Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Faktor Sosiodemografi yang Berhubungan dengan Pengetahuan Personal Hygiene Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Pmb Nislawaty Desa Ridan Permai Kampar Tahun 2024 Erma Kasumayanti; Endang Mayasari; Nislawaty Nislawaty; Awari Susanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46866

Abstract

Personal hygiene penting bagi ibu hamil untuk mencegah infeksi yang dapat membahayakan ibu dan janin. Namun, masih banyak ibu hamil yang kurang memahami cara menjaga kebersihan diri selama kehamilan. Kurangnya pengetahuan ini dapat meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan personal hygiene pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 52 responden, yang diperoleh dengan teknik accidental sampling, yaitu ibu hamil yang hadir selama periode penelitian dan memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Dari hasil penelitian diketahui terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan personal hygiene (p<0,05). Faktor usia dan pekerjaan dan pendapatan keluarga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p>0,05). Pendidikan berhubungan dengan tingkat pengetahuan personal hygiene pada ibu hamil. Diperlukan peningkatan edukasi kesehatan, terutama bagi ibu dengan pendidikan rendah.
Edukasi Ibu Hamil Tentang Tanda dan Gejala Hipertensi dalam Kehamilan di Posyandu Dahlia Desa Pulau Terap II: Pengabdian Endang Mayasari; Nislawaty Nislawaty
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7262

Abstract

Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya angka kesakitan dan kematian ibu serta janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda, gejala, faktor risiko, dan dampak hipertensi dapat menghambat deteksi dini dan penanganan yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil tentang pencegahan serta penanganan hipertensi selama kehamilan. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Juni 2026 di Posyandu Dahlia, Desa Pulau Terap, dengan melibatkan 15 ibu hamil. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup pengertian hipertensi pada kehamilan, tanda dan gejala, faktor risiko, serta komplikasi yang dapat terjadi apabila hipertensi tidak ditangani dengan baik. Selama kegiatan berlangsung, peserta berpartisipasi aktif dalam diskusi dan menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, penerapan pola hidup sehat, pengendalian faktor risiko, serta kewaspadaan terhadap tanda-tanda hipertensi selama kehamilan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil dalam menjaga kesehatan kehamilan serta mendukung upaya pencegahan komplikasi melalui deteksi dini dan edukasi kesehatan.
Hubungan Jarak Kehamilan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2026 Endang Mayasari Mayasari; Nislawaty Nislawaty; Awari Susanti; Zurrahmi Z.R
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61306

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a public health problem because it can increase the risk of complications for both mother and fetus. One of the factors assumed to be associated with CED is short interpregnancy interval, which may prevent the mother’s body from fully restoring its energy and nutrient reserves. This study aimed to determine the relationship between interpregnancy interval and the incidence of CED among pregnant women in the working area of UPT Puskesmas Air Tiris in 2026 . This study used a case-control design. The study population consisted of 52 pregnant women with CED as the case group and 469 pregnant women without CED as the control group. Case samples were selected using total sampling, while control samples were selected using simple random sampling, resulting in 52 respondents in each group. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Chi-square test at a 95% confidence level. The results showed that 36 respondents (69.2%) in the case group had a high-risk interpregnancy interval (<2 years), while 32 respondents (61.5%) in the control group had a non-risk interpregnancy interval. The Chi-square test indicated a significant relationship between interpregnancy interval and CED (p=0.003), with an Odds Ratio (OR) of 3.6 (95% CI: 1.59–8.10). It can be concluded that pregnant women with a high-risk interpregnancy interval have a 3.6 times higher risk of experiencing CED compared to those with a non-risk interval. Therefore, education on birth spacing, nutritional status monitoring, and antenatal care services should be strengthened to prevent CED among pregnant women.