Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pelaksanaan Pengendalian Internal Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui Pendekatan Fungsi Pengelolaan Keuangan Negara Panjaitan, Rido Parulian
JURNAL MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK Vol 3 No 2 (2019): Tantangan Pengelolaan Keuangan Negara 2019
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jmkp.v3i2.523

Abstract

Kebijakan dana BOS telah diterapkan sebagai upaya pemerintah dalam menyukseskan program wajib belajar nasional sejak tahun 2005. Pengelolaan dana BOS tersebut diserahkan kepada pihak sekolah untuk dikelola secara independen, dalam hal ini Tim BOS Reguler Sekolah.  Artinya, peranan tim tersebut adalah sangat krusial dalam memastikan keefektifan pengelolaannya. Oleh karena itu, tulisan ini dimaksudkan untuk melihat kembali peranan setiap unsur pada Tim BOS Reguler Sekolah dengan mengkaitkannya kembali dengan konsep keilmuan serta model pengelolaan Keuangan Negara dan Perbendaharaan Negara.  Melalui pendekatan konseptual, tulisan ini menggunakan studi literatur sebagai alat untuk mengumpulkan informasi dan referensi. Tulisan ini menemukan bahwa pembagian peran antar unsur pada Tim BOS Reguler Sekolah perlu dipertegas. Secara lebih khusus, prinsip saling uji (check and balance) antara unsur pada Tim Manajemen Sekolah belum ditemukan secara lebih tegas. Penelitian ini mengemukakan kerangka kerja pengendalian internal BOS melalui tiga fungsi pengelola keuangan negara sebagai bentuk penguatan pengendalian internal pada tim tersebut, yaitu: fungsi otorisator, ordonator dan comptable.
Evaluasi Atas Pelaksanaan Bantuan Sosial Penunggu Pasien di Pemerintah Kota Tegal Syndhi, Geniska Khiara; Panjaitan, Rido Parulian
JURNAL MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK Vol 4 No 2 (2020): Pengelolaan Keuangan Negara Dari Berbagai Sisi
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jmkp.v4i2.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan bantuan sosial penunggu pasien di Kota Tegal. Jenis bantuan sosial tersebut merupakan sebuah kebijakan baru di lingkungan pemerintah setempat. Pengumpulan informasi pada studi ini dilakukan dengan studi pustaka dan wawancara. Studi ini secara khusus menggali dari sisi ketepatan penerima, kelayakan besaran, kemudahan persyaratan, dan pemberian sosialisasi. Selain itu, peneliti juga menemukan permasalahan-permasalahan utama yang dialami yang menjadi tantangan dalam menjalankan kebijakan publik ini yang dipetakan dalam diagram tulang ikan. Secara umum, studi menemukan bahwa masyarakat menilai pihak yang memang berhak atas bantuan dan besaran yang diberikan dapat untuk membantu pemenuhan kebutuhan. Persyaratan yang perlu dipenuhi pun relatif mudah. Pemberian informasi terkait adanya bantuan bagi penunggu telah datang dari pihak pemerintah dan pihak luar lainnya. Untuk perbaikan kebijakan, peneliti menitikberatkan akan pentingnya komunikasi dan sosialisasi hal teknis tentang kebijakan ini sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.
BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) Alisa Zakiyatus Saroh; Rido Parulian Panjaitan
Jurnal Administrasi Negara Vol 27 No 2 (2021): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v27i2.1515

Abstract

The Indonesian Village Fund Direct Cash Assistance (shortened: BLT-DD) program has become a new policy in village level due to the COVID-19 pandemic. Therefore, this study aims to explore the implementation of BLT-DD and to unravel the problems experienced in its implementation. To obtain in-depth findings on the implementation of BLT-DD, this study used a qualitative research method with the object of Kedawung Village, Nglegok District, Blitar Regency. The research data was obtained through interviews and literature study. Broadly speaking, this study finds that the distribution mechanism of BLT-DD in Kedawung Village has been carried out with good procedures and the right amount. However, in terms of time and targets, the implementation of the distribution of BLT-DD in Kedawung Village is not yet fully appropriate. Through problem tree analysis model, this study displays main problems of BLT-DD implementation in Kedawung Village and elaborates them to the root of problems, occurred problems and the effects due to the occurrence of those problems.
Menilik Pengelolaan Keuangan dan Permasalahan Badan Usaha Milik Desa Di Masa Pandemi Covid-19 Studi Kasus: Desa Sarirejo Rafika Nur Sofiani; Rido Parulian Panjaitan
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.874 KB) | DOI: 10.52062/keuda.v6i2.1709

