Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Edukatif

Tipe TGT Berbantuan Media Baamboozle untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Pendidikan Pancasila Siswa Sekolah Dasar Ledjar Nur Ageng Prasetyo; Faridl Musyadad; Atika Dwi Evitasari
EDUKATIF: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Vol. 1 No. 02 (2025): ISSUE JULI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas V SD Negeri Kalisana pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Baamboozle. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, terdiri dari dua siklus yang masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah 28 peserta didik kelas V, terdiri dari 16 laki-laki dan 12 perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes (pre-test dan post-test), observasi aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar peserta didik, wawancara, serta dokumentasi. Instrumen penelitian divalidasi melalui triangulasi data, termasuk pengecekan konsistensi data antarobserver dan waktu observasi yang diperpanjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tipe TGT berbantuan media Baamboozle secara signifikan meningkatkan pemahaman peserta didik. Terlihat dari peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 64,79 pada siklus I menjadi 85,5 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan dari 35,72% pada siklus I menjadi 89,29% pada siklus II, memenuhi indikator keberhasilan penelitian. Selain itu, aktivitas belajar peserta didik dan aktivitas mengajar guru juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II.
Eksplorasi Kreativitas Guru Kelas V dalam Pembelajaran Matematika SD Negeri 3 Pengasih Suheni Damastuti; Novy Trisnani; Atika Dwi Evitasari
EDUKATIF: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Vol. 1 No. 03 (2025): ISSUE OKTOBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas merupakan keterampilan yang menghasilkan ide-ide variatif yang dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas guru kelas V dalam pembelajaran matematika SD Negeri 3 Pengasih dan mengetahui faktor penghambat dan pendukung kreativitas guru kelas V SD Negeri 3 Pengasih Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru, siswa kelas V, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mampu menciptakan pembelajaran matematika yang kreatif. Namun, terdapat hambatan seperti perbedaan karakter siswa dan keterbatasan waktu. Meskipun demikian, pihak sekolah memberikan dukungan yang cukup baik terhadap upaya guru dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif. Kesimpulannya, guru kelas V mampu menerapkan kreativitas dalam pembelajaran matematika dengan baik dan sesuai harapan, meski menghadapi beberapa tantangan dalam prosesnya.
Tipe Take and Give dan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial di Sekolah Dasar Ilfa Linda Apriliana; Atika Dwi Evitasari; Novy Trisnani
EDUKATIF: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Vol. 1 No. 04 (2026): ISSUE JANUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model cooperative learning tipe take and give pada pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri Kokap. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 3 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 14 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar serta lembar observasi aktivitas guru dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan ditentukan apabila minimal 75% peserta didik mencapai KKTP yang ditentukan yaitu ≥76. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari pra siklus hingga siklus II. Pada pra siklus, hanya 14,3% peserta didik yang tuntas. Setelah tindakan, pada siklus I meningkat menjadi 57,1% dengan nilai rata-rata 75,7. Pada siklus II, meningkat kembali mencapai 85,7% dengan nilai rata-rata 86,8, sehingga indikator keberhasilan telah tercapai pada siklus II. Hasil observasi aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar peserta didik sejak siklus I berada pada kategori “Baik” dan semakin konsisten pada siklus II. Guru lebih terampil dalam menyampaikan materi, memberikan instruksi dengan jelas, dan mengelola waktu dengan efektif. Sementara peserta didik lebih aktif dalam pertukaran informasi, percaya diri, serta berani menyampaikan pendapat dengan bahasa sendiri. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model cooperative learning tipe take and give terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS.