Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PKM PENINGKATAN PRODUKSI OLAHAN KANGKUNG SEBAGAI JAJANAN SEHAT DI KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Syafriani Syafriani; Afiah Afiah; Nia Aprila
COVIT (Community Service of Health) Vol. 2 No. 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v2i2.9522

Abstract

Kangkung land (Ipomea reptans Poir) is one of the horticultural plants that are very popular with the people of Indonesia because of its savory taste. This plant belongs to the group of seasonal crops and is short-lived and does not require large areas to cultivate it so that it is possible to cultivate it in cities where land is generally limited. In addition to the savory taste, the nutrients contained in kale vegetables are quite high. Kale production in Indonesia can reach 10?646.00 tons in 2021 (BPS 2021). The marketing opportunities for land kale are getting wider to supermarkets with the entry of kale vegetables to supermarkets will increase the selling price of this vegetable (Taufik, 2012). This water spinach plant (Ipomoea reptans) is only sold in the market and processed into vegetables, even though there are many processed products that can be used as healthy snacks from this kale raw material. Kangkung is one of the most popular vegetables in Indonesia. This plant comes from the tropics, especially Africa and Asia. Kangkung contains nutrients such as protein, fat, carbohydrates, calcium, phosphorus, iron, sodium, potassium, vitamin A, vitamin B, and vitamin C. (Priyowidodo, 2012). The purpose of this activity is to explore innovative ideas, increase creativity, instill an entrepreneurial spirit, train mentally and teach to work hard and be responsible. In addition, another goal is to reduce the waste generated by processing it into kale chips, kale sticks, and kale nuggets. There are several obstacles faced, namely (1) Limited capital. (2) Low motivation for entrepreneurs with kale as the main ingredient. (3) There is no diversity of processed kale products. (4) The absence of packaging and marketing of kale. Keywords:steak, nuggets, kangkong chips
Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA Pada Balita di UPT Puskesmas Bengkalis Tahun 2024 Syafriani Syafriani; Afiah Afiah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42103

Abstract

Masalah kesehatan yang sering muncul pada balita adalah Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). ISPA merupakan penyakit utama penyebab kematian balita dan sering menepati urutan pertama angka kesakitan balita. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada Balita di UPT Puskesmas Bengkalis pada tahun 2024. Jenis penelitian analitik kuanliatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu balita yang datang berobat di UPT Puskesmas Bengkalis dengan sampel sebanyak 126 responden, yang diperoleh dengan menggunakan teknik acidental Sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 18-28 November 2024. Alat ukur yang digunakan pada penelitian adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu uji chi square. Adapun hasil penelitian ini didapatkan bahwa sosial ekonomi rendah sebanyak 68 (53,96%), pengetahuan ibu kurang sebanyak 68 (53,96%), status imunisasi yang tidak lengkap sebanyak 66(53,38%), status gizi baik sebanyak 64 (50,79%), status merokok sebanyak 75 (59,52%). Terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi ( p value 0,003 ), status gizi ( p value 0,002 ), status merokok ( p value 0,000 ) dan sosial ekonami ( p value 0,000 ), dengan kejadian ISPA, serta tidak terdapat hubungan yang tidak signifikan (p value > 0,05) antara pengetahuan ibu dengan kejadian ISPA pada Balita. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan sosial ekonomi, status gizi, status merokok, dengan kejadian ISPA tidak ada hubungan pengetahuan dengan kejadian ISPA.
Hubungan peran keluarga dengan pemberian makanan pendamping ASI dini pada bayi dibawah 6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Cerenti Elvira Harmia; Afiah Afiah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42305

Abstract

Makanan Pendamping ASI terlalu dini memiliki persentase yang cukup tinggi terutama di Indonesia, berdasarkan SDKI tahun 2017 bayi yang berusia 4-5 bulan mendapatkan makanan pendamping ASI secara dini sebesar 57%. Peran keluarga sangat dibutuhkan dalam informasi pemberian MP-ASI yang tepat karena keluarga merupakan lingkungan terkecil dan terdekat dari ibu. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan peran keluarga dengan pemberian MP-ASI dini di wilayah kerja puskesmas Cerenti Kabupaten Kuantan Singingi. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif pendekatan analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di seluruh Desa yang berada di wilayah kerja Puskesmas Cerenti pada tanggal 10-22 Desember 2024 dengan jumlah sampel 59 ibu yang memiliki bayi 6- 12 bulan diperoleh dengan teknik total sampling. Data pemberian MP-ASI dini, peran keluarga diperoleh melalui wawancara, analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji Chi Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil: Analisa univariat diperoleh 38 ibu (64%) memberikan MP-ASI dini, 42 (84%), 30 ibu (51%) memiliki peran keluarga yang baik. Hasil analisa bivariat ada hubungan antara peran keluarga (p = 0,000) dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi usia dibawah 6 bulan. Simpulan: terdapat hubungan antara peran keluarga dengan pemberian MP-ASI dini. Diharapkan kepada ibu bayi dan keluarga bayi untuk meningkatkan peran serta dalam mengasuh bayi. Kata Kunci: MP-ASI Dini, Peran Keluarga, ASI Eksklusif
Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas dengan Puting Susu Lecet di PMB Nikma. Z. SST Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Rizka Elvira Putri; Afiah Afiah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.161

Abstract

Puting susu lecet yaitu adanya rasa nyeri pada puting payudara pecah pecah bila menyusui yang disebabkan karena cara menyusui atau perawatan payudara yang kurang benar, kurang perawatan sejak dini, serta kurangnya pengetahuan ibu mengenai perawatan payudara. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibi nifas dengan puting susu lecet di PMB Nikma. Z. SST wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris tahun 2024. Penelitian ini berbentuk studi kasus dengan metode penelitian deskriptif observasional yang dilakukan di praktik mandiri bidan (PMB) Nikma. Z. SST pada tanggal 10-20 Juni  tahun 2024. Hasil penelitian studi kasus yang diberikan kepada NY. H yakni, dilakukan 5 kali kunjungan rumah selama 10 hari. Asuhan kebidanan berupa memberi konseling kepada ibu mengenai puting susu lecet dengan menggunakan minyak zaitun, mengajarkan ibu teknik perawatan payudara. Berdasarkan asuhan nifas yang dilakukan pada NY. H umur 39 tahun P4A0 diperoleh bahwa kondisi puting yang lecet sudah tidak pecah-pecah lagi. Kesimpulannya bahwa asuhan yang diberikan terlaksana dengan baik dan membuah hasil yang positif. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi sebagai referensi, menambah wacana, dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan mengenai asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan puting susu lecet.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Imunisasi Lanjutan dengan Pemberian Imunisasi Lanjutan Sri Nurmalina; Afiah Afiah; Elvira Harmia
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.223

Abstract

Imunisasi lanjutan sangat penting untuk meningkatkan kembali respon imun terhadap vaksin yang sudah semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia. Jika tidak dilakukan imunisasi lanjutan, maka anak beresiko tidak terlindungi saat terkena penyakit yang seharusnya bisa dicegah, seperti wabah difteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi lanjutan dengan pemberian imunisasi lanjutan di desa Gobah wilayah kerja Puskesmas Tambang tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah balita dengan jumlah 124 orang dengan teknik pengambilan sampel secata simple random sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden berpengetahuan kurang, sebagian besar responden tidak memberikan imunisasi lanjutan pada balita. Ada hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi lanjutan dengan pemberian imunisasi lanjutan di wilayah kerja Puskesmas Tambang dengan p value 0,003. Diharapkan kepada Puskesmas untuk lebih meningkatkan penyuluhan dan penyebarluasan informasi tentang imunisasi lanjutan secara lengkap dengan rutin dan berkala terutama ibu yang memiliki batita serta keluarganya baik individu atau kelompok, melalui berbagai upaya promosi kesehatan seperti penyebaran brosur, leaflet, poster
Hubungan Dukungan Suami dan Pekerjaan Ibu dengan Kelengkapan Pemeriksaan Antenatal Care (ANC). Afiah Afiah; Syafriani Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.233

