Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

RELATIONSHIPS TO READING LEARNING AND LEARNING MOTIVATION WITH STUDENTS WRITING STUDENTS OF SMU STATE KODYA PADANG Gusnetti Gusnetti; Agustina Agustina; Ermanto Ermanto; Syahrul Syahrul; M Zaim
English Language Teaching and Research Vol 2, No 1 (2018): ENGLISH LANGUAGE TEACHING AND RESEARCH
Publisher : English Language Teaching and Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.865 KB)

Abstract

This article contains a discussion about the relationship of reading ability and motivation to learn with the ability to write high school students Kodya Padang. The purpose of writing this article to determine the relationship between the ability to read and motivation to the ability to write high school students of SMU  Kodya Padang. For this the authors use the theory of reading ability, learning motivation and ability. This type of research is quantitative because of its nature that contains a series of numbers so as to make predictions for the future. Type of research used test and questionnaire. The results showed based on the proposed hypothesis: (1) There is a significant relationship between the ability to read and write high school students  of SMUKodya Padang. (2) There is a significant correlation between learning motivation and writing skill of SMU Kodya Padang. (3) There is a significant correlation between reading ability and simultaneous learning motivation toward the writing skill of SMU Kodya Padang. Thus the research hypothesis Ho rejected and Ha accepted, of course the results showed that the students of SMU Kodya Padang utilize the ability to read and motivation to improve learning skills. They are not only limited to writing a free article, behind the theories they wrote.Key word: reading ability, motivation to learn, writing ability
PELAKSANAAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DI KENAGARIAN KAPAU KECAMATAN TILATANG KAMANG KABUPATEN AGAM Gusnetti Gusnetti; Yetty Morelent; Usmeldi Usmeldi; Azmi Nandra
Cerdas Proklamator Vol 10 No 1 (2022): JURNAL CERDAS PROKLAMATOR
Publisher : Program Studi PGSD FKIP Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/cerdas.v10i1.134

Abstract

Kenagarian Kapau Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam terdiri dari 3 sidang yaitu sidang Induring, sidang Pandan Basasak dan sidang Pasia Parak Maru. Masing-masing siding memiliki satu Sekolah Dasar. SD 01 terletak di siding Pandan Basasak, SD 07 terletak di Sidang Induring dan SDNegeri 21 terletak di Sidang Pasia Parak Maru. Tujuan penelitian ini untuk melihat pelaksanaan pendidikan Sekolah Dasar yang ada di Kenagarian Kapau Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Meode penelitian yaitu, observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan kepala sekolah sangat baik, iklim sekolah sagat baik, kinerja guru sangat baikkepengawasan sekolah kategori baik, partisipasi orang tua kategori baik.Simpulan ditemukan adalah bahwa pelaksanaan pendidikan di sekolah Dasar di Kenagaraian Kapau Kecamatan Tilatang Kamang berjalan dengan baik.
Pembentukan Karakter dan Implementasi Budaya Perempuan Minang melalui Aturan Sumbang Duo Baleh di Sekolah Menengah Sumatera Barat Yetty Morelent; Romi Isnanda; Gusnetti Gusnetti; Popi Fauziati
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v6i1.1246

