Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Anterior Jurnal

Analisa Pembelian Kebutuhan Produk Pencegahan Covid-19 Oleh Instansi Non Pelayanan Kesehatan Pada PT. Ersa Prima Medika AA Gde Erlangga Kusumaningrat; A.A. Istri Agung Maheswari
Anterior Jurnal Vol 20 No 1 (2020): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v20i1.1582

Abstract

Covid-19 merupakan suatu pandemi yang terjadi saat ini di seluruh dunia, tanpa terkecuali di Indonesia. Imbas dari pandemi ini sungguh tidak main – main, banyak perusahaan tutup, pabrik – pabrik bangkrut sampai dengan ekonomipun ikut menciut. Segala kegiatan yang sudah terencana dari jauh haripun ikut digagalkan oleh COVID-19 ini. Sudah hampir 4 bulan lamanya COVID-19 menyerang Indonesia, dimulai pada bulan maret 2020 kasus COVID-19 pertama di Indonesia ditemukan, sejak saat itu pemerintah sudah mulai memperingatkan seluruh warga Indonesia untuk selalu menjaga kesehatan. Sampai dengan pada pertengahan bulan April – Mei kasus positif di Indonesia melonjak tajam dan banyak daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan perusahaan - perusahaan tutup sementara dan merumahkan pegawainya. Namun untuk saat ini pemerintah telah menyerukan pola hidup baru yang disebut New Normal atau hidup normal baru yang gunanya untuk menggerakan kembali roda ekonomi masyarakat Indonesia. Dalam mempersiapkan segala kebutuhan Pencegahan COVID-19, saat ini seluruh instansi yang akan bekerja kembali atau yang tetap beroperasi berbondong - bondong untuk memenuhi kebutuhannya masing-masing, dan tidak jarang beberapa instansi melakukan pembelanjaan kebutuhan baru dalam jumlah yang sangat besar untuk persediaan selama satu bulan - tiga bulan kedepan. Melihat hal itu, saya merasa tertarik untuk menganalisa kebutuhan pencegahan COVID-19 apa saja yang dibutuhkan oleh instansi non pelayanan kesehatan dan cara PT. Ersa Prima Medika selaku perusahaan penyedia kebutuhan pencegahan COVID-19 dalam memasarkan produk yang dimiliki.
Analisis Strategi PT. BPR Bumi Prima Dana dalam Meminimalisir Kredit Macet di Masa Pandemi Covid-19 Ni Putu Mita Adnyani; Anak Agung Istri Agung Maheswari
Anterior Jurnal Vol 21 No 1 (2021): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v21i1.2568

Abstract

Kredit macet terjadi ketika nasabah tidak mampu memenuhi kewajibannya untuk membayar angsuran kredit. Nasabah mengalami ketidakcukupan dana lantaran terdampak pandemi covid-19 yang mengharuskan suatu perusahaan untuk mengeluarkan kebijakan PHK supaya mengurangi kerugian dimasa pandemi covid-19. Sehingga pada kondisi pandemi covid-19 saat ini perbankan akan rentan mengalami resiko kredit macet. Laporan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisa strategi PT. BPR Bumi Prima Dana dalam meminimalisir kredit macet dimasa pandemi covid-19. Perbankan wajib menerapkan strategi untuk meminimalisir kredit macet yang terjadi sehingga mampu mengurangi dampak kerugian dimasa pandemi. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yaitu analisis yang menggambarkan sesuatu berdasarkan data yang sudah diperoleh dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara yang mudah untuk dipahami dan dimengerti. Hasil penelitian disebutkan bahwa syarat – syarat pengajuan kredit masih sama dengan tahun – tahun sebelum masa pandemi covid-19 dan strategi yang dilakukan dalam meminimalisir kredit macet yaitu dengan memberikan relaksasi kepada nasabah sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh OJK dengan mengklasifikasikan terlebih dahulu kedalam 3 kategori yaitu : ringan, sedang, berat/parah yang sesuai dengan kondisi keuangan nasabahnya. Serta rutin melakukan pemantauan dengan memberikan surat pemberitahuan kewajiban dan pengecekan secara langsung untuk mengetahui kondisi sesungguhnya yang dialami debitur.