Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Bahtera Indonesia

BAHASA SUNDA CIREBON DI KECAMATAN DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON; KAJIAN GEOGRAFI DIALEK Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v4i1.5

Abstract

Penelitian ini berjudul “Bahasa Sunda Cirebon di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon: Kajian Geografi Dialek”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kosakata bahasa Sunda Cirebon di Kecamatan Dukupuntang, mengetahui berapa banyak kosakata khas bahasa Sunda di Kecamatan Dukupuntang, dan memetakan kosakata bahasa tersebut. Dari pemetaan unsur bahasa diperoleh gambaran bahwa sebaran unsur bahasa berbeda-beda, terutama desa yang menggunakan BJC. Ada beberapa kosakata yang merupakan bahasa khas di Kecamatan Dukupuntang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif, yaitu mendefinisikan data, sebagaimana terdapat di lokasi penelitian. Metode ini dilakukan melalui pengumpulan data dengan cara observasi langsung di lapangan dan wawancara, manusia sebagai pengumpul data utama. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur bahasa Sunda di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon (BSC). Dari satu kecamatan ini dipilih tujuh desa sebagai sampel yang diteliti, yakni mengambil dua orang informan dari setiap desa. Hasil penelitian didapat daerah pakai unsur Bahasa Sunda Bandung (BSB) ditemukan di desa Mandala. Daerah pakai kosakata Bahasa Sunda Cirebon (BSC) ditemukan di desa Sindang Jawa, desa Girinata, dan desa Cipanas. Desa yang lainnya menggunakan bahasa sehari-harinya adalah bahasa Jawa Cirebon.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN BAHASA INDONESIA DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIKCOM) Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v4i2.52

Abstract

Pada penelitian ini menganalisis kesalahan ejaan bahasa Indonesia yang digunakan oleh media massa daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019. Data yang diambil dalam penelitian ini ada tujuh berita yang terbit pada tangga 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19). Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui jenis ejaan yang salah dalam penulisan berita daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19); dan (2) menganalisis kesalahan ejaan bahasa Indonesia pada media massa daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena pada penelitian ini mencari kesalahan ejaan bahasa Indonesia baik itu dari penggunaan huruf (huruf miring), kata (kata konjungsi), atau penggunaan tanda baca pada media massa daring. Bogdan dan Taylor dalam Moleong (2010:4) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Kesalahan ejaan bahasa Indonesia yang digunakan oleh media massa daring Detikcom yang diterbitkan pada tanggal 6 dan 8 September 2019 pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19) sebagian besar terdapat pada huruf miring penamaan istilah bahasa asing. Jenis kesalahan yang ditemukan pada edisi terbitan di atas adalah (1) kesalahan penggunaan huruf miring; (2) kesalahan penggunaan tanda baca; (3) kesalahan pengguanaan gabungan kata; dan (4) kesalahan penggunaan angka dan bilangan. Kesalahan ejaan bahasa Indonesia di media massa daring Detikcom dalam bentuk pedoman penulisan huruf, kata, dan tanda baca.
MALING (DRAMA TARLING) PADA SISWA-SISWA SMA SE-KABUPATEN INDRAMAYU Saroni, Saroni; Triana Winata, Nana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.94