Abstract

Minangkabau custom and tradition has a sets of rules for women, so that they can maintain their privileges. One of the rules is called Sumbang Duo Baleh. However, today, the rules tend to be violated. This can be seen in the behavior of female students at school. This study aims to determine students' understanding of Sumbang Duo Baleh as a prohibition on behavior and character building, implementation of the culture of Minang women, and re-encouraging these rules at high school at West Sumatera. The research data was collected by observation, questionnaire and  interview to the teachers, The results of this study are as follows: (1) female students did not understand the rules of Sumbang Duo Balehas a prohibition in behaving. This is due to the generation that many women who have forgotten their identity as Minang women, (2) From the results of interviews with teachers, the character building of female students do not implement and socialize the rules existing in the traditional Tambo. To recultivate the understanding towards Sumbang Duo Baleh culture by socializing and implementing the ins and outs of the rules during learning process and extracurricular activities at school. AbstrakAdat Minangkabau menetapkan suatu aturan kepada perempuan, agar ia bisa menjaga keistimewaannya. Salah satu aturannya adalah sumbang duo baleh. Kenyataannya pada perempuan zaman sekarang, aturan perempuan Minang tersebut, cenderung dilanggar. Hal ini terlihat pada tingkah laku siswa perempuan di sekolah yang telah melanggar aturan budaya Minang yang dituangkan dalam sumbang duo baleh seperti : sumbang duduak, sumbang tagak, sumbang jalan, sumbang kato, sumbang caliak, sumbang makan, sumbang pakai, sumbang karajo, sumbang tanyo, sumbang jawek, sumbang bagaua, sumbang kurenah. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan budaya Minang melalui sumbang duo baleh, dalam rangka pembentukan karakter perempuan Minang di sekolah menengah di Sumatera Barat. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus yang menghasilkan data deskriptif. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, angket melalui google form dan wawancara  dengan beberapa guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :  (1) Ditemukan pelanggaran sumbang duo baleh pada siswa perempuan pada masing-masing tingkatan kelas dalam berperilaku seperti sumbang duduak, sumbang tagak, sumbang bagaua, sumbang kato,  sumbang karajo, sumbang caliak, sumbang makan , sumbang jalan. Hal ini disebabkan generasi perempuan banyak yang telah melupakan jati dirinya sebagai seorang perempuan Minang, (2) Dari hasil wawancara dengan guru, pembentukan karakter siswa perempuan minang tidak mencerminkan budaya perempuan Minang. Salah satu faktor penyebabnya adalah banyaknya orang tua di rumah yang tidak menyampaikan lagi masalah aturan yang ada dalam tambo adat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk pembentukan karakter dan jati diri perempuan Minang diperlukan implementasi pemahaman sumbang duo baleh, dengan cara mensosialisasikan dan mengimplementasikan seluk beluk sumbang duo baleh pada saat PBM dan ekstrakurikuler.
KESALAHAN EJAAN BAHASA INDONESIA PADA SURAT DINAS DI KANTOR CAMAT SIULAK MUKAI KABUPATEN KERINCI Yoga Karmizi; Hasnul Fikri; Gusnetti -
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP) Vol. 5 No. 1 (2023): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jbip.v5i1.3274

Abstract

The purpose of research on Indonesian spelling errors in official letters at the Siulak Mukai sub-district office is to describe errors in punctuation marks and letters. The background of this research is that there are still many errors in using Indonesian spelling in writing official letters at the Siulak Mukai district office. The type of research used is qualitative research with descriptive methods. The data source is official letters issued by the Siulak Mukai sub-district office in 2020 for the January–December period of 25 letters. The data collection technique was carried out through observation and document analysis techniques. Data analysis techniques consist of two activities simultaneously, namely data reduction and data presentation. From the analysis carried out on 25-letter data, it was found that there were errors in using dots in 23-letter data, or 92% of errors. Errors in using commas amount to as many as 14 data letters, or 56% of errors. Slash mark errors can be as high as 10 letters, or 40% of the time. Hyphen error amounts to as much as one letter of data or a 4% error. Capital letter errors accounted for 21 letters or 84% of all errors. Italics errors are as common as four-letter data, accounting for 16% of all errors. The error in using bold letters is four, or 16% of the time.
Application of the AP4M Model in Reading the Understanding of Genre Narrative Text through E-Learning Gusnetti Gusnetti; Agustina Agustina; Ermanto Ermanto; M. Zaim
INTERNATIONAL JOURNAL OF LANGUAGE PEDAGOGY Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Language Pedagogy Study Program, Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijolp.v1i1.3

