Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM OPEN ENDED TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA SISWA KELAS X TITL DI SMK TEKNOLOGI GALELA HEBINGAIL, REGINA; OLII, DJAMI; RIDWAN, RIDWAN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i3.3124

Abstract

This study was conducted to determine the influence of the Open Ended Problem learning model on student learning outcomes in basic electrical and electronics subjects for TITL SMK Teknologi Galela students for the 2022/2023 school year. The research method used is Quasi Experiment. The research population was 46 students where two classes were selected as samples, with one class applying the expository learning model as the control group, while the other class applying the Problem Open Ended learning model as the experimental group. The research instrument used a multiple-choice test of 25 questions used as an assessment of student learning outcomes academically. The data analysis technique uses normality tests, homogeneity, and t-tests. The results of the study showed that the experimental group had an average achievement score of 87.82 with a standard deviation of 5.04, while the control group had an average achievement score of 79.13 with a standard deviation of 4.50. The results of the homogeneity and normality test showed that the distribution and variance of the data were homogeneous. The results of the hypothesis test showed a t-count value of 6.167 and a t-value of 1.684 tables, which showed that the t-count was greater than the t-table. Alternative hypotheses are accepted. The conclusion obtained is that the application of the open-ended problem learning model has a significant influence on the achievement of basic electronics and electrical learning for TITL students of SMK Teknologi Galela for the 2022/2023 school year ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Open Ended terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar listrik dan elektronika siswa TITL SMK Teknologi Galela tahun ajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen. Populasi penelitian sebanyak 46 siswa dimana dua kelas dipilih sebagai sampel, dengan satu kelas menerapkan model pembelajaran ekspositori sebagai kelompok kontrol, sementara kelas lainnya menerapkan model pembelajaran Problem Open Ended sebagai kelompok eksperimen. Instrumen penelitian menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 25 soal digunakan sebagai penilaian hasil belajar siswa secara akademik. Teknik análisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t-test. Hasil studi menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki nilai prestasi rata-rata 87,82 dengan standar deviasi 5,04, sedangkan kelompok kontrol memiliki nilai prestasi rata-rata 79,13 dengan standar deviasi 4,50. Hasil uji homogenitas dan normalitas menunjukkan bahwa distribusi dan varians data homogen. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 6,167 dan t tabel sebesar 1,684 yang menunjukkan bahwa t hitung > t tabel. Hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan yang diperoleh bahwa penerapan model pembelajaran masalah terbuka memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi Pembelajaran dasar elektronika dan listrik untuk siswa TITL SMK Teknologi Galela tahun ajaran 2022/2023.
Comparison of Basic Learning Outcomes of Electricity and Electronics Using Realistic Mathematics Learning Models And Discovery in Electricity Students of Elfatah Christian Vocational School Manado Ridwan, Ridwan; Litamahuputty , Novian; Kilis, Billy
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1011

Abstract

Pada penelitian ini diketahui bahwa selama proses pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika secara umum masih berpusat pada guru, siswa kurang dilibatkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas dan juga hasil belajar siswa belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu model pembelajaran untuk mendampingi pembelajaran yang melibatkan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil belajar dasar listrik dan elektronika dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics and Discovery pada siswa kelas X kelistrikan di SMK Kristen Elfatah Manado. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Experimental Design. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas eksperimen X Listrik A dengan menggunakan model pembelajaran Matematika Realistik dan kelas kontrol X Listrik B dengan menggunakan model pembelajaran Discovery. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Berdasarkan uji t diperoleh bahwa siswa yang diberi perlakuan pembelajaran Matematika Realistik mempunyai hasil belajar yang lebih baik dibandingkan siswa yang diberi perlakuan pembelajaran menggunakan model penemuan.
Evaluasi Spesifikasi Pemutus Tenaga (Circuit Breaker) Dengan Analisa Hubung Singkat Menggunakan Etab Di Gardu Induk Tomohon 150 kV Marbun, Rahel Ronita; Ridwan, Ridwan; Sangi, Nontje Marie; Ticoh, Janne Deivy
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jupiter.v9i2.20494