Abstract

ABSTRAK Seni pertunjukan tarling di Indramayu merupakan pertunjukan teater tradisional. Kondisi ideal yang diharapkan adalah seni pertunjukan tarling sebagai identitas daerah Indramayu tetap lestari, tetapi ternyata semakin pudar dan tak bertenaga. Dengan demikian, perlu adanya revitalisasi budaya lokal melalui pemberdayaan generasi muda. Upaya revitalisasi seni pertunjukan tarling merupakan upaya pemertahanan eksistensi kesenian tradisional tarling kepada generasi muda. Revitalisasi perlu segera dilakukan karena seni pertunjukan tarling telah hampir punah karena tidak menjadi sebuah industri yang berasal dari kreativitas senimannya. Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas, peneliti merancang penelitian sebagai berikut: 1) menyebarkan angket pada siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu terkait dengan minat drama, 2) melakukan pelatihan MALING (Drama Tarling) bagi siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu, 2) untuk menunjang pelatihan MALING (Drama Tarling) maka, peneliti melakukan kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk memanfaatkan alat-alat gamelan tarling sebagai penunjang dalam melakukan penelitian, 4) untuk membantu program kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu yaitu mengadakan malam pementasan drama di taman kota Indramayu, maka tim merancang sebuah pementasan per kelompok untuk dapat dipentaskan setiap minggunya, 5) menyebarkan angket pada siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu yang mengikuti pelatihan MALING (Drama Tarling) untuk mengetahui perkembangan minat drama. Hasil penelitian melalui angket awal yang disebar menunjukan bahwa aspek pengetahuan dengan nilai 331 kategori baik, aspek minat dengan nilai 297 kategori baik, aspek apresiasi dengan nilai 307 kategori baik, aspek sikap dengan nilai 291 kategori baik, dan yang terakhir aspek harapan dengan nilai 286 kategori baik. Jika dibandingkan antara angket awal dan akhir, adanya peningkatan minat dan keterampilan siswa dalam bermain drama. Pada aspek pengetahuan dengan nilai 425 kategori sangat baik, aspek minat dengan nilai 407 kategori sangat baik, aspek apresiasi dengan nilai 419 kategori sangat baik, aspek sikap dengan nilai 412 kategori sangat baik, dan yang terakhir aspek harapan dengan nilai 434 kategori sangat baik. Hal ini menunjukan bahwa dengan adanya pelatihan MALING dapat membantu dalam meningkatkan minat dan keterampilan siswa dalam bermain drama. Oleh karena itu pelatihan MALING (Drama Tarling) perlu direkomendasikan dan diharapkan tetap berlanjut untuk kelestarian seni budaya Indramayu. Kegiatan ini sangat efektif dalam menumbuhkan minat siswa-siswa/generasi baru dan eksistensi kesenian tradisional tarling kepada generasi muda dalam bermain drama tarling. Kata Kunci : Drama, Tarling, Siswa SMA, Indramayu.
PENGARUH KETERLIBATAN GURU-SISWA DALAM MENULIS KARANGAN EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DI SMA NEGERI 2 INDRAMAYU Logita, Embang; Triana Winata, Nana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.96

Abstract

In learning expositional text, there is material to identify, compile, analyze, and produce. Producing as a final project of learning exposition text because in producing students are able to think critically and student are considered to have mastered the material about identifiying, compiling and analyzing. Producing in exposition text materian in the form of writing. The use of models, methods and techniques in learnin exposition text is very important to help students more easily understand the subject conveyed by the teacher. The use of experiential learning in the learning process is an effort to develop and build student’klowlegde through their experiences. Teacher-student involvement through an experiential learning models based on student intelligence to improve skills in producing exposition text is a models that involves the active role of student by writing down their own ideas based on the experiences of student who vary according to their reseptive intellegences so that each student in producing exposition text will be varied so that this learning models is expected to help student develop or improve wrting skill especially in producing text. Keyword: exposition text, experiential learning, teacher-student involvement
PEMBINAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR DIKALANGAN MAHASISWA DI ERA MILENIAL MELALUI MEDIA SOSIAL Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i2.141

Abstract

Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional negara Indonesia yang memiliki kaidah-kaidah sesuai dengan PUEBI. Dalam berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan, kita menggunakan keterampilan berbahasa yang telah dimiliki, meskipun setiap orang memiliki tingkatan atau kualitas yang berbeda-beda. Orang yang memiliki keterampilan berbahasa secara optimal, setiap tujuan komunikasinya akan dapat dengan mudah tercapai. Lain halnya bagi orang yang memiliki tingkat keterampilan bahasa lemah, dalam melakukan komunikasi bukan tujuannya yang akan tercapai, tetapi justru akan sering timbul kesalahpahaman antara penutur dan mitra tuturnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah membentuk pemahaman penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di era digital pada kalangan mahasiswa, serta membekali target khalayak dalam berperilaku positif di media sosial, sehingga terbentuk perilaku terbuka (overt behavior) yang tampak dari target khalayak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, berarti peneliti menganalisis data yang dikumpulkan dapat berupa kata-kata, gambar dan bukan angka-angka. Dari hasil pembinaan yang dilakukan melalui media sosial instagram dan tik tok, mendapatkan respons positif dari peserta pembinaan bahasa Indonesia. Banyak pengetahuan baru yang mereka dapatkan dari hasil unggahan. Hasil unggahan baik itu melalui instagram dan tik tok dapat menjadi bekal untuk semua kalangan dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan PUEBI yang berlaku.
BAHASA SUNDA CIREBON DI KECAMATAN DUKUPUNTANG KABUPATEN CIREBON; KAJIAN GEOGRAFI DIALEK Nana Triana Winata
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v4i1.5

