Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Sistem Antrian Digital Berbasis Website untuk Layanan Multi-Kelompok Achmad Zidan Ramdani; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 02 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem antrian konvensional sering kali mengalami kendala signifikan dalam mengelola layanan multi-kelompok, seperti ketimpangan distribusi beban kerja antar loket dan ketidakpastian waktu tunggu pelanggan. Kondisi ini sering memicu penumpukan antrian yang tidak terurai serta ketidakadilan distribusi pelayanan yang berdampak negatif pada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah sistem antrian digital berbasis website untuk menangani masalah tersebut dengan menerapkan model Multi-Queue. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan framework Laravel serta integrasi teknologi WebSocket (Laravel Reverb) untuk memfasilitasi komunikasi data secara real-time. Model pengembangan yang diterapkan adalah Waterfall yang meliputi tahapan analisis, desain, implementasi, hingga pengujian. Evaluasi kualitas sistem dilakukan secara komprehensif melalui serangkaian pengujian kuantitatif. Pengujian fungsionalitas menggunakan metode black-box testing memastikan seluruh fitur berjalan sesuai rancangan. Evaluasi keadilan (Fairness) menggunakan metrik Jain’s Fairness Index (JFI) menghasilkan nilai sempurna 1.0 pada skenario beban seimbang, serta membuktikan keberhasilan isolasi antrian di mana antrian layanan yang padat tidak menghambat antrian layanan yang sepi. Dari sisi respon sistem, pengujian mencatat rata-rata Response Time (TTFB) yang sangat responsif, yaitu 35-56 ms, jauh melampaui standar rekomendasi Google (< 800 ms). Audit kualitas teknis frontend menggunakan Google Lighthouse juga memberikan skor 100 pada aspek Performance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem antrian Multi-Queue berbasis web yang dikembangkan tidak hanya berhasil secara fungsional dalam mendigitalkan proses antrian, tetapi juga terbukti adil, responsif, dan memiliki standar kualitas kode yang optimal. Kata Kunci— Sistem Antrian, Multi-Queue, Response Time, Google Lighthouse, Websocket.
Simulasi Management Akses Pengguna Internet Sekolah Menggunakan Firewall Filter Rule dan Bandwidth Management Queue Tree Alvin Bachtiar; Agus Prihanto
Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/neptunus.v4i1.1509

Abstract

The increasing integration of internet technology in educational institutions requires structured network governance to ensure that digital resources support academic activities effectively. Unrestricted access to online platforms often leads to non-academic usage such as online gaming and social media engagement during instructional hours, which may reduce learning concentration and degrade network performance. This research develops and evaluates a network access control simulation using a MikroTik RouterBoard RB951Ui-2HnD device. The system applies firewall filtering mechanisms, hotspot-based authentication, and bandwidth allocation strategies through Simple Queue configuration. Network segmentation is implemented to differentiate teacher and student access privileges. The study adopts a Research and Development (R&D) approach to design, configure, test, and evaluate the proposed system. Testing results indicate that the firewall configuration successfully restricts access to selected online games (Mobile Legends, Clash of Clans, Roblox) and social media platforms (YouTube, TikTok, Shopee, Instagram, Telegram). Furthermore, bandwidth management demonstrates effective traffic prioritization, ensuring more stable allocation for teacher accounts in accordance with configured maximum limits. The findings confirm that structured firewall and bandwidth policies can improve network discipline, enhance performance stability, and support a controlled digital learning environment in schools.
Sistem Informasi Hasil Inspeksi Kondisi Mobil Bekas Dengan Memanfaatkan Teknologi QR Code Ilyas Jahfal Alim; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 03 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pembelian mobil bekas membutuhkan informasi kondisi kendaraan yang akurat dan transparan agar pelanggan dapat mengambil keputusan dengan tepat. Namun, penyampaian hasil inspeksi yang masih bergantung pada staf dealer sering menimbulkan keterbatasan dalam aksesibilitas dan efisiensi waktu. Untuk mengatasi hal tersebut, dirancang sistem informasi hasil inspeksi mobil bekas berbasis QR Code. Sistem ini memungkinkan pelanggan memindai QR Code yang ditempel pada kendaraan menggunakan smartphone untuk memperoleh informasi hasil inspeksi, meliputi kondisi mesin, eksterior, dan interior, tanpa perlu bantuan staf dealer. Sistem dibangun menggunakan model waterfall berbasis PHP dan database MySQL. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan secara responsif melalui berbagai perangkat dan browser dengan kecepatan pemindaian kurang dari 5 detik. Pengujian menunjukkan faktor jarak, sudut, dan pencahayaan mempengaruhi keberhasilan pemindaian QR code. Pengujian tingkat kepuasan pengguna menghasilkan nilai 84.237% yang termasuk kategori sangat puas berdasarkan skala Likert. Sistem telah memenuhi aspek fungsional berdasarkan hasil pengujian yang menunjukkan fitur berjalan sesuai kebutuhan, serta aspek kemudahan penggunaan dan kebutuhan pelanggan dalam memberikan informasi inspeksi mobil bekas secara cepat dan transparan.Kata Kunci— inspeksi, mobil bekas, QR code, smartphone.