Abstract

This research was motivated by observations and interviews of learning tools for reading skills lectures in the Indonesian Language and Literature study program, Bung Hatta University. It is known that reading courses are generally given in the form of minimal reading theory and practice. As a result, students have difficulty understanding the reading text because students do not know the genre of the text being read. To solve this problem, one of the alternatives proposed is to apply the AP4M Model in Reading Comprehension of Narrative Text Genres through E-Learning. The research objective was to describe students' reading comprehension skills using the AP4M model. This research uses qualitative and quantitative methods. The research subjects were students of the Indonesian Language and Literature Study Program, Bung Hatta University, Padang, class 2019/2020. The results showed that the students' ability to determine themes and messages was 8.90; determine the type of narrative text and its description 8.90; determine the structure of the narrative text genre 9.80; determine the character of the character 7.8. The results of the research on the application of the AP4M Model in reading comprehension of the narrative text genre of students were 8.6 with the very good category.
PENGARUH TEKNIK MEMBACA SQ3R TERHADAP MEMBACA PEMAHAMAN MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS BUNG HATTA PADANG Gusnetti Gusnetti; M. Zaim; Syahrul Ramadhan; Agustina Agustina
Ta'dib Vol 21, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v21i2.1231

Abstract

The main issue discussed in this article is the students’ low interest in reading textbooks. In addition, students do not use various techniques. As a result, they feel bored, and less concentrated when reading. The theory used in this research is the reading theory proposed by Tarigan (2008), reading comprehension techniques by Agustina (2008) and SQ3R reading techniques by Ermanto (2008) and Agustina (2008). This type of research is quantitative research using experimental method with SQ3R reading techniques. The population of this study were Indonesian Language and Literature Education students of FKIP Bung Hatta University who took the Reading Teaching Skills course. The sample was elected purposively. Based on data analysis, it was found that students did not apply the SQ3R reading technique well in determining the theme, plot, background, characterization, point of view and mandate, with an average value of 80.5. Thus, it can be concluded that there is a significant effect of the use of SQ3R reading techniques towards students’ reading comprehension at FKIP of Bung Hatta University Padang.
Etika Kato Nan Ampek Dalam Budaya Minangkabau Sebagai Pedoman Dalam Berkomunikasi Muhammad Reihan; Gusnetti Gusnetti; Wanda Mahararani; Zahran Ulima
Jurnal Ilmiah Langue and Parole Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Langue and Parole
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jilp.v7i1.619

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang menggunakan metode deskriptif-analitis. Sumber-sumber data diperoleh dari sumber prier maupun sekunder. Tulisan ini fokus kepada Etika Kato Nan Ampek Dalam Budaya Minangkabau. Kato nan ampek telah memberikan ajaran dan aturan dalam berkomunikasi kepada lawan yang diajak berbicara, seperti antara mamak dan kemenakan, antara menantu dan mintuo, dan antara anak kepada orang tuanya. Adapun permasalahan yang dibahas adalah mengenai tuturan orang Minangkabau dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi falsafah hidup suku Minangkabau, nilai-nilai yang ditanamkan dalam kato nan ampek yaitu sesuai dengan ajaran yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW yang mana ajaran tersebut sangat berpengaruh kepada umat Islam, adapun nilai-nilainya, nilai malu, nilai parreso, nilai raso, dan nilai sopan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, seperti: merujuk pada buku-buku, skripsi, jurnal, dan internet yang membahas tentang kato nan ampek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan mengetahui tentang Etika Kato Nan Ampek Dalam Budaya Minangkabau. Adapun hasil penelitiannya, kato nan ampek menjadi falsafah orang Minangkabau. Bahwa sistem ini lahir dari hubungan antara perkawinan dan juga ada hubungan keluarga dan hubungan antara kerabat. Hal ini juga bermaksud agar antara pihak saling mengerti dan mengetahui tatakrama dan sopan santun dalam bertindak tutur.