Abstract

Penelitian ini berjudul “Bahasa Sunda Cirebon di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon: Kajian Geografi Dialek”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kosakata bahasa Sunda Cirebon di Kecamatan Dukupuntang, mengetahui berapa banyak kosakata khas bahasa Sunda di Kecamatan Dukupuntang, dan memetakan kosakata bahasa tersebut. Dari pemetaan unsur bahasa diperoleh gambaran bahwa sebaran unsur bahasa berbeda-beda, terutama desa yang menggunakan BJC. Ada beberapa kosakata yang merupakan bahasa khas di Kecamatan Dukupuntang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif, yaitu mendefinisikan data, sebagaimana terdapat di lokasi penelitian. Metode ini dilakukan melalui pengumpulan data dengan cara observasi langsung di lapangan dan wawancara, manusia sebagai pengumpul data utama. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur bahasa Sunda di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon (BSC). Dari satu kecamatan ini dipilih tujuh desa sebagai sampel yang diteliti, yakni mengambil dua orang informan dari setiap desa. Hasil penelitian didapat daerah pakai unsur Bahasa Sunda Bandung (BSB) ditemukan di desa Mandala. Daerah pakai kosakata Bahasa Sunda Cirebon (BSC) ditemukan di desa Sindang Jawa, desa Girinata, dan desa Cipanas. Desa yang lainnya menggunakan bahasa sehari-harinya adalah bahasa Jawa Cirebon.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN PADA BERITA POLITIK EDISI APRIL 2023 DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIK.COM) Khaerul Anwar; Samsul Bahri; Nana Triana Winata
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v8i2.546

Abstract

This study analyzes and describes spelling errors in political news in the April 2023 edition of the Detik.com newspaper. The data in this study are spelling errors in the form of capital letters errors, word writing errors, italics errors, symbol writing errors. numbers, and punctuation errors. The objectives of this research include, among others, (1) knowing the types of spelling errors that exist in political news in the April 2023 edition of the Detik.com mass media and (2) analyzing and describing the forms of errors in the April 2023 edition of the Detik.com mass media. This research is a descriptive qualitative research with the subject of finding, analyzing, and describing data in the form of spelling errors. According to (Sugiyono, 2022) says that, "The qualitative research method is a research method based on the philosophy of postpositivism, used to research the conditions of natural objects, (as opposed to experiments) where the researcher is a key instrument, data collection techniques are carried out by triangulation (combined), data analysis is inductive or qualitative, and the results of qualitative research emphasize meaning rather than generalization. The results of this study are as follows. (1) Errors in writing capital letters with lots of data, ten errors in writing capital letters, (2) Errors in writing words with lots of error marks, totaling twelve errors, (3) Errors in writing italics with a total of twenty-two errors, (4 ) Errors in writing number symbols with lots of data errors, namely four writing errors, and (5) Errors writing punctuation marks with lots of data errors totaling nine writing errors.
EFEKTIVITAS METODE HYPNOTIC SPEED WRITING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS RESENSI CERPEN Winata, Nana Triana; Juidah, Imas; Saniyatunisa, Ine Musfiroh
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i1.1230

Abstract

Menulis resensi cerpen merupakan salah satu keterampilan menulis yang menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan sistematis. Namun, banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam menulis resensi karena kurangnya pemahaman struktur, minimnya ide, serta rendahnya motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode hypnotic speed writing dalam meningkatkan keterampilan menulis resensi cerpen. Metode penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design, dengan subjek penelitian terdiri dari dua kelompok: kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan metode hypnotic speed writing dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, serta dianalisis menggunakan uji statistik t-test for Equality of Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar kelas eksperimen, dengan rata-rata nilai pretest 72 meningkat menjadi 88 pada posttest. Sementara itu, pada kelas kontrol, rata-rata nilai hanya meningkat dari 70 menjadi 80. Hasil uji t-test menunjukkan nilai t = -14.868 dengan Sig. (2-tailed) = 0.000, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, metode hypnotic speed writing terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis resensi cerpen dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode hypnotic speed writing dalam pembelajaran menulis untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas peserta didik.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN BAHASA INDONESIA DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIKCOM) Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v4i2.52

