KECAMATAN LEIHITU BARAT KABUPATEN MALUKU TENGAH Unitly, Moilena; Adam, Felecia P; Wenno, Noviar F
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 1 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i1.1974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan sosial ekonomi dan sistem pengelolaan tanaman pala di desa Lilibooi, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan adalah diskriptif kualitatif yakni mendeskripsikan kondisi sosial dan ekonomi tanaman pala usahatani rakyat yang dikelola secara tradisional. Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 petani yang ditentukan secara acak dari semua populasi petani pala di Neberi Lilibooi. Data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan petani setempat dan data sekunder diperoleh melalui referensi yang tersedia dari lembaga resmi yang relevan dengan penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan distribusi skor dan kategori skala penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial ekonomi Negeri Lilibooi telah memadai. Sistem pengelolaan pala di Negeri Lilibooi masih menerapkan sistem budidaya tradisional (bersifat turun-temurun). Kepemilikan lahan yang pada mulanya dikelola secara bersama oleh keluarga secara perlahan mulai beralih kepada kepemilikan individual berdasarkan garis keturunan. Dengan berubahnya struktur agraria seperti ini maka berdampak juga terhadap produksi tanaman pala yang dihasilkan, pemanfaatan untuk wilayah permukiman dan terjadi diversifikasi ragam usatani.  Hasil produksi ini berhubungan langsung dengan pendapatan yang akan diterima oleh petani pala. 
Kontribusi Petani Perempuan (Usahatani Sayuran Terhadap Pendapatan Rumahtangga Didesa Waiheru) Kecamatan Teluk Ambon Baguala Afitu, Ketsia; Adam, Felecia P; Luhukay, Johana M
Jurnal Agrosilvopasture-Tech Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Agrosilvopasture-Tech
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/j.agrosilvopasture-tech.2024.3.1.74

Abstract

This research aims to determine the contribution of farmers to household income. The research location is Waiheru village, Teluk Ambon Baguala District. The sampling method uses a sampling technique that covers the entire population of female farmer respondents, with 30 participants. The research results show that the largest contribution from female farmers is 77%, and 100% are widows with a huge contribution to the household. In comparison, the lowest contribution percentage is 37% for household contributions. The average income provided by female farmers who focus on vegetables is around Rp. 3.287.500, while other household members have an income of Rp.5.303.988; thus, the total contribution to household income can be calculated as a percentage of 61.10%.
KONTRIBUSI PENDAPATAN BURUH HARIAN LEPAS PEREMPUAN PADA PERKEBUNAN NILAM (Pogostemon cablin Benth) TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA WAELO KECAMATAN WAELATA KABUPATEN BURU Muntorik, Ahmad; P. Adam, Felecia; Lawalata, Marfin
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i1.1607

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk menganalisis kontribusi pendapatan buruh harian lepas perempuan pada perkebunan nilam (Pogostemon Cablin Benth) terhadap pendapatan keluarga di desa Waelo kecamatan Waelata Kabupaten Buru. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan persamaan, dan dianalisis menggunakan Microsoft Excel. Teknik penentuan sampel dalam kajian ini dilakukan secara sengaja, sampel yang didapat yaitu 25 responden. Hasil kajian menunjukan sumbangan penghasilan buruh harian lepas perempuan terhadap penghasilan keluarga rata - rata sebesar 54,36% dari total penghasilan keluarga, dengan rataan penghasilan sebesar Rp. 1.859.200 perbulan. Tingkat persentase kontribusinya berdasarkan kriteria pengukuran menurut (Sumantri et al., 2004) yaitu 2 orang buruh harian lepas masuk dalam tingkat persentase kontribusi (21%-40%) yang berarti kontribusinya rendah, 12 orang buruh harian lepas masuk dalam tingkat persentase kontribusi (41%-60%) yang berarti kontribusinya sedang/cukup, dan 11 orang buruh harian lepas lainya masuk dalam tingkat persentase kontribusi (61%-80%) yang berarti kontribusinya tinggi. Penghasilan buruh harian lepas perempuan pada perkebunan nilam dialokasikan sepenuhnya untuk keperluan rumah tangga. Kata kunci: Kontribusi, Pendapatan, Pekerja Perempuan
MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK NEGERI (BUMNEG) DI KECAMATAN LEITIMUR SELATAN Kailuhu, Jusyan D; Adam, Felecia P; Lawalata, Marfin
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 12, No 3 (2024): AGRILAN : JURNAL AGRIBISNIS KEPULAUAN
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v12i3.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen  dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negeri (BUMNeg) di Kecamatan Leitimur Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami subyek penelitian di lapangan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengurus BUMNeg dan Pemerintah Negeri dari yang  Negeri Hutumuri, Rutong, Leihari, Hukurila, Ema, Kilang dan Hatalae sebanyak 14 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Manajemen BUMNeg di kecamatan Leitimur Selatan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan sudah berjalan dengan baik namun khusus untuk Negeri Hatalae kurang maksimal di aspek perencanaan.
Peran Perempuan dalam Pemenuhan Nafkah Rumah Tangga di Desa Masihulan Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah Ipa, Nurlaelatul; Sopamena, Junianita F.; Adam, Felecia P.
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 8 No 1 (2025): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol8issue1page1-13

Abstract

Abstrak Perempuan dalam rumah tangga sering dianggap hanya mengurus urusan domestik, padahal mereka memiliki peran penting dalam mendukung ekonomi keluarga, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Masihulan. Terbatasnya akses terhadap sumber daya alam mendorong perempuan untuk mencari cara alternatif dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka menjalani peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Penelitian ini bertujuan mengungkap peran perempuan dalam pemenuhan nafkah keluarga di Desa Masihulan, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik purposive sampling terhadap 21 responden dari 116 KK, data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan berperan penting terhadap kebutuhan dasar keluarga seperti sandang, pangan, dan papan. Dalam aktivitas domestik, mereka menghabiskan sekitar 17 jam per hari untuk pekerjaan rumah tangga, sementara 4 jam digunakan untuk aktivitas ekonomi seperti berkebun, berjualan, atau membantu suami. Pembagian waktu ini menunjukkan betapa besar peran mereka dalam kehidupan rumah tangga. Kata kunci: Peran, perempuan, nafkah rumahtangga Abstract Women in rural households are often seen only as caretakers of domestic duties, yet they play a crucial role in supporting family livelihoods. In Masihulan Village, due to limited access to natural resources, women actively seek alternative ways to help meet their families’ needs. They take on dual responsibilities: managing household duties while also contributing to the household income. This study aims to explore women’s roles in household income fulfillment in Masihulan Village, Seram Utara District, Central Maluku Regency. Using a qualitative descriptive method with purposive sampling, data were collected from 21 respondents out of 116 households through interviews and documentation. Findings reveal that women are central to fulfilling basic needs such as food, clothing, and shelter. They spend approximately 17 hours per day on domestic tasks like cleaning, cooking, washing, and preparing meals. In addition, they dedicate about 4 hours daily to economic activities such as gardening, small-scale trading, stone breaking, and selling fish caught by their husbands. This balance of domestic and public roles illustrates women’s vital contribution to household sustainability. Keywords: Role, Women, Household Maintenance