Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sainstek

PENENTUAN ZONASI DAERAH TINGKAT KERAWANAN BANJIR DI KOTA GORONTALO PROPINSI GORONTALO UNTUK MITIGASI BENCANA Arifin, Yayu Indriati; Kasim, Muh.
Sainstek VOL 06, NO 06, 2012
Publisher : Jurnal Sainstek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.044 KB)

Abstract

Sejak kota Gorontalo tumbuh menjadi ibukota propinsi dan terpusatnya pembangunan di wilayah perkotaan menimbulkan permasalahan tersendiri. Salah satu adalah banjir. Mengingat begitu besarnya dampaknya maka diperlukan penelitian untuk menghasilkan informasi tentang tingkat kerawanan banjir di Kota Gorontalo. Metode penelitian adalah mengkompilasi antara metode kualitatif dan kuantitatif yang dipadukan dengan survey lapangan. Hasil yang diperoleh adalah daerah penelitian dapat dibagi kedalam 3 satuan geomorfologi yaitu satuang geomorfologi pedaran, bergelombang dan perbukitan bergelombang. Curah hujan rata-rata bulanan berkisar antara 61 - 169.58 mm/bulanan sedangkan curah hujan tahunan adalah 1.461 mm/tahun dengan tipe iklimnya adalah C - D. Geologi di bagi kedalam 3 satuan batuan yaitu dari tua ke muda adalah satuan batuan granit, breksi vulkanik dan alluvial, struktur geologi yang bekerja berarah barat laut-tenggara. Jenis tanah di daerah ini adalah lempung. Kedalaman muka air tanah berkisar antara 100 - 225 cm termasuk air tanah dangkal. Penggunaan lahan dapat di bagi 5 yaitu persawahan, pemukiman dan perkantoran, tegalan, pertambangan dan hutan jarang. Zonasi tingkat kerawanan banjir dapat di bagi 3 yaitu zona rawan tinggi, aona rawan rendah dan zona tidak rawan. Upaya mitigasi yang harus dilakukan adalah mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukannya
PENGARUH PERLAKUAN PEMANASAN PADA ANISOTROPI MAGNETIK SUSEPTIBILITAS DARI BATUAN BEKU Arifin, Yayu Indriati
Sainstek Vol 4, No 2, 2009
Publisher : Jurnal Sainstek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.704 KB)

Abstract

A series of experiment have been done to study effect of heating to anisotropy of magnetic susceptibility (AMS). The series of experiment include measurement of AMS of fresh rocks and after heating treatment. The sample of rocks from Gunung Sekopiah site and Watu Adeg site, Both of sites located in Daerah Istimewa Yogyakarta province. The AMS fabric of SKP site consistent with assumption that rock from this site is dike. This is also confirms that this rock is intrusive one. Heating treatment on the sample at temperature range between 25 300oC doesnt effect on susceptibility of AMS. But the susceptibility of AMS decreases if sample heated at higher temperature.