Abstract

Pada penelitian ini menganalisis kesalahan ejaan bahasa Indonesia yang digunakan oleh media massa daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019. Data yang diambil dalam penelitian ini ada tujuh berita yang terbit pada tangga 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19). Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui jenis ejaan yang salah dalam penulisan berita daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19); dan (2) menganalisis kesalahan ejaan bahasa Indonesia pada media massa daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena pada penelitian ini mencari kesalahan ejaan bahasa Indonesia baik itu dari penggunaan huruf (huruf miring), kata (kata konjungsi), atau penggunaan tanda baca pada media massa daring. Bogdan dan Taylor dalam Moleong (2010:4) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Kesalahan ejaan bahasa Indonesia yang digunakan oleh media massa daring Detikcom yang diterbitkan pada tanggal 6 dan 8 September 2019 pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19) sebagian besar terdapat pada huruf miring penamaan istilah bahasa asing. Jenis kesalahan yang ditemukan pada edisi terbitan di atas adalah (1) kesalahan penggunaan huruf miring; (2) kesalahan penggunaan tanda baca; (3) kesalahan pengguanaan gabungan kata; dan (4) kesalahan penggunaan angka dan bilangan. Kesalahan ejaan bahasa Indonesia di media massa daring Detikcom dalam bentuk pedoman penulisan huruf, kata, dan tanda baca.
MALING (DRAMA TARLING) PADA SISWA-SISWA SMA SE-KABUPATEN INDRAMAYU Saroni, Saroni; Triana Winata, Nana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.94

Abstract

ABSTRAK Seni pertunjukan tarling di Indramayu merupakan pertunjukan teater tradisional. Kondisi ideal yang diharapkan adalah seni pertunjukan tarling sebagai identitas daerah Indramayu tetap lestari, tetapi ternyata semakin pudar dan tak bertenaga. Dengan demikian, perlu adanya revitalisasi budaya lokal melalui pemberdayaan generasi muda. Upaya revitalisasi seni pertunjukan tarling merupakan upaya pemertahanan eksistensi kesenian tradisional tarling kepada generasi muda. Revitalisasi perlu segera dilakukan karena seni pertunjukan tarling telah hampir punah karena tidak menjadi sebuah industri yang berasal dari kreativitas senimannya. Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas, peneliti merancang penelitian sebagai berikut: 1) menyebarkan angket pada siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu terkait dengan minat drama, 2) melakukan pelatihan MALING (Drama Tarling) bagi siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu, 2) untuk menunjang pelatihan MALING (Drama Tarling) maka, peneliti melakukan kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk memanfaatkan alat-alat gamelan tarling sebagai penunjang dalam melakukan penelitian, 4) untuk membantu program kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu yaitu mengadakan malam pementasan drama di taman kota Indramayu, maka tim merancang sebuah pementasan per kelompok untuk dapat dipentaskan setiap minggunya, 5) menyebarkan angket pada siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu yang mengikuti pelatihan MALING (Drama Tarling) untuk mengetahui perkembangan minat drama. Hasil penelitian melalui angket awal yang disebar menunjukan bahwa aspek pengetahuan dengan nilai 331 kategori baik, aspek minat dengan nilai 297 kategori baik, aspek apresiasi dengan nilai 307 kategori baik, aspek sikap dengan nilai 291 kategori baik, dan yang terakhir aspek harapan dengan nilai 286 kategori baik. Jika dibandingkan antara angket awal dan akhir, adanya peningkatan minat dan keterampilan siswa dalam bermain drama. Pada aspek pengetahuan dengan nilai 425 kategori sangat baik, aspek minat dengan nilai 407 kategori sangat baik, aspek apresiasi dengan nilai 419 kategori sangat baik, aspek sikap dengan nilai 412 kategori sangat baik, dan yang terakhir aspek harapan dengan nilai 434 kategori sangat baik. Hal ini menunjukan bahwa dengan adanya pelatihan MALING dapat membantu dalam meningkatkan minat dan keterampilan siswa dalam bermain drama. Oleh karena itu pelatihan MALING (Drama Tarling) perlu direkomendasikan dan diharapkan tetap berlanjut untuk kelestarian seni budaya Indramayu. Kegiatan ini sangat efektif dalam menumbuhkan minat siswa-siswa/generasi baru dan eksistensi kesenian tradisional tarling kepada generasi muda dalam bermain drama tarling. Kata Kunci : Drama, Tarling, Siswa SMA, Indramayu.