Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Assistance for the Introduction of Aquatic Sports through Swimkids in Early Childhood Puspodari; Septyaning Lusianti; M. Anis Zawawi; Mokhammad Firdaus; Rendhitya Prima Putra; Nur Ahmad Muharram; Reo Prasetiyo Herpandika; Wing Prasetya Kurniawan; Irwan Setiawan; Rizal Agus Sebastian
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v4i2.2865

Abstract

Water activities (special swimming for those who are proficient) have many benefits. Can be compared, children learn to walk on the floor with children learning to swim directly. The different is that one is on the floor and theother is in the water. Children who learn to walk on the floor only a few motor muscles that move. While swimming all the motor muscles move. This means that children who learn to swim from a young age certainly have better motor skill. Physical improvent is more advanced in children who do not swim. Apart from being physical, swimming also stimulates more sctivr hormone, such as the hormone adrenaline. So that the end result, the level the end result, the level of intelligence can also be high. In development countries preschool aquatic sports progrsm are more focused. Introducing motormodeic aspect for basic swimming skills. Children are not taught to survive indepentently in the water and enjoy the activites they do. Swimming skil can be acquired more readily at the age of 5 years. Although some children younger that 4 years require longer introduction to learn swimming skill. Physically the child will succed in doing swimming movements after the muscle fibers and nerves are mature. The purpose of this community service activity is to share experiences in water activities for children from an early age, that is, between the ages of 1 – 4 years it will be better for children to learn quickly, and avoid the possibility of having an accident drowning in a pool. Through mentoring activities for the introduction of aquatic sports through swimkids in early childhood at the Sumber Alam Dawung Kediri swimming pool, it is hoped that it will be able to improve the quality of physical and mental health of young children, especially in the Kediri environmen
Penerapan Latihan Circuit Untuk Meningkatkan Kondisi Fisik Atlet Hockey Arif Rohman Hakim; Aan Budi Santoso; Rima Ferbrianti; Karlina Dwijayanti; Mokhammad Firdaus
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk peningkatan kondisi fisik altet untuk persiapan PORDA diharapkan performanya nanti lebih maksimal pada saat pertandingan. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, dan praktek latihan sirkuit atau circuit training. Evaluasi keberhasilan latihan dilakukan guna mendapatkan performa altit yang sesuai dengan program latihan yang sudah dibuat. Pelatihan ini terdiri dari demonstrasi latihan sirkuit, kemudian praktik dan pengulangan gerakan teknik dasar permainan hockey. Kegiatan pelatihan kondisi fisik yang menarik melalui circuit training ini merupakan proses pelatihan yang hasilnya dapat langsung diaplikasikan oleh para atlit. Selain itu juga kegiatan ini dapat dikatakan berhasil, apabila setelah kegiatan para altit melakukan latihan dengan serius. Hasil pengabdian yang dilakukan yaitu program latihan dengan sirkuit dapat meningkatkan kondisi fisik atlet hockey.
PENGARUH LATIHAN CIRCUIT TRAINING TERHADAP KECEPATAN LARI SPRINT 50 METER PADA SISWA PUTRA KELAS IX UPTD SMPN 2 SEMEN KABUPATEN KEDIRI Syahrul Nur Afandi; Setyo Harmono; Mokhammad Firdaus; Ruruh Andayani Bekti
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i1.3203

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan pembelajaran olahraga atletik khususnya dinomor lari sprint 50 meter pada siswa putra kelas IX UPTD SMPN 2 Semen kabupaten Kediri. Berdasarkan hasil pengamatan sebagian besar siswa masih belum mampu menyelesaikan waktu dengan singkat. Permasalahan penelitian ini adalah apakah ada atau tidak pengaruh latihan circuit training terhadap kecepatan lari sprint 50 meter pada siswa putra kelas IX UPTD SMPN 2 Semen kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penelitian Quasi Experimental Design. Sedangkan desain penelitian ini menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 191 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dan mendapatkan sampel sebanyak 106 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh latihan circuit training terhadap kecepatan lari sprint 50 meter pada siswa putra kelas IX UPTD SMPN 2 Semen kabupaten Kediri. Hal ini dapat dibuktikan pada uji hipotesis Independent Samples T-Test. Diketahui nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak H1 diterima. Kemudian pada nilai rata-rata kelompok eksperimen mengalami kenaikan sebesar 11,4%. Sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol mengalami kenaikan sebesar 6,5%. Jadi dapat disimpulkan nilai rata-rata kelompok eksperimen mengalami kenaikan lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata kelompok kontrol.
PELATIHAN KOLABORASI TARI WAROK DAN JURUS TUNGGAL PENCAK SILAT Wasis Himawanto; Setyo Harmono; Moh. Nur Kholis; Mokhammad Firdaus; Ellang Dafa Novan Sahara; Muhammad Layyinul Mushthofa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v2i1.616

