Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Dakwah Visual: Ekspresi Keimanan Seorang Muslim dalam Poster Digital Muntazori, Ahmad Faiz
Human Narratives Vol 1, No 2 (2020): Human Narratives
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.442 KB) | DOI: 10.30998/hn.v1i2.351

Abstract

Kesenian merupakan salah satu unsur kebudayaan yang mendapatkan perhatian khusus dalam masyarakat Islam. Praktik kesenian dalam perspektif agama yang berhubungan dengan gerakan moral, salah satunya tampak pada media dakwah visual. Tulisan ini bertujuan mengungkapkan makna poster dakwah, pesan apa yang ingin disampaikan oleh desainer kepada umat Islam secara luas. Selain itu, Tulisan ini juga ingin menemukan kaitan antara seni dan agama. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Adapun semiotika Peirce digunakan sebagai alat analisis. Hasilnya, poster dakwah sebagai media untuk berdakwah merupakan salah satu ekspresi kecintaan kepada Sang Khalik. Poster dakwah merupakan sebentuk media persuasif yang mengingatkan tugas utama makhluk kepada Tuhannya, yaitu beribadah.
The Role of Local Governments in Conserving Cultural Ornaments: A Case Study of Banten and Cirebon Mosques SUKARWO, WIRAWAN; MUNTAZORI, AHMAD FAIZ; WULANDARI
TEXTURE Art and Culture Journal Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/texture.v8i1.6162

Abstract

Globalization is a phenomenon that cannot be avoided. The openness of information and communication today makes the intrusion of foreign cultures increasingly unavoidable. Local culture based on community and tradition is threatened to slowly disappear. On the other hand, the spirit of Muslims to worship is increasingly globally oriented. For example, the current trend of building mosques with Middle Eastern ornament designs in Indonesia. Conservation of local culture can be effectively achieved through the design of mosque ornaments that apply local cultural ornamental motifs. This research is a descriptive qualitative type with a case study approach. Data collection in this research uses observation and literature study methods. The objects that became case studies in this research were iconic mosques in Banten and Cirebon. The conclusion of this research is the crucial role of the local government in bridging local cultural conservation efforts with the spirit of religiosity of Muslims.
Perancangan Infografik Animasi untuk Mengenalkan Ragam Jenis Golok Betawi Ibrahim, Fauzie Yuzal; Muntazori, Ahmad Faiz; Paksi, Galuh Raga
Cipta Vol 2, No 1 (2023): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v2i1.2040

Abstract

Golok yang merupakan senjata tajam pada umumnya ditemukan pada masyarakat Melayu, namun penamaan jenis golok ini berbeda-beda berdasarkan daerahnya. Salah satunya adalah golok Betawi yang merupakan parang atau jenis pisau panjang yang banyak ditemukan sebagai senjata di berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Golok Betawi terbagi menjadi tiga golongan, yaitu golok betok, golok ujung turun, dan golok gobag yang memiliki perannya masing-masing dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak yang belum mengetahui tentang perbedaan dan kegunaan golok Betawi karena ketiga jenis golok betawi ini jarang diketahui oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu media untuk menyampaikan informasi mengenai objek golok betawi dengan menarik agar mudah dipahami oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang infografik animasi berjudul “Mengenal Lebih Dekat Golok Betawi” yang membahas tentang gambaran singkat, bentuk, dan pola fungsi berbagai jenis golok Betawi. Dari hasil perancangan ini diharapkan masyarakat akan dapat memahami berbagai jenis golok Betawi dan tertarik untuk melestarikan keberadaanya sebagai artefak budaya Jakarta.
Perancangan Buku Cerita Bergambar Sebagai Media Pembelajaran Adab Berteman Dalam Islam Irawan, Irfan; Muntazori, Ahmad Faiz; Sukarwo, Wirawan
Cipta Vol 3, No 1 (2024): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v3i1.3117

Abstract

Permasalahan kenakalan remaja dewasa ini seringkali disebabkan oleh kurangnya ilmu mengenai adab yang seharusnya ditanamkan sejak dini. Islam sebagai agama yang membawa rahmat bagi semesta memiliki konsep-konsep adab dalam pergaulan yang didasarkan pada al-Qur`an dan Sunnah Nabi SAW. Penelitian dan perancangan buku cerita bergambar dengan judul Sahabat Saleh ini bertujuan untuk membantu para siswa sekolah dasar mengenal konsep adab berteman dalam Islam. Penelitan ini berjenis kualitatif dengan instrumen pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah sebuah buku cerita bergambar berjudul Sahabat Saleh dengan gaya ilustrasi kartun yang disesuaikan dengan target audiens. Hasil rancangan pada penelitian ini menunjukkan bahwa konsep adab berteman dalam Islam dapat disajikan melalui media yang menarik dengan gaya ilustrasi yang sesuai dengan target audiens siswa sekolah dasar.
Infografis Ampas Kopi sebagai Pupuk Organik Penunjang Pertumbuhan Tanaman Teungku Agam; Ariefika Listya; Ahmad Faiz Muntazori
Deskomvis: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media Vol. 1 No. 2 (2020): DESKOMVIS: Jurnal Ilmiah Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa dan Media
Publisher : Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia (Asprodi DKV)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38010/deskomvis.v1i2.14

