Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENERAPAN SISTEM AQUAPONIK BERBASIS ENERGI BARU TERBARUKAN SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN IPA DAN PRODUK KEWIRAUSAHAAN SEKOLAH Sariman, Syahrul; Fitriyah, . Tenri; Patandean, Agustinus Jarak; Swandi, Ahmad; Putri, Fina Melani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34778

Abstract

Penerapan sistem aquaponik berbasis energi baru terbarukan sebagai sarana pembelajaran IPA dan produk kewirausahaan sekolah merupakan upaya untuk mengintegrasikan konsep keberlanjutan dalam pendidikan dan pengembangan kewirausahaan di tingkat sekolah. PKM ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan sistem aquaponik yang memanfaatkan energi baru terbarukan, seperti energi matahari dan energi angin, dalam lingkungan sekolah untuk mendukung proses pembelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) dan membangkitkan minat kewirausahaan di kalangan siswa. Hasil dari implementasi sistem aquaponik menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep ekologi, hidroponik, dan akuakultur. Selain itu, penerapan energi terbarukan dalam sistem ini berhasil mengurangi konsumsi energi dari sumber non-terbarukan dan menambah nilai praktis dalam proses pembelajaran. PKM ini juga memberikan peluang bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan melalui pengelolaan dan pemasaran produk yang dihasilkan oleh sistem aquaponik. Secara keseluruhan, penerapan sistem aquaponik berbasis energi baru terbarukan tidak hanya memberikan manfaat dalam pembelajaran IPA tetapi juga menciptakan peluang kewirausahaan yang bermanfaat bagi siswa. PKM ini terbukti menghasilkan sistem aquaponik berbasis tenaga surya dengan kapasitas 630 net pot yang menjadi pusat pembelajaran IPA (kebun IPA) di SMAN 1 Pinrang. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman guru dan siswa berkaitan dengan budidaya aquaponik berbasis tenaga surya.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran STEAM Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar IPAS SD Inpres Cambaya I Makassar Mayasari, Eka; Patandean, Agustinus Jarak; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS peserta didik di UPT SPF SD Inpres Cambaya I Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan  jenis penelitian eksperimen yang dilakukan dalam bentuk quasi eksperimental design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV-A sebanyak 25 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV-B sebanyak 29 orang sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dan non-tes. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis uji-t (uji paired sample t-test) maka diperoleh kesimpulan bahwa: (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berpikir kritis peserta didik yang belajar menggunakan pendekatan STEAM dengan mereka yang belajar menggunakan metode konvensional, (2) ada perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar antara peserta didik yang belajar dengan pendekatan STEAM dan metode pembelajaran konvensional, dan (3) berdasarkan hasil analisis multivariate test pendekatan STEAM tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan hasil belajar secara bersamaan. Demikian juga secara bersamaan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS, terjadi peningkatan secara signifikan, ditunjukkan oleh skor tes pada posttest. Pendekatan  pembelajaran STEAM efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS peserta didik UPT SPF SD Inpres Cambaya I Kota Makassar. Pendekatan STEAM tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan hasil belajar secara bersamaan. This research aims to determine the effect of the STEAM learning approach on students' critical thinking skills and science learning outcomes at UPT SPF SD Inpres Cambaya I Makassar. The research uses a quantitative approach with an experimental research type conducted in the form of a quasi-experimental design. The sample in this study consisted of 25 students in class IV-A as the experimental group and 29 students in class IV-B as the control group. Data collection techniques in this research were test and non-test techniques. The data analysis techniques used were descriptive statistics and inferential statistical analysis. Based on the t-test analysis (paired sample t-test), the following conclusions were drawn: (1) there is a significant difference between students' critical thinking skills who learn using the STEAM approach and those who learn using conventional methods, (2) there is a significant difference in learning outcomes between students learning with the STEAM approach and conventional learning methods, and (3) based on multivariate test analysis, the STEAM approach not only improves critical thinking skills but also plays a role in simultaneously improving learning outcomes. Simultaneously, the posttest scores demonstrated that critical thinking skills and science learning outcomes increased significantly. The STEAM learning approach effectively improves critical thinking skills and science learning outcomes of students at UPT SPF SD Inpres Cambaya I Makassar. The STEAM approach not only enhances critical thinking skills but also plays a role in simultaneously improving learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Heads Together Terhadap Hasil Belajar Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Peserta Didik Di Sekolah Dasar Regina, Angri; Patandean, Agustinus Jarak; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) terhadap hasil belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan model NHT dan kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data terdiri atas tes hasil belajar pilihan ganda dan tes uraian untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, masing-masing diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol, baik dalam hasil belajar maupun kemampuan pemecahan masalah. Penerapan model NHT mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, meningkatkan interaksi antar siswa, dan memperkuat pemahaman konsep melalui diskusi kelompok. Selain itu, model ini juga membentuk tanggung jawab individu dalam kelompok, yang berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan analitis siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis kolaboratif seperti NHT efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Model NHT tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil belajar, tetapi juga secara signifikan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. This study aims to analyze the effectiveness of the Numbered Heads Together (NHT) learning model on elementary school students’ mathematics learning outcomes and problem-solving skills. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two groups: the experimental group using the NHT model and the control group using conventional learning methods. Data collection instruments included multiple-choice tests to assess learning outcomes and essay tests to evaluate problem-solving skills, both administered as pretests and posttests. Data analysis revealed significant differences between the experimental and control groups in terms of both learning outcomes and problem-solving abilities. The implementation of the NHT model encouraged active student engagement, enhanced peer interaction, and strengthened conceptual understanding through group discussions. Furthermore, the model fostered individual accountability within groups, contributing to the development of students' critical and analytical thinking skills. These findings affirm that collaborative learning models such as NHT are effective in improving the quality of mathematics instruction at the elementary level. The NHT model not only enhances academic achievement but also significantly improves students’ problem-solving competencies.