Abstract

This research is conducted to evaluate the financial management of village-owned enterprises (BUM Desa) Sari Mulyoin Sarirejo Village. This BUM Desawhich only has been running for two years has become a new experience for Sarirejo Village in managing village economic institutions, especially in terms of finance. This research was conducted through a qualitative approach. Specifically, this study explores the conformity of financial management practices with the applicable regulations, empowerment of village communities, and village independency as a form of success and/or change to be achieved by BUM DesaSarirejo. In addition, the authors also findvariety of problems which would be challengesfor financial management practicesthat are mapped in a fish-bone analysis. On macro level, this study finds that the financial management perfomed have some conformity issues with the applicable regulations, village community empowerment has not been able to fulfill all the indicators, and the level of village independency of Sarirejo Village remains at the lowest level.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Sari Mulyo di Desa Sarirejo. BUM Desa yang baru berjalan dua tahun menjadi hal baru bagi Desa Sarirejo dalam mengelola lembaga ekonomi desa khususnya dalam hal keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Studi ini secara khusus menggali dari sisi kesesuaian pengelolaan keuangan BUM Desa, pemberdayaan masyarakat desa, dan kemandirian desa sebagai bentuk keberhasilan dan/atau perubahan yang dicapai BUM Desa Sarirejo. Selain itu, penulis juga menemukan berbagai permasalahan yang menjadi tantangan dalam praktik pengelolaan keuangan yang dipetakan dalam diagram tulang ikan. Secara umum, studi menemukan bahwa masih terdapat kekurangan terhadap kesesuaian pengelolaan keuangan, pemberdayaan masyarakat desa belum mampu memenuhi semua indikatornya, dan tingkat kemandirian Desa Sarirejo juga masih berada pada tingkat terendah.
PENGGUNAAN DANA DESA DI DESA TASIK JUANG KABUPATEN INDRAGIRI HULU Larasati Hamidah; Rido Parulian Panjaitan
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v11i2.385

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi tentang penggunaan dana desa dengan pertimbangan utama bahwa dana desa berdampak besar dan signifikan terhadap pembangunan desa di Indonesia. Dengan mencakup penggunaan dana desa di Desa Tasik Juang Kecamatan Lubuk Batu Jaya Kabupaten Indragiri Hulu pada tahun 2018-2020, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penggunaan dana desa, serta dampak penggunaan dana desa bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menelaah data dan informasi dari berbagai sumber kepustakaan yang relevan serta melakukan wawancara kepada narasumber yang terkait dengan penggunaan dana desa. Penelitian ini menggunakan alat analisis logic model. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi dana desa pada tahun 2018-2020 dialokasikan pada 4 bidang yaitu bidang pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, pembinaan masyarakat, dan penanggulangan bencana, darurat, dan mendesak. Secara umum, implementasi dana desa pada tahun 2018-2020 berdampak positf bagi masyarakat terutama pada bidang pembangunan desa.
SEKTOR UNGGULAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN KLATEN TAHUN 2016-2021 Alfian Bagas Ferdiansyah; Rido Parulian Panjaitan
Mega Aktiva Vol 11, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32833/majem.v11i2.274

Abstract

Menggali Sektor Ekonomi Unggulan dan Berdaya Saing di Kota Bogor Tahun 2014- 2022 Panjaitan, Rido Parulian; Nopijantoro, Wurjanto; Nugroho, Adi
JURNAL MANAJEMEN KEUANGAN PUBLIK Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jmkp.v7i2.2573

Abstract

This research aims to identify the leading business sectors or fields that are the main contributors to Bogor City's GRDP in the period 2014 to 2014. currently and its development strategy. The method used uses location quotient (LQ) analysis, dynamic location quotient (LQ) analysis, and shift-share analysis. The results of the research show that the leading sectors of Bogor City that have potential for development are (1) transportation and warehousing, (2) educational services, (3) health services and social activities, and (4) other services. It is hoped that the Bogor City Government can develop development policy strategies to continue to encourage the growth of leading sectors. It is hoped that these four leading sectors can create a multiplier effect on other sectors to continue to grow and their contribution to GRDP will increase.
Assessing Efficiency in State Universities: Evidence from the Analytical Hierarchy Process Panjaitan, Rido Parulian; Sugiri, Dani; Waluyo, Budi
JPSI (Journal of Public Sector Innovations) Vol. 9 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpsi.v9n2.p73-85

