Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Tentang Kemacetan di Kota Malang Sugiharto, Mochamad Aan
POPULIKA Vol. 7 No. 2 (2019): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v7i2.337

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui persepsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang tentang kemacetan lalu lintas di Kota Malang. Kota Malang dipilih menjadi lokasi penelitian karena Kota Malang selama ini dikenal sebagai Kota Pendidikan di Jawa Timur, salah satunya karena banyaknya Perguruan Tinggi yang ada di Kota Malang. Universitas Muhammadiyah Malang dipilih karena beberapa pertimbangan, di antaranya adalah karena lokasi kampus yang terletak di lokasi yang memang saat ini dikenal dengan daerah yang paling sering terjadi kemacetan. Jumlah mahasiswa yang sangat besar, menjadikan Kota Malang sangat sesuai untuk mendapatkan data terkait persepsi mahasiswa tentang kemacetan, terutama kemacetan yang terjadi di Kota Malang. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dengan tujuan bisa mengungkap pengalaman dan pengetahuan subjek penelitian terkait dengan kemacetan yang dari sana bisa didapatkan persepsi mahasiswa tentang kemacetan. Subjek penelitian dipilih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang selama ini terdampak oleh kemacetan lalu-lintas Kota Malang, yaitu mereka yang berdomisili di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu yang kesehariannya harus melakukan perjalanan pulang dan pergi (commuter) dan melewati titik-titik kemacetan di jalanan Kota Malang. Hasil dari penelitian ini adalah kemacetan dianggap sebagai permasalahan yang perlu diatasi, tetapi mahasiswa merasa bahwa mereka tidaklah menjadi pihak yang harus terlibat dalam menyelesaikan masalah kemacetan. hal tersebut bisa dilihat dari mahasiswa masih tetap menggunakan kendaraan pribadi meskipun mereka tahu bahwa salah satu penyebab dari kemacetan adalah tingginya angka penggunaan kendaraan pribadi.
DAMPAK PEMBANGUNAN KAWASAN DESTINASI WISATA BENDUNGAN KARANGKATES BAGI MASYARAKAT DESA KARANGKATES KABUPATEN MALANG Sugiharto, Mochamad Aan
POPULIKA Vol. 8 No. 2 (2020): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v8i2.343

Abstract

Penelitian Dampak Pembangunan Kawasan Destinasi Wisata Bendungan Sutami di Desa Krangkates Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang ini bertujuan untuk melihat bentuk-bentuk perubahan sosial dan bagaimana perubahan sosial terjadi pada masyarakat Desa Karangkates setelah dibangunnya Bendungan Sutami dan menjadi kawasan destinasi wisata. Untuk itu, subjek penelitian pada penelitian ini adalah warga masyarakat Desa Karangkates yang telah tinggal sebelum Bendungan Sutami dibangun, juga warga Desa Karangkates yang menjadi pedagang maupun yang memanfaatkan Bendungan Sutami sebagai destinasi wisata. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu dengan melakukan observasi, wawancara mendalam dan studi literatur termasuk mendapatkan informasi dari data monografi desa. data monografi desa diperlukan untuk melihat informasi terkait masyarakat Desa Karangkates secara periodik termasuk data pekerjaan masyarakat Desa karangkates sebelum dan sesudah pembangunan bendungan. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat sekitar memanfaatkan bendungan sebagai jalan alternatif, sumber air bersih dan sumber energi. Lebih jauh, bendungan yang telah dijadikan sebagai destinasi wisata memberikan mata pencaharian baru bagi masyarakat sekitar, sehingga perekonomian masyarakat yang sebelumnya hanya bergantung pada sektor pertanian menjadi semakin beragam.
The Strategy of Turmeric and Ginger Farmers at Pasrujambe Village During the Covid-19 Pandemic Sugiharto, Mochamad Aan; Sazjiyah, Siti Rofiatul
Indonesian Journal of Digital Society is a scientific journal Vol 1 No 2 (2020): Volume 1, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Department of Sociology, Universitas Nasional (Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.555 KB) | DOI: 10.47313/.v1i2.914

Abstract

This study aims at finding out the attempts of turmeric and ginger farmers at Pasrujambe village of Senduro sub-district in Lumajang Regency during COVID-19 pandemic that has a severe impact on every sector, including spices market. The pandemic has caused a significant decrease in spices price. Therefore, the farmers need to make some strategies and changes to adapt to the current situation that result in their profit decrease due to the COVID-19 pandemic. This study applied the AGIL Talcot Parson theory to analyze the interview and observation data result from several farmers as the subject of the study. The analysis result shows that farmers have developed a new method to process turmeric and ginger into tea product as an alternative healthy drink that is considered suitable for the current market related to the pandemic situation. Keywords : Covid-19, farmer, price, spices