Abstract

Gangguan yang terjadi seperti pada proses pembangkitan, saluran transmisi, gardu induk, bahkan bisa berpengaruh pada proses konsumsi listrik di masyarakat yang disebabkan oleh petir dan hubungan arus pendek listrik. Penelitian ini menggunakan beberapa metode yaitu studi literatur, observasi, pengambilan data yang akan dianalisis terkait dengan gangguan hubung singkat, rumus perhitungan arus hubung singkat menggunakan nilai aktual ampere, ohm, dan volt. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola operasi dan sistem koordinasi proteksi di Gardu Induk Tomohon 150 kV dan mengetahui analisis spesifikasi pemutus tenaga di gardu induk Tomohon. Hasil penelitian ini diperoleh, besar arus gangguan hubung singkat yang terjadi pada setiap penyulang yang beroperasi di gardu induk Tomohon, mengetahui nilai setting rele arus lebih, serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi spesifikasi pemutus tenaga dalam melindungi trafo daya 150 MVA transformator daya di gardu induk Tomohon. Berdasarkan hasil penelitian yang ada dapat disimpulkan terdapat Arus hubung singkat terbesar terjadi pada SL.1, yaitu jenis hubung singkat 3 fasa, pada jarak 25% dari panjang penyulang 8,83KMS sebesar 8,660A dan berdasarkan hasil perhitungan manual serta perbandingan dengan hasil simulasi pada software ETAP maka spesifikasi pemutus tenaga (PMT) dalam melindungi trafo daya 150 MVA transformator daya di Gardu Induk Tomohon layak beroperasi
Perancangan Instalasi Tenaga Listrik di Bengkel Universitas Negeri Manado Jacki Pattinasarany; Ridwan Ridwan; Billy Kilis; Jocke Rapar
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 2 No. 1 (2022): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edunitro.v2i1.3343

Abstract

Abstract— The need for electrical energy and electrical installations is a system of electrical equipment in buildings related to each other. For the need for electrical energy and electrical installations to be carried out properly, it must meet the requirements stated in the General Electrical Installation Requirements (PUIL). One of the goals of an electrical installation system in a building is to control so that a building can function as expected. The electrical power needed and the safety and conductors are used so that the electrical installation system is safe and reliable when the building is operating. Referring to the description, the author is interested in understanding and researching further about the conductors and safety installed in the Unima workshop building. The authors obtain research data by conducting case studies where a set of data is collected, processed, compared, and analyzed. The results showed that the Unima workshop electrical resources were 27.630 W. Abstrak— Kebutuhan energi listrik dan instalasi listrik adalah sistem perlengkapan listrik pada bangunan yang berkaitan satu sama lain. Agar kebutuhan energi listrik dan instalasi listrik terselenggara dengan baik maka harus memenuhi syarat yang telah tertuang pada Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL). Salah satu tujuan dari adanya sistem instalasi listrik pada sebuah bangunan adalah mengontrol agar sebuah bangunan dapat berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Baik daya listrik yang dibutuhkan maupun pengaman dan penghantar yang dipakai, agar pada saat bangunan tersebut beroperasi, maka sistem instalasi listriknya aman dan handal. Mengacu dari uraian tersebut, penulis tertarik untuk memahami dan meneliti lebih jauh mengenai penghantar dan pengaman yang terpasang pada bangunan bengkel Unima. Dalam melakukan evaluasi penulis memperoleh data penelitian dengan cara melakukan studi kasus dimana sekumpulan data dikumpulkan, diolah, dibandingkan, dan dianalisa. Hasil penelitian menunjukan sumber daya listrik bengkel Unima sebesar 27,630 W.
Efektivitas Penggunaan Jobsheet Berbantuan Electrical Control Techniques Simulator Untuk Meningkatkan Berpikir Kreatif Mahasiswa Ridwan, Ridwan; Nurmanita, Mutiara
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan jobsheet berbantuan Electrical Control Techniques Simulator (ECTS) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa pada mata kuliah Teknik Pengendali Mesin Listrik. Permasalahan utama dalam pembelajaran teknik elektro adalah keterbatasan media praktik yang dapat mendorong eksplorasi ide dan inovasi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 yang terbagi dalam dua kelompok: kelompok eksperimen menggunakan jobsheet berbantuan ECTS, dan kelompok kontrol menggunakan jobsheet berbantuan trainer. Data kemampuan berpikir kreatif dikumpulkan melalui tes tertulis berdasarkan indikator kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Analisis data menggunakan uji-t dan Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,050 dengan thitung>ttabel (4,99>2,048), serta nilai gain score kelompok eksperimen sebesar 57,98 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 32,08. Dengan demikian, penggunaan jobsheet berbantuan ECTS terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Integrasi media simulasi dalam pembelajaran teknik elektro direkomendasikan sebagai strategi inovatif untuk mendukung kompetensi abad 21.
Design of a Greenhouse System for Vegetable Plants Based on the Internet of Things Janne Deivy Ticoh; Junaedy Alexandrya Kaengke; Ridwan, Ridwan
Jurnal Sistem Cerdas Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : APIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37396/jsc.v8i1.501

Abstract

This research aims to overcome the problem of lack of efficiency in Green House management in North Sulawesi. Where management is still done manually. The main problem in this research is the high cost of procuring a control system and farmers' lack of understanding regarding the Internet of Things (IoT). To solve this problem, an IoT based Green House control system was developed which integrates various sensors to monitor and control temperature, humidity and light intensity automatically. This system uses an ESP32 microcontroller and the Blynk application to facilitate remote monitoring. Trial results shows that this system is able to maintain optimal environmental conditions for plant growth, increase productivity, and reduce the risk of damage due to climate change. By implementing this system, it is hoped that farmers in North Sulawesi can optimize the use of resources and increase the quality and quantity of harvests make an important contribution to development of sustainable agriculture in the tropic
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI TERHADAP NILAI MATA PELAJARAN INSTALASI MOTOR LISTRIK DI SMK NEGERI 1 TOMOHON Assa, Rexi Ruli; Seke, Fransiskus Royke; Ridwan, Ridwan
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i3.6854