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang infografis ampas kopi sebagai pupuk organik penunjang pertumbuhan tanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berdasarkan studi literatur, observasi, dan wawancara kepada narsumber terkait. Hasil penelitian yaitu banyak masyarakat yang belum mengetahui dan belum menyadari manfaat penggunaan ampas kopi, oleh karena itu diperlukan media informasi yang menjelaskan tentang penggunaan ampas kopi yang berdampak positif pada lingkungan serta bersifat ekonomis. Berdasarkan data yang telah diteliti dapat ditarik kesimpulan bahwa pupuk organik menjadi alternatif pengganti pupuk anorganik karena merupakan pupuk yang lengkap terkait dengan kandungan unsur makro dan mikro meskipun dalam jumlah sedikit, dan kandungan yang terdapat pada ampas kopi mempunyai banyak manfaat bagi tanaman. Media yang tepat sebagai solusi permasalahan ialah infografis animasi dengan karakternya berupa visualisasi data yang menarik, mudah dipahami dengan cepat dan sesuai dengan target audiens serta jangkauan medianya. Elemen desain pada infografis disesuaikan dengan kontennya yakni menggunakan kombinasi warna alamiah serta jenis huruf san serif yang rounded untuk menimbulkan ketertarikan dalam melihat infografis sampai selesai, dan gaya visual flat design sesuai infografis pada umumnya
Desain Elemen Branding dan Implementasi Digital Marketing sebagai Penguatan Daya Tarik Wisata Unggulan Pulau Kemaro Palembang Arief Rahman Pratama; Dendi Pratama; Ahmad Faiz Muntazori
Jurnal Desain Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v9i3.10120

Abstract

Pulau Kemaro memiliki keunikan tersendiri, berbeda dengan pulau lainnya jika dibandingkan dengan tempat wisata alam yang ada di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pulau Kemaro merupakan satu-satunya pulau yang menjadi tempat wisata di Kota Palembang. Pulau ini juga memiliki nama yang cukup menarik yaitu Pulau Kemaro yang memiliki arti pulau yang tidak pernah tergenang atau tidak tergenang air bahkan pada saat musim hujan. Pengamatan dilakukan pada 10 Desember, bertempat di Pulau Kemaro, 11 Desember bertempat di Benteng Kuto Besak, dermaga penyeberangan menuju Pulau Kemaro, 12-13 Desember, terletak di seberang Pulau Kemaro untuk melihat kehidupan sekitarnya. masyarakat yang bergantung di Pulau Kemaro. Setelah melakukan observasi langsung dengan mengunjungi Pulau Kemaro, Kota Palembang dan melakukan wawancara langsung dengan Pak Burhan, ditemukan beberapa peluang untuk meningkatkan kunjungan dan juga menjadikan Pulau Kemaro sebagai objek wisata unggulan. Dan salah satu aspek yang pertama harus dilakukan adalah melakukan visual branding identity tentang Pulau Kemaro itu sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, praktisi membuat logo dan tagline untuk mendeskripsikan identitas Pulau Kemaro, Palembang, sehingga masyarakat sekitar atau masyarakat di luar Kota Palembang dapat dengan mudah mengenalinya. Desain logo Pulau Kemaro mengandung makna dan filosofi yang terdapat pada elemen yang terdapat pada logo tersebut.
Kajian Motif Batik Betawi Seraci Khas Bekasi Muhammad Rizky Srihardi; Dendi Pratama; Ahmad Faiz Muntazori
Jurnal Desain Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.968 KB) | DOI: 10.30998/jd.v9i1.10122

Abstract

Branding Produk UMKM Pempek Gersang Ahmad Faiz Muntazori; Ariefika Listya; Muhammad Iqbal Qeis
Jurnal Desain Vol 6, No 03 (2019): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.265 KB) | DOI: 10.30998/jd.v6i3.4252