Abstract

Pencak silat merupakan ilmu yang tidak bisa dipisahkan dari sosok warok ponorogo, karena unsur dalam tarian warok terdapat gerakan beladiri yang biasanya dibawakan dalam pentas pertunjukan reyog. Pencak silat adalah olahraga beladiri asli budaya Indonesia yang mengedepankan unsur seni, penampilan keindahan gerakan serta inti ajaran bela diri dalam pertarungan. Grup reyog singo mudho terate dari Kabupaten Pacitan adalah salah satu grup reyog dengan Basis organisasi yang menaungi organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate. Melalui Kegiatan Pelatihan Kolaborasi Tari Warok Dan Jurus Tunggal Pencak Silat untuk mencapai tujuan kegiatan Adanya gerakan kreasi baru dalam pegelaran tari reog ponorogo yang khususnya pada tari warok yang sudah di kolaborasikan pada gerakan pencak silat pada jurus baku tangan kosong dan terciptanya pakem pada tari warok. metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Melakukan kegiatan pendidikan, pelatihan dan praktek melalui cara didampingi dan dibimbing oleh narasumber yang merupakan bagian pengusul program PKM sesuai keahlian jika menyangkut spesifik pelatihan tetapi semua narasumber hadir dalam kegiatan pelaksanaan program dibantu mahasiswa yang dilibatkan. Kegiatan semacam ini hendaknya dilaksanakan rutin harapanya agar terciptanya pakem pada tari warok dengan menambah atau memodifikasikan dengan gerakan jurus-jurus pada pencak silat. Abstract Pencak silat is a science that cannot be separated from the figure of warok ponorogo, because the elements in the warok dance are martial arts movements which are usually performed in reyog performances. Pencak silat is a martial arts sport native to Indonesian culture that puts forward elements of art, the appearance of beauty in movement and the core teachings of martial arts in combat. The Singo Mudho Terate Reyog Group from Pacitan Regency is one of the Reyog groups with an organizational base that houses the martial arts organization Setia Hati Terate Brotherhood. Through Collaborative Training Activities of Warok Dance and Pencak Silat Single Kick to achieve the objectives of the activity.There is a new creative movement in the reog ponorogo dance performance, especially in the warok dance which has been collaborated in the pencak silat movement in bare-handed stances and the creation of standards in warok dance. The method of implementing community service used is carrying out educational, training and practical activities through being accompanied and guided by resource persons who are part of the PKM program proposer according to their expertise when it comes to specific training but all resource persons are present in program implementation activities assisted by the students involved. This kind of activity should be carried out regularly in the hope that the standard of warok dance will be created by adding or modifying it with moves in pencak silat.
Survei Pemetaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran PJOK pada SMA se-Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Tahun 2024–2025 Moh. Ubaidulloh Kafin; Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo; Mokhammad Firdaus
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 03 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan ketersediaan, status kualifikasi, dan status kepemilikan sarana dan prasarana pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk tahun 2024–2025. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif non-eksperimen, melibatkan sembilan sekolah sebagai sampel. Instrumen yang digunakan mengacu pada format Pangkalan Data Pendidikan Jasmani dan Olahraga Indonesia (PDPJOI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor ketersediaan sarana prasarana berada pada kategori B (baik) dengan nilai rata-rata 151. Seluruh sarana (460 unit) berada dalam kondisi baik dan layak pakai (100%), sedangkan prasarana terdiri dari 25 unit layak (83,3%) dan 5 unit tidak layak (16,7%). Dari sisi kepemilikan, 67,2% lahan merupakan milik sekolah, 30,8% milik umum, dan 2% merupakan lahan sewa. Temuan ini menunjukkan bahwa sarana prasarana PJOK di wilayah tersebut tergolong cukup memadai, meskipun masih terdapat disparitas antar sekolah. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan pemangku kebijakan dalam perencanaan dan pemerataan fasilitas pendidikan jasmani di masa mendatang
Representasi Kondisi Fisik Siswa UKM Pencak Silat PSHT Komisariat Universitas Nusantara PGRI Kediri Aliefitto Cahya Muliawan; Dhedhy Yuliawan; Mokhammad Firdaus
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 04 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568