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2020 persentase cakupan Antenatal Care (ANC) Indonesia sebesar 82%, masih jauh dari standar. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui Hubungan Dukungan Suami dan Pekerjaan Ibu dengan Kelengkapan Pemeriksaan ANC. Jenis penelitian bersifat kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil  Trimester III di Desa Kualu sebanyak  60  orang ibu hamil. Sampel berjumlah 60 orang ibu hamil Trimester III dengan usia kehamilan  37-39  minggu dengan menggunkan total  Sampling. Alat pengumpulan data menggukan kuesioner, menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ada hubungan bermakna antara dukungan suami dan pekerjaan Ibu dengan kelengkapan pemeriksaan antenatal care (ANC). Diharapkan kepada tenaga kesehatan terutama bidan untuk selalu memberikan penyuluhan kepada ibu hamil serta membuat program edukasi menarik minat ibu hamil untuk melakukan Pemeriksaan ANC.
Hubungan Pengetahuan Petugas Kesehatan Tentang Five Moment Hand Hygiene dengan Pelaksanaan Five Moment Hand Hygiene di Puskesmas Sibiruang Koto Kampar Hulu Alpa Raka; Yenny Safitri; Afiah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.240

Abstract

Healthcare-Associated Infections (HAIs) atau infeksi nosokomial merupakan masalah yang serius bagi fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu cara pencegahan utama adalah pelaksanaan Five Moment Hand Hygiene, yang meliputi lima momen penting mencuci tangan sesuai panduan WHO. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan petugas kesehatan tentang Five Moment Hand Hygiene dan pelaksanaannya di Puskesmas Sibiruang Koto Kampar Hulu.  Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Sibiruang Koto Kampar Hulu, dengan total sampel sebanyak 60 orang menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi langsung, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Analisis statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan pelaksanaan Five Moment Hand Hygiene dengan p-value sebesar 0,000 (<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan petugas kesehatan berkontribusi langsung terhadap kepatuhan dalam pelaksanaan hand hygiene yang benar.
Efektivitas Penyuluhan Jajanan Sehat Upaya Penyehatan Kesehatan di Sekolah Dasar Syafriani Syafriani; Afiah Afiah; Rizki Rahmawati Lestari; Dessyka Febria
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.47

Abstract

Konsumsi jajanan merupakan hal yang sangat melekat pada anak. Anak-anak seringkali membeli makanan diluar dan tidak memperhatikan kebersihan serta kandungan yang ada pada makanan tersebut. Berdasarkan survei Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lebih dari 99% anak mengkonsumsi jajanan saat di sekolah. Tingginya persentase anak yang mengkonsumsi jajanan memungkinkan risiko terjadinya masalah kesehatan pada anak menjadi lebih besar(Hijriani, Yulidar, and Luciana 2023). Kurangnya pengetahuan menjadi salah satu penyebab anak tetap mengkonsumsi jajanan tidak sehat. Padahal jajanan tersebut mengandung zat-zat aditif yang dapat bersifat karsiogenik bagi tubuh (Hijriani et al. 2023). Hal tentunya menjadi masalah serius yang memerlukan perhatian dari semua pihak. Zat-zat aditif yang terakumulasi dalam tubuh anak akan menimbulkan penyakit berbahaya salah satunya adalah kanker. Edukasi kepada anak perlu dilakukan agar anak memiliki pengetahuan untuk membedakan jajanan sehat dan jajanan tidak sehat. Karena kita ketahui bahwa pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang. Perilaku ditentukan oleh faktor pengetahuan. Tujuan penyuluhan ini ialah meningkatknya kesedaran dan pengetahuan siswa siswi dalam memilih jajanan sehat disekolah. Metode yang digunakan ceramah dan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa sebagian bedar siswa -siswi sudah tahu bagaimana sebaiknya memilih jajanan yang sehat disekolah. Saran kepada siswa-siswa lebih diperhatikan lagi terkait pemilihan jajanan yanga akan dikonsumsi disekolah dan tidak luput adanya dukungan dari sekolah.
Edukasi Hipertensi dan Senam Sehat Upaya Penyehatan Kesehatan pada Lansia Desa Teluk Paman Afiah Afiah; Syafriani Syafriani; Dessyka Febria; Rizki Rahmawati Leatari
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.50

