Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Automasi Pakan Ternak Ayam Berbasis IoT Menggunakan Protokol MQTT Naufal Yasir Muafa; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 02 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Peternakan ayam merupakan sektor penting dalam penyediaan pangan yang menuntut efisiensi dalam manajemen pemberian pakan guna menunjang pertumbuhan dan produktivitas ternak. Pemberian pakan secara manual memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi waktu terutama bagi peternak dengan aktivitas padat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem otomatisasi pemberian pakan ayam berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan protokol MQTT. Sistem dibangun dengan perangkat keras seperti ESP8266, servo motor, sensor ultrasonik, dan modul RTC (Real-Time Clock), serta perangkat lunak berbasis web untuk memantau dan mengatur jadwal pemberian pakan secara daring. Dashboard Web berbasis React digunakan untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Data jadwal disimpan secara lokal menggunakan EEPROM sehingga tetap dapat berfungsi saat koneksi internet terputus. Evaluasi meliputi latensi komunikasi end-to-end, ketepatan eksekusi jadwal terhadap waktu RTC, akurasi estimasi level pakan pada tiga kondisi (penuh, setengah, kosong), kinerja sistem saat offline, dan kuantitas keluaran pakan berdasarkan durasi bukaan servo. Hasil pengujian menunjukkan latensi komunikasi kurang dari 1 detik, deviasi eksekusi jadwal ±1 detik, akurasi estimasi level pakan rata-rata 80%, keberhasilan eksekusi penjadwalan 100% dalam kondisi offline, dan pengujian durasi bukaan 1.000 ms menghasilkan keluaran rata-rata 14,2g. Kata Kunci— Internet of Things, MQTT, Pakan Ayam, ESP8266, Peternakan
Pengembangan Sistem Antrian Digital Berbasis Website untuk Layanan Multi-Kelompok Achmad Zidan Ramdani; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 02 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem antrian konvensional sering kali mengalami kendala signifikan dalam mengelola layanan multi-kelompok, seperti ketimpangan distribusi beban kerja antar loket dan ketidakpastian waktu tunggu pelanggan. Kondisi ini sering memicu penumpukan antrian yang tidak terurai serta ketidakadilan distribusi pelayanan yang berdampak negatif pada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah sistem antrian digital berbasis website untuk menangani masalah tersebut dengan menerapkan model Multi-Queue. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan framework Laravel serta integrasi teknologi WebSocket (Laravel Reverb) untuk memfasilitasi komunikasi data secara real-time. Model pengembangan yang diterapkan adalah Waterfall yang meliputi tahapan analisis, desain, implementasi, hingga pengujian. Evaluasi kualitas sistem dilakukan secara komprehensif melalui serangkaian pengujian kuantitatif. Pengujian fungsionalitas menggunakan metode black-box testing memastikan seluruh fitur berjalan sesuai rancangan. Evaluasi keadilan (Fairness) menggunakan metrik Jain’s Fairness Index (JFI) menghasilkan nilai sempurna 1.0 pada skenario beban seimbang, serta membuktikan keberhasilan isolasi antrian di mana antrian layanan yang padat tidak menghambat antrian layanan yang sepi. Dari sisi respon sistem, pengujian mencatat rata-rata Response Time (TTFB) yang sangat responsif, yaitu 35-56 ms, jauh melampaui standar rekomendasi Google (< 800 ms). Audit kualitas teknis frontend menggunakan Google Lighthouse juga memberikan skor 100 pada aspek Performance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem antrian Multi-Queue berbasis web yang dikembangkan tidak hanya berhasil secara fungsional dalam mendigitalkan proses antrian, tetapi juga terbukti adil, responsif, dan memiliki standar kualitas kode yang optimal. Kata Kunci— Sistem Antrian, Multi-Queue, Response Time, Google Lighthouse, Websocket.