Abstract

The introduction of agencification in state universities, marked by the provision of varying degrees of autonomy, aims to improve service quality and operational efficiency. This study investigates the efficiency of state universities through the lens of agencification, i.e., the use of semi-autonomous or autonomous agencies to deliver public services. The Analytical Hierarchy Process is employed to identify and prioritize key criteria influencing university performance. Drawing on semi-structured interviews and focus group discussions with university managers, policymakers, and academics, we reveal twelve critical factors that contribute to efficiency. The findings reveal an urgent need for innovation across leadership, human resource management, information technology, strategic planning, and governance. The findings highlight the role of visionary leadership, effective human resource management, and stringent internal controls as the dominant criteria. We explore the challenges faced by state universities, including the complexities of autonomy models and bureaucratic constraints. The results imply that while university autonomy can enhance operational efficiency, it must be balanced with accountability mechanisms to prevent disparities. This research contributes to the efficiency scholarship by explaining actionable insights for policymakers and university managers to improve service quality in contemporary governance frameworks.
Alternative approaches beyond budgeting for indigenous communities Sumantri, Joko; Zunaidi, Achmad; Panjaitan, Rido Parulian; Trisulo, Trisulo
Educoretax Vol 5 No 8 (2025)
Publisher : WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/educoretax.v5i8.1847

Abstract

Beyond Budgeting has emerged as a promising model in the modern context where adaptive and sustainable fund management is critically needed. This approach empowers organizations to achieve greater flexibility, innovation, and enhanced performance. This study examines the potential implementation of a Beyond Budgeting framework in managing village funds within the Baduy community in Indonesia. The research employed a descriptive-qualitative methodology, conducted in Kanekes, Lebak Regency. A qualitative approach was chosen to gain an in-depth understanding of participants' perspectives and experiences, utilizing semi-structured interviews, direct interactions, and observation. Data were analyzed to identify patterns and key findings relevant to village fund management. The observation analysis included data grouping, comparative analysis of similarities and differences in observed events, and interpretation within the local context. The findings suggest that integrating Beyond Budgeting principles into the Baduy community's village fund management is both feasible and highly relevant. The Baduy tribe exhibits strong local wisdom in resource and environmental management, emphasizing sustainability and communal values. Crucially, the principles of flexibility, transparency, and participation embedded in the Beyond Budgeting model align closely with these traditional values. Therefore, adapting Beyond Budgeting in the Baduy context could significantly enhance fund management practices while simultaneously preserving cultural integrity and promoting sustainable development.
KOMPOSISI BELANJA PENDIDIKAN DAERAH DAN ANGKA PARTISIPASI MURNI: STUDI EMPIRIS DATA PANEL JAWA BARAT Rahyanti, Novi; Panjaitan, Rido Parulian
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v15i01.53301

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan dasar merupakan urusan pemerintahan wajib yang membutuhkan dukungan belanja publik yang efektif. Namun, besarnya alokasi belanja pendidikan daerah belum tentu diikuti oleh peningkatan capaian partisipasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komposisi belanja fungsi pendidikan terhadap Angka Partisipasi Murni (APM) jenjang Sekolah Menengah Pertama di Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan Random Effect Model pada 27 kabupaten/kota selama periode 2022–2024. Variabel independen utama terdiri atas belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja modal, dan belanja hibah, sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan nonfisik dimasukkan sebagai variabel kontrol. Hasil estimasi menunjukkan bahwa hanya belanja pegawai yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap APM SMP. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas belanja pendidikan daerah lebih ditentukan oleh struktur dan prioritas alokasi belanja, khususnya pembiayaan tenaga pendidik, dibandingkan dengan belanja operasional dan belanja fisik dalam jangka pendek. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menegaskan pentingnya analisis komposisi belanja fungsi pendidikan dalam mengevaluasi kinerja pendidikan daerah.