Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

PEMANFAATAN OBAT HERBAL PENURUN PANAS PADA BALITA SAKIT DI DESA KALIURIP KECAMATAN PURWOJATI KABUPATEN BANYUMAS Kurniati, Citra Hadi; Azizah, Atika Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Obat herbal merupakan bahan baku atau sediaan yang berasal dari tumbuhan yang memiliki efek terapi yang bermanfaat bagi kesehatan. Pemakaian herbal untuk penanganan kesehatan telah berkembang pesat seiring kembalinya bahan alami. Masa balita merupakan periode penting dalam proses tumbuh kembang manusia. pengobatan menggunakan obat herbal masih dilestarikan dan merupakan tradisi turun menurun yang disampaikan secara lisan dari satu generasi ke generasi yang lain. Penggunaan obat herbal yang lebih dikenal dengan jamu banyak digunakan pada balita seperti penurun panas, obat diare, penambah nafsu makan dan lain-lain. Tujuan Penelitian Mengetahui pemanfaatan obat herbal penurun panas pada balita sakit di Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas. Jenis Penelitian Penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus (case study). Subjek penelitian ini yaitu ibu yang memiliki balita sakit panas, suaminya dan bidan desa. Analisis data dalam penelitian kualitatif ini menggunakan thematic content analysis. Hasil penelitian Minat terhadap pemanfaatan obat herbal penurun panas sebesar 80%. Hal tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat karena faktor kepercayaan secara tradisional dan turun-temurun. Kesimpulan Obat herbal dimanfaatkan oleh masyarakat karena faktor kepercayaan secara tradisional dan turun-temurun diperoleh dengan menanam sendiri tanaman herbal. Jenis yaitu kencur, bawang merah, daun dadap serep, dan pace. Cara pemanfaatan dengan cara dibalurkan ke seluruh tubuh, diletakkan di dahi, ubun-ubun, dan perut.
Socialization and Training on Making Wedang Uwuh to Improve the Immune System in Banyumudal Village: Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Wedang Uwuh untuk Meningkatkan Sistem Imun di Desa Banyumudal Tania, Sella Parda; Zachary, Rangga Rifqy; Nurmasari, Eldisa Zenita; Abiarni, Devina Fatma; Wardani, Sinta Jasa; Noviantoro, Hanif Dwi; Kurniati, Citra Hadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem imun tubuh berperan penting dalam melawan berbagai penyakit yang bisa timbul akibat perubahan cuaca dan lingkungan. Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, Kebumen menghadapi cuaca yang berubah-ubah, dari panas menyengat hingga angin kencang, hal tersebut memerlukan perhatian khusus terkait daya tahan tubuh. Wedang uwuh sebagai minuman herbal alternatif yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Wedang uwuh, dengan kandungan rempah-rempah alami, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti menghangatkan badan, mengurangi kolesterol, dan menghilangkan rasa pegal. Kegiatan ini dilakukan dengan sosialisasi dan pelatihan pembuatan wedang uwuh kepada ibu-ibu pengurus PKK Desa Banyumudal, agar berhasil membuat minuman ini secara mandiri. Hasilnya, minuman wedang uwuh memperoleh respon positif dan terjual habis dalam Expo KKN Kabupaten Kebumen. Upaya ini bertujuan untuk memperkenalkan minuman herbal sehat kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah perubahan lingkungan yang dinamis.
Community Empowerment Efforts by Developing Tourism and Economic Potential in Tugu Village: Upaya Pemberdayaan Masyarakat dengan Mengembangkan Potensi Pariwisata dan Ekonomi di Desa Tugu Mugits, Muhammad Ibnu Shina Al; Ferdinan, Adit; Mutmainah, Nafsul; Putri, Yani Salamah; Amalia, Dinda Rizki; Agusstiyani, Mia Ayu; Kurniati, Citra Hadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Desa Tugu adalah sebuah desa di kecamatan Buayan, Kebumen, Jawa Tengah. Desa tugu mempunyai potensi alam yang mampu dijadikan sebagai objek wisata untuk pengembangan desa. Salah satu obyek yaitu Embung Tanggul Asih. Namun sampai saat ini Embung Tanggul Asih masih belum banyak dikenal dan diketahui keberadaannya oleh wisatawan. Karena keterbatasan masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang ada masih belum maksimal. Tujuan : Upaya pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan potensi pariwisata dan umkm didesa tugu adalah mengenalkan pariwisata desa tugu dan menggali inovasi produk dan mengembangkan produk usaha mikro kecil menengah desa tugu Metode : Memberikan ide dan konsep pemberdayaan pariwisata berupa penghijauan dengan penanaman pohon dan juga pembuatan konten serta untuk Usaha Mikro Kecil Menengah kami melakukan inovasi produk dan kemasan, Pemberdayaan ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, Terdapat dua jenis sumber data di penelitian ini yaitu data primer yang diambil dari hasil wawancara dan data sekunder yang diambil dari berbagai sumber buku-buku, jurnal, dan internet. Hasil : Pemberdayaan pariwisata dan usaha mikro kecil menegah adalah terciptanya hasil inovasi produk umkm aneka rasa dan tersedianya penghijauan dengan adanya penanaman pohon ketapang kencana. Kesimpulan : Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa warga desa tugu ikut antusias program kerja KKN UMP yang dilakukan dengan diberi dorongan semangat untuk menjalankan penanaman bibit pohon ketapang kencana agar meningkatkan keindahan diembung tanggulasih dan inovasi produk usaha mikro kecil menengah.
Socialization of Stunting and Malnutrition Prevention Program in Rogodonoo Village, Buayan Subdistrict, Kebumen Regency: Sosialisasi Program Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk di Desa Rogodonoo Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Anggraito, Lucky; Aprilliani, Lia; Meilantika, Faizati; Agustin, Farhah Pandu; Hafidah, Azzah Ayu Nur; Saputra, Dimas Galih; Kurniati, Citra Hadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, sehingga melalui Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RJPM) pemerintah menargetkan pada tahun 2025 akan mengurangi 40% jumlah balita pendek. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 12.780 jiwa (42,6%), dan menurut data dari studi status gizi Indonesia mencatat angka stunting di Jawa Tengah tahun 2021 tercatat sebesar 20%. Sedangkan WHO memberikan batasan untuk stunting adalah < 20% (Kemenkes RI, 2018). Desa Rogodono merupakan salah satu desa di Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen yang sebagian bermasyarakatnya berprofesi sebagai konveksi dan sebagian besar wanitanya sebagai ibu rumah tangga. Kondisi masyarakat menengah kebawah ini menyebabkan minimnya informasi yang berkaitan dengan gizi. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan stunting. Program sosialisasi kepada ibu hamil dan kader dan pemberian leaflet diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan tentang stunting. Adapun metode yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat melalui penyuluhan mengenai Pencegahan Stunting di Desa Rogodono kemudian sosialisasi dan pembagian leaflet serta diskusi tanya jawab yang begitu. Hasilnya terjadi Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dengan suasana yang kondusif setelah melakukan sosialisasi dan pembagian leaflet serta diskusi tanya jawab yang begitu intens. Simpulan Sosialisasi stunting dengan cara ceramah dan tatap muka dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting.