Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN PERMEN SAPI POTONG DI KENAGARIAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN SOLOK SELATAN Ferry Lismanto Syaiful; Khasrad Khasrad; Fauzia Agustin; Rusmana Rusmana; Mahdiatul Hafizoh
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v2i3.108

Abstract

Cow candy is a feed supplement that contains a source of protein, energy and minerals needed by livestock. This cow candy is shaped on and rich in nutrients which is used to increase beef cattle productivity. Cow candy is very useful in growing microbes in the rumen, adding energy, growing lust, and fattening. This activity aims to: 1. increase beef cattle population / productivity through cow candy making in Kenagarian Sungai Kunyit Solok Selatan, 2. improve breeders 'understanding of making beef candy as feed for Nagari River Kunyit beef cattle, 3. improve breeders' skills in making candy cattle, and 4. the application of technology from the campus to the Sungai Kunyit nagari community. This activity was carried out in June 2019 which involved Unand students, breeders and the community in Nagari Sungai Kunyit. The method of this activity is in the form of counseling, demonstration, guidance, coaching and evaluation. From the implementation of the activity, the results of the activities are as follows: 1. The response of farmers / community is very high following the activities of counseling and demonstration of cow candy, 2. Improving the understanding of breeders / community in making cow candy, 3. Increasing the income / welfare of the community in the business of cow candy. This activity was categorized as successful after evaluating the activity and benefiting breeders / community of Sungai Kunyit, South Solok.
PENERAPAN TEKNOLOGI DETEKSI KEBUNTINGAN DINI SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KUNYIT KABUPATEN SOLOK SELATAN Ferry Lismanto Syaiful; Khasrad Khasrad; Fauzia Agustin; Rusmana Rusmana
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 2 No. 4 (2019)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v2i4.159

Abstract

Kegiatan ini bertujuan: 1. penerapan teknologi deteksi kebuntingan dini untuk meningkatkan produktivitas sapi potong di Nagari Sungai Kunyit, Solok Selatan, 2. meningkatkan pemahaman peternak dalam teknologi deteksi kebuntingan dini, 3. meningkatkan ketrampilan peternak dalam penerapan teknologi deteksi kebuntingan dini pada sapi potong. Kegiatan ini dilaksanakan di Nagari Sungai Kunyit, Solok Selatan pada bulan Juli 2019. Kegiatan ini melibatkan petani/peternak, masyarakat Sungai Kunyit, Solok Selatan bahkan mahasiswa Universitas Andalas yang terdiri dari berbagai Fakultas. Metode pelaksanaan kegiatan ini yakni penyuluhan, demonstrasi/pelatihan, bimbingan dan pembinaan. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu: 1. meningkatnya pemahaman peternak dan masyarakat dalam teknologi deteksi kebuntingan dini, 2. meningkatnya ketrampilan peternak/masyarakat dalam penerapan teknologi deteksi kebuntingan dini pada sapi potong, 3. peserta pelatihan sangat antusias mengikuti kegiatan ini yang diharapkan adanya peningkatan pendapatan/kesejahteraan peternak di Nagari Sungai Kunyit, Solok Selatan. Dari hasil evaluasi kegiatan dapat diambil suatu kesimpulan bahwa kegiatan ini sangat sukses dan bermanfaat bagi peternak/masyarakat di Nagari Sungai Kunyit, Solok Selatan dalam mendukung pengembangan usaha peternakannya.
PENGEMBANGAN SAPI POTONG MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI DETEKSI KEBUNTINGAN DINI DAN INOVASI PAKAN RAMAH LINGKUNGAN PADA KELOMPOK TANI DI NAGARI PERSIAPAN LANGGAM, PASAMAN BARAT Ferry Lismanto Syaiful; Fauzia Agustin; Rusmana Ningrat; Uyung Gatot S. Dinata; Efrizal Efrizal
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 1 No. 4.a (2018)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki potensi lahan perkebunan maupun pertanian yang cukup luas. Daerah Langgam merupakan salah satu nagari di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki daya dukung lahan berupa lokasi yang luas. Daerah ini cocok untuk pemeliharaan sapi potong yang bisa memberikan keuntungan yang baik bagi peternak jika dikelolah dengan manajemen yang baik. Disamping itu daya dukung lahan yang luas berpotensi untuk pengembangan usaha sapi potong. Namun disuatu sisi, potensi yang dimiliki daerah ini belum tergali secara optimal dan rendahnya pengetahuan peternak dalam inovasi teknologi pengembangan ternak. Kegiatan ini bertujuan untuk 1. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam budidaya sapi potong yang baik dan menguntungkan, 2. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentang teknologi deteksi kebuntingan dini sapi potong dan 3. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam formulasi ransum dan inovasi pakan yang ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan tentang deteksi kebuntingan dini, formulasi ransum dan inovasi pakan yang ramah lingkungan berupa teknolosi silase dan pakan komplit. Sedangkan mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah kelompok tani Karya Muda dan Usaha Muda di daerah Langgam, Pasaman Barat. Kelompok Tani Karya Muda dan Usaha Muda ini memiliki ternak sapi potong sebanyak 200 ekor berupa sapi Bali yang pemeliharaannya secara semi intensif. Hasil kegiatan adalah peternak meningkat pengetahuannya tentang teknik budidaya sapi potong yang baik yang berbasis menguntungkan dan mampu melakukan teknologi deteksi kebuntingan dini pada sapi potong mereka. Disamping itu, peternak juga meningkat kemampuannya dalam formulasi ransum sehingga kebutuhan nutrisi ternak dapat terpenuhi sesuai standar kebutuhan ternak. Lebih lanjut, peternak mampu pemanfaatan limbah pertanian dan pengolahannya melalui teknologi inovasi pakan ramah lingkungan berupa teknolosi silase dan pakan komplit sebagai pakan ternak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan kegiatan ini dikategorikan sukses dalam pencapaian target yang direncanakan dan peserta/ peternak pun sangat antusias mengikuti pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan yang dilakukan sanagt bermanfaat dan berhasil dalam mentransfer pengetahuan dan meningkatkan keterampilan peternak.
DISEMINASI TEKNOLOGI PAKAN KOMPLIT BERBASIS BAHAN BAKU LOKAL PADA SAPI POTONG DI DAERAH KINALI, PASAMAN BARAT Ferry Lismanto Syaiful; Fauzia Agustin
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v2i1.366

Abstract

Kabupaten Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki potensi lahan perkebunan maupun pertanian yang cukup luas. Nagari persiapan Langgam merupakan salah satu nagari di Kecamatan Kinali, Pasaman Barat yang memiliki daya dukung lahan berupa lokasi yang luas. Daerah ini cocok untuk pemeliharaan sapi potong yang bisa memberikan keuntungan yang baik bagi peternak jika di kelola dengan manajemen yang baik. Di samping itu daya dukung lahan yang luas berpotensi untuk pengembangan usaha sapi potong. Namun di suatu sisi, potensi yang dimiliki daerah ini belum tergali secara optimal dan rendahnya pengetahuan peternak dalam inovasi teknologi pakan dalam pengembangan ternak. Kegiatan ini bertujuan untuk 1. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam budidaya sapi potong yang baik dan menguntungkan, 2. pemanfaatan limbah berbasis berbahan baku lokal sebagai pakan komplit ternak, 3. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pembuatan pakan komplit, dan 4. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam formulasi ransum. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi/pelatihan pembuatan pakan, penyerahan pakan komplit, monitoring dan evaluasi. Mitra kegiatan ini adalah kelompok tani Karya Muda di Nagari Persiapan Langgam Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat. Dari hasil kegiatan menunjukkan bahwa anggota kelompok memberikan respon baik dan positif, dan adanya peningkatan pengetahuannya dalam teknik budidaya sapi potong yang baik. Di samping itu, meningkatnya pemahaman peternak dalam pemahaman dan pengolahan pakan komplit berbasis bahan lokal serta peternak mampu dalam memformulasikan pakan sapi potong. Dari kegiatan yang dilaksanakan berhasil mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada peternak dalam pembuatan pakan komplit berbahan baku lokal yang dapat menekan biaya produksi serta meningkatkan produktivitas ternak.
PENINGKATAN KAPASITAS PETERNAK MELALUI EDUKASI TEKNOLOGI PEMBUATAN SILASE RANSUM KOMPLIT DI PETERNAKAN SAPI NUSA FAUNA PADANG Ferry Lismanto Syaiful; Fauzia Agustin; Benny Satria; Deni Novia
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v8i1.873

Abstract

Complete A common challenge in smallholder beef cattle fattening enterprises is the fluctuation in the availability and quality of forage. Fermented feed technologies, such as complete ration silage, offer a promising solution for ensuring a sustainable supply of nutritious feed. This activity aimed to improve farmers’ knowledge and understanding of the techniques involved in producing high-quality complete ration silage for cattle feed at the Nusa Fauna Padang cattle farm. The programme was conducted at the Nusa Fauna Padang farm and involved lecturers and students from Andalas University, as well as local cattle farmers. The methods employed included preparatory stages, dissemination through participatory extension sessions, and an evaluation of the activity. Farmers were introduced to various feed ingredients such as rice straw, green forage, and molasses, as well as proper fermentation techniques to produce high-quality silage. The results showed a significant improvement in farmers’ knowledge and understanding regarding the production of complete ration silage. The utilization of this silage not only enhanced cattle productivity at the fattening farm but also reduced dependency on seasonal fresh forage and increased feed efficiency. As such, the complete ration silage technology presents a long-term solution for ensuring the availability of nutritious, stable, and durable feed. In conclusion, this educational activity successfully enhanced farmers’ capacity and opened up opportunities for the development of locally based feed technologies. It is recommended that such extension programmers be continued with follow-up assistance to ensure the effective implementation of silage production by farmers.
Enhancing Sheep Rations: Optimal Ammoniated Palm Fronds Utilization with Lerak Fruit (Sapindus Rarak) and Probiotic Supplementation Essy Laura; Mardiati Zain; Fauzia Agustin
Andalasian Livestock Vol. 1 No. 1 (2024): ALive
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/alive.v1.n1.p59-69.2024

Abstract

This study aimed to assess the impact of lerak fruit and probiotic supplementation on varying levels of ammoniated palm fronds in sheep rations, as well as to determine the optimal inclusion rate of ammoniated palm fronds in the presence of lerak fruit and probiotics. Employing an experimental approach, a Latin Square Design was utilized, with four sheep as rows, four periods as columns, and four rations as treatments. Treatments included: A) 50% field grass + concentrate, B) 20% field grass + 30% ammoniated palm fronds + 50% concentrate + lerak fruit + probiotics, C) 10% field grass + 40% ammoniated palm fronds + 50% concentrate + lerak fruit + probiotics, and D) 0% field grass + 50% ammoniated palm fronds + 50% concentrate + lerak fruit + probiotics. Results indicated significant differences (P<0.05) between dry and organic matter intake treatments and body weight gain. However, no significant differences (P>0.05) were observed in the digestibility of dry and organic matter. These findings suggest that supplementation with up to 40% ammoniated palm fronds in sheep rations, probiotics, and lerak fruit yielded comparable digestibility and livestock performance as the control. This study provides valuable insights into optimizing sheep rations with alternative feed ingredients, contributing to enhanced animal nutrition practices.