Abstract

Kondisi fisik merupakan salah satu faktor penentu performa atlet dalam cabang olahraga pencak silat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi fisik siswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat Universitas Nusantara PGRI Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Subjek penelitian adalah 10 siswa aktif UKM PSHT UNP Kediri. Instrumen pengumpulan data meliputi tes push-up untuk kekuatan otot lengan, sit-up untuk daya tahan otot perut, sprint 30 meter untuk kecepatan, tes VO₂max untuk daya tahan kardiorespirasi, dan lari zig-zag untuk kelincahan. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan tendensi sentral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kekuatan otot lengan dan daya tahan otot perut berada pada kategori baik hingga sangat baik (70%), kecepatan sebagian besar berada pada kategori sedang (80%), VO₂max berada pada kategori cukup (50%) dan baik (30%), serta kelincahan didominasi kategori baik (60%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi fisik siswa UKM PSHT UNP Kediri relatif baik pada aspek kekuatan dan daya tahan otot, namun masih memerlukan peningkatan pada kecepatan dan daya tahan kardiorespirasi untuk mendukung performa optimal saat bertanding
Minat Siswa SMAN 6 Kediri terhadap Ekstrakurikuler Sepak Bola Moham’mad arifin Darianto; Septiyaning Lusianti; Mokhammad Firdaus
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P198-210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat siswa SMA Negeri 6 Kediri terhadap kegiatan ekstrakurikuler sepak bola serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI dan XII yang mengikuti atau memiliki ketertarikan terhadap ekstrakurikuler sepak bola. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket yang terdiri atas 28 pertanyaan, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa terhadap ekstrakurikuler sepak bola berada pada kategori tinggi, yang ditunjukkan oleh dominasi jawaban setuju dan sangat setuju pada sebagian besar butir angket. Minat tersebut dipengaruhi oleh faktor intrinsik, seperti hobi, ketertarikan terhadap sepak bola, serta manfaat bagi kesehatan dan kebugaran fisik, dan faktor ekstrinsik berupa dukungan orang tua, teman sebaya, serta lingkungan sekitar. Meskipun demikian, masih terdapat kendala dalam konsistensi keikutsertaan siswa, terutama terkait pengaturan jadwal latihan dan tingkat kehadiran yang belum optimal. Dengan demikian, diperlukan pengelolaan program ekstrakurikuler yang lebih efektif, khususnya dalam penjadwalan latihan dan pembinaan, agar minat siswa dapat dipertahankan dan dikembangkan menjadi prestasi olahraga
Hubungan Status Gizi dengan Prestasi Akademik Siswa Kelas IX SMP Islam Al Azhaar Tulungagung Tahun 2026 Moch Rifky Ramadhani; Mokhammad Firdaus; M. Yanuar Rizky
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P211-219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar siswa kelas IX di SMP Islam Al Azhaar Tulungagung tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Pemilihan lokasi penelitian didasarkan pada karakteristik sekolah yang menerapkan kurikulum Islam terpadu dengan aktivitas akademik dan keagamaan yang cukup padat, sehingga kesehatan fisik siswa menjadi faktor yang penting untuk dikaji. Data status gizi diperoleh melalui pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan yang selanjutnya dihitung menggunakan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Data prestasi belajar diperoleh dari dokumentasi nilai akademik resmi sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,125, yang lebih kecil daripada nilai r tabel = 0,195, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan prestasi belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi status gizi siswa umumnya masih berada pada kategori normal atau hanya mengalami gangguan gizi ringan, sehingga belum memberikan dampak yang berarti terhadap fungsi kognitif maupun kemampuan belajar. Dengan demikian, prestasi belajar siswa diduga lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti motivasi belajar, lingkungan keluarga, kualitas pembelajaran, serta dukungan sosial, dibandingkan dengan status gizi
Upaya Peningkatan Ketepatan Shooting Flying Jump Shoot pada Atlet Bolatangan ABTI Kota Kediri melalui Permainan Target Mokhammad Firdaus; M Nurkholis; M. Anis Zawawi; Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 3 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i3.937

Abstract

The purpose of this study was to determine the improvement of jumpshoot shooting ability in handball games in ABTI Kediri City athletes. Through this study, it is expected to obtain accurate data on how much jump shoot shooting ability has increased through target games. This research method uses a descriptive statistical approach. The sampling technique used was total sampling, while data collection was carried out by testing jump shoot shooting abilities with target games and measurement tests. From these results, it was concluded that target training has a significant influence on the accuracy of handball athletes' flying shots. To determine the effect of target training, the average and the difference between the post-test and pre-test scores can be seen in the table above. It appears that the post-test score has a higher average than the pre-test score (66.96 > 53.16) with a difference of 13.8. Based on the description above, it shows that target training has an effect in the form of increasing the accuracy of flying shots in ABTI handball athletes in Kediri City. One of the effective shooting techniques for scoring goals in handball is the flying jump shoot. This shooting technique movement is carried out by the player jumping, then shooting or throwing the ball at the goal as hard as possible in order to score a goal. The results of the study concluded that the flying jump shoot is known to have a higher goal percentage than the standing throw shoot technique.