Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG TOILET TRAINING PADA IBU DENGAN ANAK USIA TODDLER DI DESA KEKERI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PENIMBUNG Henny Yolanda; Zurriyatun Thoyibah; Melati Inayati Albayani; Haryani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3679

Abstract

Tugas perkembangan anak di usia toddler dihadapkan pada penguasaan beberapa tugas penting antara kain mengendalikan buang air besar dan kecil menjelang usia tiga tahun. Terdapat 75 juta usia anak sampai prasekolah yang mengalami kesulitan mengontrol BAB dan BAK. ibu-ibu di wilayah kerja Puskesmas Penimbung, yaitu di Desa Penimbung dan Desa Kekeri menunjukkan bahwa ibu tidak mengetahui tentang istilah toilet training, ibu mengatakan tidak melatih anak BAB/BAK karena anak secara alami akan bisa BAB dan BAK dengan mandiri, serta masih banyak ibu yang membiarkan anaknya menggunakan pampers hingga usia 5 tahun. Tujuan: meningkatkan pengetahuan tentang toilet training pada ibu dengan anak usia toddler di desa kekeri wilayah kerja puskesmas penimbung. Metode: Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pengetahuan kepada Ibu-ibu didesa Penimbung yang memiliki anak-anak usia toddler mengenai Toilet Training dengan metode ceramah yang disertai power point dan pemberian leaflet serta demonstrasi. Hasil: Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan dengan metode ceramah yang disertai power point dan pemberian leaflet serta demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan ibu dengan anak usia toddler tentang toilet training.
Peningkatan Pengetahuan Orangtua Tentang Komunikasi Efektif pada Anak dalam Mencegah Kenakalan Remaja Zurriyatun Thoyibah; Zuhratul Hajri; Haryani Haryani; Henny Yolanda; Melati Inayati Albayani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7369

Abstract

Permasalahan kenakalan remaja di Indonesia merupakan masalah penting yang perlu perhatian dan menjadi tanggungjawab semua pihak. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja baik dari sisi internal dari remaja itu sendiri maupun sisi eksternal antara lain pola komunikasi orangtua dengan anak remajanya. Komunikasi orang tua dan remaja yang bermasalah secara konsisten dikaitkan dengan perilaku kenakalan remaja. Oleh karena itu, dengan adanya peningkatan jumlah kasus kenakalan remaja di Indonesia, perlu peningkatan pengetahuan orang tua tentang komunikasi efektif pada anak dan remaja sehingga dapat membantu dalam pencegahan maupun penanganan kenakalan remaja. Metode yang digunakan adalah ceramah disertai dengan pemberian leaflet. Setelah diberikan pengetahuan tentang kenakalan remaja dan komunikasi efektif, didapatkan hasil sebanyak 17% orangtua memiliki tingkat pengetahuan kurang, 40% memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan sebanyak 43% memiliki tingkat pengetahuan baik, dimana kategori pengetahuan baik meningkat dari 23% menjadi 43%. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan orangtua melalui ceramah disertai leaflet berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan orangtua. Program pendidikan kesehatan tentang komunikasi efektif pada remaja untuk mencegah kenakalan remaja harus terus dikembagkan dengan berbagai metode, tidak hanya dengan ceramah, tetapi perlu ditingkatkan dengan memberikan pelatihan secara khusus dan melibatkan pihak terkait yang kompeten dalam bidang komunikasi dan perilaku anak
Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Kusniyati Utami; Haryani Haryani; Melati Inayati Albayani; Agus Supinganto
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2003

Abstract

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia serta mengidentifikasi status gizi dan memberikan Tablet Tambah Darah (TTD). Mitra program ini adalah Posyandu Bukit Tinggi di desa Bukit Tinggi, Lombok Barat, dengan partisipasi 46 remaja putri. Metode pelaksanaan meliputi ceramah edukatif selama 45 menit dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) selama 60 menit. Materi edukasi mencakup definisi anemia, penyebab, tanda dan gejala, serta pencegahan dan perawatan anemia. Pengukuran IMT dilakukan dengan menimbang berat badan dan tinggi badan, serta pemberian TTD sebanyak 4 butir yang diminum setiap minggu. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja putri dari kategori cukup (70%) menjadi kategori baik (82%) setelah edukasi. Selain itu, sebagian besar remaja putri memiliki status gizi kurus. Rekomendasi program ini adalah perlunya keberlanjutan program pencegahan anemia untuk memastikan tidak terjadinya peningkatan kejadian anemia pada remaja di Bukit Tinggi. Program ini mendukung upaya global mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mengakhiri kelaparan dan memastikan kehidupan yang sehat serta sejahtera. Prevention of Anemia in Adolescent Girls The aim of this program is to enhance young women's knowledge about anemia, identify their nutritional status, and provide Iron Supplement Tablets (TTD). The program's partner is Posyandu Bukit Tinggi in Bukit Tinggi village, West Lombok, with 46 young women participating. The implementation methods included a 45-minute educational lecture and a 60-minute Body Mass Index (BMI) measurement. The educational material covered the definition of anemia, its causes, symptoms, prevention, and care for those with anemia. BMI measurements were conducted by weighing and measuring the height of the participants, and four iron tablets were given to be taken weekly. The results showed an increase in the knowledge of young women from a sufficient category (70%) to a good category (82%) after the education. Additionally, most young women were found to be underweight. The program recommends the continuation of anemia prevention programs to ensure that anemia incidence does not increase among young women in Bukit Tinggi. This program aligns with global efforts to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in ending hunger and ensuring healthy lives and well-being.
Pengaruh Penerapan Terapi Bermain Menggambar dan Mewarnai Untuk Meningkatkan Kreativitas pada Anak Prasekolah di TK Kumara Asih  Karang Bedil Mataram Haryani Haryani; Zurriyatun Thoyibah; Sri Hardiani
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2023): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/acchdv96

Abstract

Introduction: one of the abilities that must be developed in the education of preschool aged children is children's creativity, especially children's ability to draw and color. Because drawing and coloring are types of activities that children really like to develop children's inventiveness and creativity by expressing all their ideas and imagination through scribbles and scratches and ending it with a period of making pictures that are similar to the object being drawn. Objective: This research aims to determine the effect of applying drawing and coloring play therapy in increasing creativity in children. Design: This study used a pre-experimental design with a one group pre-posttest design on a sample of 16 children aged 4-5 years. Results: The research results showed that before the drawing and coloring play therapy, there were 18.8% in the high creativity category, 25% in the medium creativity category and 56.2% in the low creativity category. Furthermore, after playing therapy with drawing and coloring, there was a change to 93.8% in the high creativity category and 6.2% in the medium creativity category. Conclusion: The results of the analysis using the dependent t test showed p=0.000 (p<0.05), which means there is an influence of the application of drawing and coloring play therapy in increasing creativity in children.