Abstract

Pada uisia lanjut merupakan usia rentan akan penyakit salah satunya hipertensi (Putra & Susilawati, 2022) Hipertensi menjadi masalah yang serius karena satu dari tiga orang dewasa diseluruh dunia menderita hipertensi. Hipertensi merupakan penyebab kematian ketiga di Indonesia pada semua umur dengan proporsi kematian 6,83%. Hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi sangat mempengaruhi beberapa kondisi psikis maupun seseorang. Gaya hidup yang sehat menggambarkan pola perilaku sehari-hari yang mengarah pada upaya memelihara kondisi fisik, dan mental sosial berada dalam keadaan positf. Tujuan kegiatan untuk memberikan edukasi hipertensi dan senam sehat pada lansia upaya terjadinya penyehatan Kesehatan pada kelompok usila. Metode dalam penyuluhan ini dalam bentuk pelatihan berupa pemberian materi dan akan dilanjutkan praktek senam sehat bersama. Untuk penentuan daerah yang dipilih sebagai obyek pengabdian masyarakat itu Desa Teluk Paman pengabdian karena banyak lansia yang tidak tahu tentang hipertensi dan akan pentingnya senam sehat. Hasil setelah dilakukan peyuluhan lansia bisa menyadari dan meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan manfaat senam sehat. Saran diharapkan lansia lebih berhati-hati dalam tekanan darahnya dengan pola hidup sehatnya sehari-hari
Sosialisasi Pengelolahan Sampah di SDN 017 Lipat Kain Selatan Rizki Rahmawati Lestari; Syafriani Syafriani; Afiah Afiah; Dessyka Febria
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i2.66

Abstract

Salah satunya dalam bentuk sampah, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Sampah yang terus menumpuk dari hari kehari dapat menimbulkan polusi udara, polusi tanah, polusi air, merusak estetika suatu wilayah, bahkan menjadi  sumber  penyakit  bagi  warga  sekitar (Zurrahmi et al., 2024). Lokasi pengabdian ini diambil karena banyak Siswa/Siswi SDN 017 Desa Lipat Kain Selatan banyak yang belum mengerti cara pemilahan sampah sesuai dengan jenisnya, dimana sampah atau limbah yang muncul dari aktivitas seperti banyaknya botol kemasan minuman, kertas bekas maupun sampah organik. Tujuan penelitian ini adalah sosialisasi tentang pengelolaan sampah di SDN 017 Lipat Kain Selatan. Penyuluhan tentang pengelolaan dan pemilahan sampah dilakukan dalam bentuk penyuluhan berupa materi teori dan akan dilanjutkan praktek pada pengabdian selanjutnya. Materi disampaikan oleh tim pelaksana mengenai seputar definisi sampah, pengelompokannya, cara mengelola serta contoh produk-produk daur ulang sampah. Selain itu juga disampaikan hasil penelitian yang memanfaatkan sampah atau limbah dari lingkungan, seperti pembuatan hiasan dari botol bekas, pupuk kompos dari sampah organik dan lain-lain. Pada saat penyampaian materi ditunjukkan pula produk-produk olahan sampah/limbah yaitu botol bekas yang sudah di daur ulang menjadi hiasan di dalam kelas. Setelah dilakukan penyuluhan ini, sebagian besar pemahaman siswa meningkat tentang pentingnya pengolahan sampah. Diharapkan siswa bisa meningkatkan pengetahuan dan kesadarannya akan pentingnya pengolahan sampah di lingkungan sekolah.