Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Oktaviana Nirmala Purba
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 1, No 1 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.555 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v1i1.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah peningkatan kemampuan komunikasi matematik antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran biasa, (2) apakah terdapat interaksi yang signifikan antara kemampuan awal siswa dan pembelajaran terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas X-IA SMA Asy-Syafi′iyah Internasional Medan yang berjumlah 250 siswa, dengan mengambil sampel dua kelas  berjumlah 62 siswa melalui teknik purpose sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari: tes kemampuan komunikasi matematik dengan materi Peluang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil perhitungan menggunakan Anava dua jalur yaitu  116,456, sedangkan nilai sig. 0,00 < 0,05 artinya peningkatan kemampuan komunikasi matematik antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran biasa, (2) hasil perhitungan anava dua jalur yaitu  0,775 dengan nilai sig. 0,446 > 0,05  artinya tidak terdapat interaksi antara kemampuan awal siswa dan pembelajaran terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematik siswa. Kata kunci :    komunikasi matematik siswa, pembelajaran berbasis masalah
PENINGKATAN PENGUASAAN KOMBINATORIK PADA MATA KULIAH PROBABILITAS DENGAN MENGGUNAKAN COMBINATION BOX syahriani sirait; oktaviana nirmala purba
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 3, No 1 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.329 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v3i1.383

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan penguasaan kombinatorik mahasiswa dan mengetahui respon mahasiswa terhadap alat peraga combination box. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika semester II Universitas Asahan Tahun Akademik 2017/2018. Desain penelitian yang digunakan adalah two group pretest dan posttest yaitu melibatkan dua kelas. Kelas eksperimen yaitu kelas yang diajar dengan menggunakan alat peraga combination box dan kelas kontrol yaitu kelas yang diajar tanpa menggunakan alat peraga atau dengan pembelajaran konvensional. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peningkatan penguasaan kombinatorik mahasiswa yang diajarkan dengan menggunakan alat peraga combination box lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Kata kunci  : combination box, Pengasaan Kombinatorik
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN MODEL LAPS-Heuristic DI SMA SHAFIYYATUL AMALIYAH Oktaviana Nirmala Purba; Syahriani Sirait
JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Vol 2, No 1 (2017): september 2017
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.764 KB) | DOI: 10.36294/jmp.v2i1.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab apakah setelah penerapan model LAPS-Heuristic dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada materi trigonometri di kelas X SMA Shafiyyatul Amaliyyah Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model pembelajaran LAPS-Heuristic. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 26 siswa, untuk memperoleh data dalam penelitian ini peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara pemberian tes dan angket. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, siklus I dan siklus II, Dari hasil analisis data diperoleh bahwa: (1) kemampuan pemecahan masalah matematik siswa pada siklus I diperoleh 15 siswa (57,69%) dari 26 siswa yang mengalami peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 23 siswa (88,46%) dari 26 siswa. Dengan peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 30,77%. (2) Rata-rata angket respon siswa pada siklus I adalah 83,46%, dan siklus II adalah 93,78%, , dapat disimpulkan bahwa respon siswa terhadap komponen dan kegiatan pembelajaran berorientasi model LAPS-Heuristic adalah positif. Berdasarkan kategori, terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada materi tigonometri dengan model LAPS-Heuristic.