Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR LATERAL DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA M A Martawijaya; Jayanti Jabir; Aisyah Azis
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.209 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9408

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir lateral peserta didik dalam memecahkan masalah fisika. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MAN Luwu, sebanyak 8 peserta didik. Untuk melihat kemampuan berpikir lateral peserta didik peneliti menggunakan instrumen tes berbasis masalah fisika. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan tes untuk melihat jawaban peserta didik kemudian melakukan wawancara untuk menggali informasi lebih lanjut guna mengetahui proses berpikir peserta didik. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis dengan mereduksi dan mendisplay data sehingga menghasilkan pola berpikir lateral yang disajikan dalam bentuk bagan. Adapun indikator yang menjadi acuan berpikir lateral adalah apabila ada perubahan konsep atau persepsi peserta didik terhadap masalah yang diberikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik sudah mampu berpikir lateral dalam memecahkan masalah fisika. Adapun saran yang diajukan peneliti adalah perlunya untuk memberikan soal-soal fisika bersifat lateral kepada peserta didik untuk merangsang proses berpikirnya.
ANALISIS KESESUAIAN KOMPETENSI DASAR DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Sahriani Sahriani; Subaer Subaer; Aisyah Azis
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.187 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11031

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui kesesuaian kompetensi dasar dengan pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 21 Makassar. Data hasil penelitian diperoleh dengan cara melakukan observasi partisipan dan wawancara selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh dari 11 kompetensi dasar materi fisika kelas X dengan 31 kali pertemuan terdapat 29 kali pertemuan yang dapat menggunakan pembelajaran berbasis masalah ditinjau dari fase-1 yaitu orientasi siswa kepada masalah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR FISIKA DAN KETERAMPIAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK SMAN 4 MAKASSAR Novita Salmi; Aisyah Azis; Agustinus Jarak Patandean
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.225 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6193

Abstract

Penelitian ini adalah true eksperimen, yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar fisika dan keterampilan proses sains antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional SMAN 4 Makassar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis proyek, sedangkan variabel terikatnya adalah keterampilan proses sains dan motivasi belajar fisika pada materi usaha dan energi. Data hasil ini dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Dari hasil analisis deksriptif diperoleh rata-rata skor peserta didik setelah diajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek untuk keterampilan proses sains adalah 11.43 sedangkan untuk motivasi belajar fisika adalah 69.10 yang keduanya berada pada kategori sedang. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar fisika dan keterampilan proses sains antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran berbasis proyek dan peserta didik yang diajar dengan menggunakan model konvensional pada taraf nyata α=0.05.Kata kunci : pembelajaran berbasis proyek, keterampilan proses sains, motivasi belajar
Identifikasi Potensi Penggunaan Bahan Ajar Fisika Berbasis Simulasi Komputer yang Interaktif dengan Model Inkuiri Terbimbing pada Konsep Abstrak: Studi Literatur and Survey Bunga Dara Amin; Nurhayati Nurhayati; Aisyah Azis; A Swandi
Seminar Nasional LP2M UNM SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penggunaan bahan ajar fisika berbasis simulasi interaktif dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran fisika. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan meode kajian literatur dari berbagai sumber untuk mengetahui penggunaan simulasi dengan langkah-langkah pembelajaran inkuiri serta metode survey untuk mengetahui bagaimana penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dikalangan pelajar sehingga diperoleh data untuk bisa mengaplikasikan bahan ajar berbasis simulasi interaktif. Data yang diperoleh dari hasil survey kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan hasil kajian literatur dapat disimpulkan bahwa simulasi komputer telah banyak digunakan dalam pembelajaran dengan tahapan penyelidikan dan memberikan dampak yang positif, beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan simulasi komputer adalah kebenaran simulasi itu dalam menunjukkan fenomena fisis, kemudahan dalam menggunakan dan juga menyesuaikan dengan karakteristik siswa. Berdasarkan survey, secara umum 85% responden setuju dengan penggunaan simulasi komputer dalam pembelajaran. Selain itu, data yang menunjukkan bahwa penggunaan laboratorium masih sangat kurang. Sehingga diharapkan simulasi komputer dapat dijadikan alternatif untuk melakukan pengamatan fenomena fisis
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL FISIKA KELAS X MIA DI SMA NEGERI 2 POLEWALI Husnul Patima Rahman; Salmiah Sari; Aisyah Azis
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol. 21 No. 2 (2025): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Physics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v21i2.7488

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menganalisis kesalahan  peserta didik kelas X dalam penyelesaian soal-soal fisika di SMA  Negeri 2 Polewali serta penyebabnya. Subyek penelitian  pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 2 Polewali. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode tes dengan pemberian tes dalam bentuk essay pada materi gerak lurus dan metode wawancara untuk mengetahui penyebab peserta didik melakukan kesalahan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan peserta didik adalah kesalahan konsep (34,12%), kemudian diikuti oleh kesalahan strategi (32,06%), kesalahan terjemahan (19,12%) dan kesalahan operasi sebesar (14,71%). Hal ini disebabkan oleh peserta didik kurang belajar dan latihan mengerjakan soal-soal fisika bervariasi. Kata Kunci : kesalahan konsep, kesalahan operasi, kesalahan strategi, kesalahan terjemahan This descriptive study aims to analyze the types of errors made by Grade X students in solving physics problems at SMA Negeri 2 Polewali, as well as the underlying causes. The subjects were students from Grade X MIA. Data were collected through essay tests on linear motion and interviews to explore the reasons behind the errors. Data were analyzed using descriptive statistics and qualitative analysis. Results show that the most common errors were conceptual (34.12%), followed by strategic errors (32.06%), translation errors (19.12%), and operational errors (14.71%). These mistakes were mainly due to a limited understanding of concepts and a lack of varied practice in solving physics problems. Keywords: concept error, operation error, strategy error, translation error.