Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Literasi informasi : peningkatan kompetensi informasi dalam proses pembelajaran Pattah, Sitti Husaebah
Jurnal Ilmu Perpustakaan & Informasi KHIZANAH AL-HIKMAH Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Ilmu Perpustakaan Khizanah Al-Hikmah
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of knowledge and life became ease with the presence of information communication and technology, particularly internet. Information literacy is needed to access any form of information through the internet. Academicians are expected to be information literate. They should use and evaluate information resources, especially from the internet in any kind of learning process. The ability to be literate in library services is necessary important in order to optimize library resources and services. Besides, information literacy tells end-users to recognize information sources and can be ease to find the needed information from different and varieties sources. Many models of information literacy are implemented in many libraries in which the objective is to enhance literacy skills for library users.
Pemanfaatan Kajian Bibliometrika sebagai Metode Evaluasi dan Kajian dalam Ilmu Perpustakaan dan Iinformasi Pattah, Sitti Husaebah
Jurnal Ilmu Perpustakaan & Informasi KHIZANAH AL-HIKMAH Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Perpustakaan Khizanah Al-Hikmah
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kajian bibliometrika banyak dilakukan untuk memahami kebutuhan, pola penggunaan dan perilaku penggunaan informasi khususnya penelitian dalam bidang Perpustakaan dan Informasi dalam upaya mengembangkan organisasi informasi. Penulisan sitiran merupakan kajian yang sangat penting dalam ilmu bibliometrika. Dari analisis sitiran dapat dilakukan berbagai kajian yang sangat bermanfaat bagi kebijakan riset, kebijakan lembaga atau perguruan tinggi. Masalah sitir-menyitir harus mulai disosialisasikan di Indonesia terutama bagi para peneliti, dosen dan staf pengajar, penulis lainnya khususnya dalam kajian Ilmu Perpustakaan.
Peranan Intermediary dalam Sistem Temu Balik Informasi Pattah, Sitti Husaebah
Jurnal Ilmu Perpustakaan & Informasi KHIZANAH AL-HIKMAH Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Ilmu Perpustakaan Khizanah Al-Hikmah
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem temu balik informasi, pemakai merupakan salah satu sub sistem utama dalam keseluruhan sistem tersebut. Karena adanya kebutuhan informasi, maka sistem temu kembali informasi diciptakan. Sistem temu balik informasi bertujuan untuk menemukan dokumen yang relevan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan informasi. Adanya kebutuhan informasi yang terpenuhi, maka timbul perilaku informasi untuk mencari informasi. Perilaku tersebut ditunjukkan dalam bentuk keterampilan yang dapat diamati atau tidak dan merupakan salah satu bagian dari perwujudan sikap. Perilaku pencarian informasi dapat dilihat dari hubungan dengan sumber-sumber informasi baik secara langsung maupun melalui perantara (intermediary). Intermediary ini memegang peranan penting untuk membantu mendiagnosis permasalahan pengguna (end-user) atau memformulasi ulang pertanyaan pengguna sehingga dapat diterapkan dalam teknik-teknik penelusuran informasi.
Pemanfaatan Kajian Bibliometrika sebagai Metode Evaluasi dan Kajian dalam Ilmu Perpustakaan dan Informasi Sitti Husaebah Pattah
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 1 No 1 (2013): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kajian bibliometrika banyak dilakukan untuk memahami kebutuhan, pola penggunaan dan perilaku penggunaan informasi khususnya penelitian dalam bidang Perpustakaan dan Informasi dalam upaya mengembangkan organisasi informasi. Penulisan sitiran merupakan kajian yang sangat penting dalam ilmu bibliometrika. Dari analisis sitiran dapat dilakukan berbagai kajian yang sangat bermanfaat bagi kebijakan riset, kebijakan lembaga atau perguruan tinggi. Masalah sitir-menyitir harus mulai disosialisasikan di Indonesia terutama bagi para peneliti, dosen dan staf pengajar, penulis lainnya khususnya dalam kajian Ilmu Perpustakaan.
Peranan Intermediary dalam Sistem Temu Balik Informasi Sitti Husaebah Pattah
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 1 No 2 (2013): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem temu balik informasi, pemakai merupakan salah satu sub sistem utama dalam keseluruhan sistem tersebut. Karena adanya kebutuhan informasi, maka sistem temu kembali informasi diciptakan. Sistem temu balik informasi bertujuan untuk menemukan dokumen yang relevan dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan informasi. Adanya kebutuhan informasi yang terpenuhi, maka timbul perilaku informasi untuk mencari informasi. Perilaku tersebut ditunjukkan dalam bentuk keterampilan yang dapat diamati atau tidak dan merupakan salah satu bagian dari perwujudan sikap. Perilaku pencarian informasi dapat dilihat dari hubungan dengan sumber-sumber informasi baik secara langsung maupun melalui perantara (intermediary). Intermediary ini memegang peranan penting untuk membantu mendiagnosis permasalahan pengguna (end-user) atau memformulasi ulang pertanyaan pengguna sehingga dapat diterapkan dalam teknik-teknik penelusuran informasi.
Literasi informasi : peningkatan kompetensi informasi dalam proses pembelajaran Sitti Husaebah Pattah
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 2 No 2 (2014): December
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of knowledge and life became ease with the presence of information communication and technology, particularly internet. Information literacy is needed to access any form of information through the internet. Academicians are expected to be information literate. They should use and evaluate information resources, especially from the internet in any kind of learning process. The ability to be literate in library services is necessary important in order to optimize library resources and services. Besides, information literacy tells end-users to recognize information sources and can be ease to find the needed information from different and varieties sources. Many models of information literacy are implemented in many libraries in which the objective is to enhance literacy skills for library users.
Pelestarian Bahan Pustaka Pasca Banjir Bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto Saenal Abidin; Muhammad Khudri Syam; Sitti Husaebah Pattah
Literatify: Trends in Library Developments Vol 2 No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.917 KB) | DOI: 10.24252/literatify.v2i2.20407