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meredesain logo yang tepat bagi produk UMKM sebagai bagian dari branding berdasarkan hasil penelitian ilmiah. Produk tersebut adalah pempek Palembang yang memiliki inovasi yakni tanpa kuah. Metode kualitatif deskriptif dipakai dalam penelitian ini dengan pendekatan estetika, pendekatan ilmu komunikasi dan ilmu pemasaran. Teknik pengumpulan data yakni studi pustaka, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain logo yang paling sesuai merepresentasikan brand Pempek Gersang adalah mengangkat mengenai inovasi produknya dalam hal cara memakan pempek yang menjadi kelebihan brand Pempek Gersang dibanding pempek lainnya. Tahapan perancangannya adalah mengevaluasi desain sebelumnya, menggali informasi, merumuskan creative brief, riset, eksplorasi ide dan membangun konsep, memvisualisasikan keyword, membuat alternatif desain, serta menyempurnakan desain akhir. Desain logonya menampilkan ikon karakter yang nampak antusias hendak mengkonsumsi pempek dengan mudahnya sesuai dengan konsep produknya. Diharapkan melalui logo baru, brand UMKM ini dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang sesuai dengan tujuan branding.
Perancangan buku pop-up interaktif Bahaya Headset sebagai media literasi kesehatan telinga untuk anak usia 8-10 tahun Dinar Soliha; Yulianto Hadiprawiro; Ahmad Faiz Muntazori
Design Spectrum Vol 1 No 3 (2026)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ds.v1i3.14156

Abstract

Peningkatan penggunaan gawai dan headset pada anak usia 8-10 tahun pasca-pandemi memunculkan risiko gangguan pendengaran dini yang sering kali terabaikan. Sayangnya, media edukasi kesehatan yang tersedia saat ini cenderung didominasi oleh teks dan kurang menarik secara visual bagi target audiens anak-anak. Penelitian ini bertujuan merancang media literasi interaktif berupa buku pop-up yang mampu memvisualisasikan dampak negatif penggunaan headset berlebih melalui pendekatan Desain Komunikasi Visual. Metode penelitian menggunakan model kualitatif deskriptif, Pengumpulan data meliputi observasi perilaku anak, wawancara ahli THT, dan studi pustaka. Pengambilan data dilakukan di RS Polri Raden Said Sukanto dan SDN 05 Pagi Lenteng Agung yang dipilih secara purposive untuk merepresentasikan data klinis dan perilaku target audiens urban. Hasil analisis digunakan sebagai dasar dalam perancangan buku pop-up. Konsep visual menerapkan gaya ilustrasi flat design dengan karakter chibi dan pewarnaan cerah untuk menciptakan daya tarik emosional, serta teknik paper engineering (V-Fold dan pull-strips) untuk meningkatkan keterlibatan taktil. Hasil perancangan ini adalah buku pop-up berjudul "Bahaya Headset" yang menyederhanakan informasi medis kompleks menjadi narasi visual interaktif. Media ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam menjembatani kesenjangan antara urgensi kesehatan telinga dan minat baca anak melalui stimulasi visual dan kinetik.
Popular Islamic Visual Ideology in Muslim Designer Community’s Digital Da’wah Posters on Instagram Ahmad Faiz Muntazori; Bambang Sunarto; Tommy Christomy
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 6 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v6i2.3342

Abstract

This article examines the construction of popular Islamic visual ideology in the Instagram da’wah posters of Muslim Designer Community (MDC). Rather than treating da’wah posters merely as media for transmitting religious messages, the article positions them as visual-cultural artifacts in which Islamic meanings are produced through the interplay of text, image, typography, color, composition, and other design elements. The study responds to the limited corpus-based scholarship on how digital da’wah posters organize visual-verbal signs and naturalize particular models of Islamic piety. Employing a qualitative interpretive method, this article analyzes 50 MDC posters selected from 304 Instagram posts published from November 2022 to December 2023 through stratified purposeful sampling across ten themes. Roland Barthes’ semiotics, particularly his “Rhetoric of the Image,” provides the main analytical framework for examining linguistic messages, iconic messages, anchorage, relay, denotation, connotation, myth, and naturalization. The analysis shows that MDC posters rely on titles to anchor visual interpretation, main images to concretize religious values, and supporting texts to extend or legitimize the message. Across the corpus, these visual-verbal relations generate dominant myths of Islam as moral discipline, personal spirituality, practical worship, social ethics, communal solidarity, self-improvement, reflective awareness, and eschatological orientation. The article argues that popular Islam in MDC posters is constructed as a concise, aesthetic, communicative, and digitally compatible form of piety. It contributes to the study of digital da’wah, Islamic visual culture, and semiotic approaches to religious communication.