Abstract

The teaching and learning process is a combination of the student learning process and the teacher's teaching activities as an instructor. The use of learning media has an important role in influencing the process and learning outcomes in a field of study. This study aims to determine the effect of animated learning media on the value of the electric motor installation subject at SMK Negeri 1 Tomohon. The method used is a quantitative experimental research with a static-group comparison approach, involving 63 grade XI students divided into a control group and an intervention group. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results of the study showed that the average value of the control group increased from 65.39 (pre-test) to 69.03 (post-test), while the intervention group increased from 76.03 to 78.13. The Wilcoxon test produced a p-value of 0.001 <? = 0.05, which means there is a significant effect of the use of animated media on learning outcomes. Therefore, animated learning media needs to be continuously developed and updated according to technological advances to facilitate students' understanding of the subject. ABSTRAKProses belajar mengajar merupakan perpaduan dari proses belajar siswa dan kegiatan mengajar guru sebagai ini instruktur. Penggunaan media pembelajaran memiliki peran penting dalam memengaruhi proses serta hasil belajar pada suatu bidang studi. Penelitan ini bertujuan  mengetahui pengaruh media pembelajaran animasi terhadap nilai mata pelajaran instalasi motor listrik di SMK Negeri I Tomohon. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan pendekatan static-group Comparison, melibatkan 63 siswa kelas XI yang terbagi dalam kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoson. Hasil penelitian  nilai rata-rata kelompok kontrol meningkat dari 65,39 (pre-test) menjadi 69,03 (post-test), sedangkan kelompok intervensi naik dari 76,03 menjadi 78,13. uji Wilcoxon menghasilkan p-value 0,001 < ?=0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media animasi terhadap hasil belajar. Oleh sebab itu, media pembelajaran animasi perlu terus dikembangkan dan diperbarui sesuai kemajuan teknologi agar mempermudah pemahaman siswa terhadap mata pelajaran.
EDUKASI DAN PELATIHAN INSTALASI LISTRIK RUMAH SEBAGAI PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG KESADARAN BAHAYA LISTRIK DI IAIN MANADO Ridwan, Ridwan; Nurmanita, Mutiara
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i1.5971

Abstract

Many students living in boarding houses often have limited knowledge about how to use electrical appliances at home. Some students may not understand the risks associated with using electrical devices, such as water heaters, irons, or fans. As a result, this lack of knowledge can not only lead to damage to the equipment but also has the potential to cause fire hazards. Therefore, it is important for them to receive information and training on the safe and efficient use of electrical appliances. Community service activities that focus on education and training for household electrical installations provide a significant positive impact on students' knowledge. This community service activity takes place at the IAIN Manado campus, where the participants consist of 25 students. The method used in this community service is through lectures, questions and answers, and supported by demonstrating electrical installations, electrical hazards, and fire risks through teaching aids and simulation videos. The results obtained from this community service indicate that through this program, students not only learn about the technical aspects of electrical installations but also the importance of safety and energy efficiency. With the skills acquired, students have a 93% understanding that increases awareness of the safe and responsible use of electricity. Furthermore, this activity also fosters a sense of concern and social responsibility among students, making them agents of change who can make a real contribution to reducing the risk of accidents related to improper electrical installations. ABSTRAKBanyak mahasiswa yang tinggal di kos sering kali memiliki minim pengetahuan tentang cara pemakaian peralatan listrik di rumah. Beberapa mahasiswa mungkin tidak memahami risiko yang terkait dengan penggunaan alat listrik, seperti pemanas air, setrika, atau kipas angin. Akibatnya, minimnya pengetahuan ini tidak hanya dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mendapatkan informasi dan pelatihan mengenai penggunaan peralatan listrik secara aman dan efisien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada edukasi dan pelatihan instalasi listrik rumah memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengetahuan mahasiswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di kampus IAIN Manado, dimana objek pengabdian mahasiswa dengan jumlah peserta 25 orang. Metode yang di gunakan pengabdian ini berupa ceramah, tanya jawab, dan didukung dengan mendemontrasikan instalasi listrik, bahaya listrik dan kebakaran melalui alat peraga dan video simulasi. Hasil yang diperoleh pengabdian masyarakat ini, melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang aspek teknis instalasi listrik, tetapi juga pentingnya keselamatan dan efisiensi energi. Dengan keterampilan yang diperoleh, mahasiswa memiliki pemahaman 93% meningkatkan kesadaran akan penggunaan listrik yang aman dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga membangun rasa kepedulian dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa, menjadikan mereka agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam masyarakat pengurangan risiko kecelakaan yang terkait dengan instalasi listrik yang tidak tepat.