Abstract

Penelitian ini membahas “Pelestarian Bahan Pustaka Pasca Banjir Bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto”. Rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana usaha dan bentuk pelestarian bahan pustaka yang dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, (2) Bagaimana proses pelestarian bahan pustaka pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, (3) apa saja kendala yang dihadapi dalam proses pelestarian pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto. Tujuan penelitian yaitu (1) Untuk mengetahui usaha dan bentuk pelestarian bahan pustaka yang dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, (2) Untuk mengetahui proses pelestarian bahan pustaka pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, (3) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam proses pelestarian pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam bentuk reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan untuk memperoleh hasil akhir.Dari hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa (1) Usaha dan bentuk pelestarian bahan pustaka pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto yaitu berusaha untuk menyelamatkan bahan pustaka yang telah terendam air dan lumpur melalui pelestarian bahan pustaka dalam bentuk preservasi. (2) Proses pelestarian bahan pustaka pasca banjir bandang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Jeneponto, selain untuk menyelamatkan buku, juga untuk menyelamatkan informasi yang terkandung di dalamnya serta proses pelestarian bahan pustaka ini memiliki 4 tahapan. (3) Kendala-kendala yang dihadapi yaitu Dana, Minimnya pengetahuan staf tentang kegiatan pelestarian pasca banjir dan kurangnya peralatan yang dimiliki.
TANTANGAN PEGAWAI DALAM MENGATASI HAMBATAN PENGELOLAAN ARSIP VITAL PADA DEPARTEMEN UMUM KANTOR PUSAT PT PELABUHAN INDONESIA (PERSERO) REGIONAL IV Saenal Abidin; Sitti Husaebah Pattah; Arsil T
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 4, No. 2 (2022): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v4i2.11125

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini membahas tentang pengelolaan arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang mengapa pengelolaan arsip vital belum optimal?, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi langsung dan wawancara terhadap informan serta melakukan keabsahan data dengan waktu dan sumber. Informan dalam penelian ini terdiri dari 4 orang yang merupakan pegawai tetap di bagian Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun hasil penelitian terkait dengan pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV adalah penyebab pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV belum optimal disebabkan pengelolaannya yaitu sebagai berikut: yaitu ruang penyimpanan yang mulai padat, sementara temu kembali arsip vital yang terkadang membutuhkan waktu cukup lama, selanjutnya pemeliharaan arsip vital belum terdapat waktu yang dirutinkan untuk melakukan perawatan, dan belum pernah dilakukan penyusutan.
Faktor-Faktor Penghambat Pengelolaan Arsip Vital Pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (PERSERO) Regional IV Saenal Abidin; Sitti Husaebah Pattah; Arsil T
Literatify: Trends in Library Developments Vol 3 No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v3i2.31920

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengelolaan arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat pengelolaan arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pengelolaan arsip vital, kemudian untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam mengelola arsip vital, dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan dalam mengelola arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi langsung dan wawancara terhadap informan serta melakukan keabsahan data dengan waktu dan sumber. Informan dalam penelian ini terdiri dari 4 orang yang merupakan pegawai tetap di bagian Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun hasil penelitian terkait dengan pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV adalah penyebab pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV yaitu faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV yaitu dalam pelaksanaan pengelolaan arsip vital secara keseluruhan mulai penataan arsip vital, penyimpanan arsip vital, peminjaman arsip vital, temu kembali arsip vital, pemeliharaan arsip vital, pengamanan arsip vital dan penyusutan arsip vital adalah belum adanya sumber daya manusia atau pegawai yang dimandatkan secara khusus untuk mengelola arsip vital.
OPTIMALISASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN AKSESIBILITAS LAYANAN DI PERPUSTAKAAN FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA Taufiq, Raihan; Fadli, Ahmad; Sukraini, Sukraini; Basri, Muhammad Ridhwan; Irmayanti, Irmayanti; Umar, Touku; Abidin, Saenal; Pattah, Sitti Husaebah
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan sebagai lembaga informasi penting berkontribusi secara signifikan terhadap pembangunan masyarakat dengan memfasilitasi akses ke sejumlah besar sumber informasi. Manajemen perpustakaan yang efektif tidak hanya menekankan pada akuisisi dan pelestarian koleksi, tetapi juga pada peningkatan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna yang terus berkembang. Dalam upaya meningkatkan optimalisasi dan aksesibilitas layanan perpustakaan, diperlukan lebih banyak sumber daya manusia. Praktik kerja lapangan ini dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus - 5 September 2024. Hasil dari praktik ini menunjukkan Manajemen perpustakaan memegang peranan penting dalam memastikan keberlangsungan perpustakaan sebagai pusat informasi yang penting. Integrasi teknologi informasi di dalam perpustakaan memfasilitasi evolusi yang sedang berlangsung, sehingga membutuhkan pendekatan adaptif terhadap kemajuan kontemporer; khususnya, penerapan sistem otomasi perpustakaan SLiMS, memungkinkan pengelolaan yang adaptif dan efisien, sehingga perpustakaan tetap mudah diakses dan responsif.