Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL FLYWHEEL

Kacip Termodifikasi dengan Delapan Mata Penyayat Guna Mendukung Usaha Kacang Mente B. Yokasing, Yohanes; Abdullah, Amiruddin; Pangalinan, Antonius
JURNAL FLYWHEEL Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v8i2.695

Abstract

“Kacip ceklok” is a cutting tool for cashew nut shells, which consist of 2 blades that used to help remove the cashew nuts from the skin. The results obtained from these cuts, still requires the removal. At this step,the process require a precision and circumspection so that the beans are not cracked, and not contaminated byCNSL oil.To realize it, kacip ceklok has been modified by adding more blades and become 8 blades. In addition, changes are also made on the size of the “kacip” eyes are varied into 3 groups of small size, medium and large. Specifications of the modifiedkacip are Length 600 mm, 280 mm height, adjustable 8 kacipblades and 3 cranks drive. The production ability of modified “kacip ceklok” is ± 74 seconds per peanut.The total percentage of cashew nuts from the results of the study for stripping of 9 seeds of mente in 3 size groups was 88.8 percent.Further studies are needed on the more grouping of mente seed dimensions and easier toadjust the kacip eyes. Keywords :Cashew seeds, kacip ceklok, cashew nuts.
Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body & Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif Dedy Nataniel Ully; Antonius Pangalinan; Nasaruddin; Vinsensius Faot; Agustinus Laka
JURNAL FLYWHEEL Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v16i1.12787

Abstract

Teknologi otomotif berkembang dengan pesat saat ini, hal ini ditandai dengan banyak produk kendaraan baik mobil maupun sepeda motor yang diproduksi oleh oleh beberapa pabrik. Semua pabrik berusaha untuk memproduksi kendaraan dengan tingkat kenyamanan dan memiliki efisiensi mesin yang tinggi serta ramah lingkungan. Kenyamanan yang didapati oleh pengemudi maupun penumpang tidak terlepas dari pengembangan teknologi pada berbagai sistem yang ada pada sebuah kendaraan, misalnya saja pada sistem kemudi. Namun saat ini karena perkembangan teknologi dan para insinyur mesin melihat ini merupakan suatu kendala maka dicari teknologi yang dapat membuat sistem kemudi lebih ringan, sehingga hanya membutuhkan sedikit tenaga untuk memutar setir kendaraan dalam hal ini mobil. Urgensi dari penelitian adalah karena kurang fasilitas pembelajaran yang kekinian pada mata kuliah Body & Chasis, sehingga perlu adanya rancangan alat peraga untuk mendukung kegiatan pembelajara praktis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental nyata (true experimental) yaitu melakukan pengamatan langsung di lapangan untuk mencari data sebab akibat dalam suatu proses melalui eksperimen sehingga dapat ditahui berapa besar tekanan yang dihasilkan ketika setir itu diputar ke kiri atau ke kanan. Selain itu dapat diketahui pula akselerasi ketika system kemudi bekerja.
Pengembangan dan Optimasi Sistem Kemudi Power Steering sebagai Media Pembelajaran Interaktif pada Mata Kuliah Body & Chassis Antonius Pangalinan; , Dedy Nataniel Ully; Laka, Agustinus; Bernadus S. Wuwur
JURNAL FLYWHEEL Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v17i1.16701

Abstract

Dalam pendidikan vokasi teknik otomotif, pembelajaran praktik sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan industri. Mata kuliah Body & Chassis memerlukan pendekatan praktik intensif, terutama dalam memahami sistem kemudi seperti power steering yang merupakan komponen vital pada kendaraan modern. Efektivitas pembelajaran bergantung pada ketersediaan alat peraga yang merepresentasikan sistem kerja nyata. Alat peraga ideal harus interaktif dan mendukung pengamatan, analisis, serta simulasi. Namun, banyak institusi masih kesulitan menyediakan alat peraga yang memenuhi kriteria tersebut. Alat peraga sistem kemudi power steering di Program Studi D-III Mesin Otomotif belum optimal. Masalahnya meliputi minimnya visualisasi kerja, terbatasnya interaksi dengan komponen, dan desain yang tidak sesuai kondisi lapangan, sehingga menghambat pemahaman mahasiswa. Urgensi penelitian ini muncul dari keterbatasan fasilitas pembelajaran modern pada mata kuliah Body & Chasis, yang berdampak pada kurang optimalnya pemahaman mahasiswa terhadap sistem kerja komponen kendaraan. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan alat peraga yang lebih relevan, interaktif, dan sesuai kebutuhan industri, sehingga kegiatan pembelajaran praktis dapat berlangsung lebih efektif dan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa secara nyata. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental nyata (true experimental) yaitu melakukan pengamatan langsung di lapangan untuk mencari data sebab akibat dalam suatu proses melalui eksperimen sehingga dapat ditahui berapa besar tekanan yang dihasilkan ketika setir itu diputar ke kiri atau ke kanan. Selain itu dapat diketahui pula akselerasi ketika sistem kemudi bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan fluida dan getaran mekanik yang dihasilkan oleh Mobil Kijang lebih besar jika disbandingkan dengan desain alat peraga yang dibuat.