Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI TERHADAP KOMBINASI PUPUK ANORGANIK DAN POC KEONG MAS (Glycine max L.) Rudi Wardana; Dini Arij Nabila; Tirto Wahyu Widodo; Liliek Dwi Soelaksini
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.77-86

Abstract

Produksi kedelai di Indonesia hingga saat ini belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia. Rerata kebutuhan kedelai secara nasional mencapai 3,4-3,6 juta ton pertahun, sedangkan produksinya hanya 20%-30% dari kebutuhan tersebut. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi tanaman kedelai yaitu dengan cara pemberian POC keong mas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian kombinasi pupuk anorganik dan POC keong mas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non faktorial yang terdiri atas 7 perlakuan yaitu tanpa POC (100% pupuk anorganik), konsentrasi POC 250 ml/l +50% anorganik, 300 ml/l+50% anorganik, 350 ml/l +50% anorganik, 400 ml/l +50% anorganik, 450 ml/l+50% anorganik dan 500 ml /l+50% anorganik. Sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi POC 500 ml/l+50% anorganik menunjukkan hasil tertinggi pada tinggi tanaman, jumah cabang produktif, berat biomassa tanaman kedelai, jumlah polong persampel, berat segar polong persampel, berat kering polong persampel dan berat kering biji persampel.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) TERHADAP APLIKASI POC LIMBAH TAHU Alvianak; Liliek Dwi Soelaksini; Jumiatun Jumiatun; Trisnani Alif
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.87-96

Abstract

Peningkatan produksi kacang tanah dilakukan melalui aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tahu yang dapat memberikan unsur hara dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman kacang tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan hasil produksi kacang tanah melalui pengaplikasian POC Limbah Tahu. Penelitian dilaksanakan di lahan pertanian Desa Antirogo Kabupaten Jember pada bulan Agustus 2023 sampai bulan Desember 2023. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 6 taraf perlakuan: Pupuk anorganik 100% (kontrol), Pupuk anorganik 50%, POC 325 ml/liter dan Pupuk anorganik 50%, POC 350 ml/liter dan Pupuk anorganik 50%, POC 375 ml/liter dan Pupuk anorganik 50%, POC 400 ml/liter dan Pupuk anorganik 50%. Penelitian ini menunjukkan perlakuan POC limbah tahu konsentrasi 375 ml/liter pengaruh berbeda nyata pada jumlah polong cipo per sampel, jumlah polong bernas per sampel, berat polong basah beranas per sampel, berat polong kering bernas per sampel dan berat biji kering per sampel.
RESPONS APLIKASI PGPR DAN PUPUK KOTORAN KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI JAGUNG (Zea mays L.) Riski Ragil Gunawan; Liliek Dwi Soelaksini
Jurnal Javanica Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Terapan Agribisnis
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/javanica.v3i2.24.110-120

Abstract

Kualitas lahan dengan kandungan nutrisi yang tidak seimbang mempengaruhi pertumbuhan tanaman khususnya jagung. PGPR dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman dengan mengoptimalkan kinerjanya. Kotoran kelinci merupakan bahan organik tambahan yang diperlukan untuk menunjang kinerja PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan pupuk PGPR dan kotoran kelinci dengan dosis tertentu terhadap perkembangan dan produksi tanaman jagung. Percobaan dirancang menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dua komponen, tiga ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi PGPR: 0, 5, dan 10 ml/L. Faktor kedua adalah jumlah pupuk kotoran kelinci: 0, 5, atau 10 ton/ha. Variabel yang dicatat adalah tinggi tanaman, lebar daun, berat pipilan per sampel, berat tongkol kering per sampel, dan berat tongkol kering per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi konsentrasi 5 ml/L dan dosis 5 ton/ha menimbulkan interaksi paling besar antara perlakuan PGPR dan pupuk kotoran kelinci terhadap variabel lebar daun. Konsentrasi PGPR mempengaruhi variabel tinggi tanaman sebesar 10 ml/L. Interaksi PGPR dan pupuk kotoran kelinci mempengaruhi variabel berat tongkol kering per sampel dan berat tongkol kering per plot. Pupuk berbahan kotoran kelinci yang dikombinasikan dengan PGPR dalam jumlah yang tepat akan membantu jagung tumbuh lebih cepat.