Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Tinggi Kalsium (Studi Kasus: Kelompok Wanita Tani Desa Ngasem, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang) Zainal Abidin; Afriandi Setiawan; Dyah Pitaloka; Anggraeni Hadi Pratiwi; Dwi Nirnia Ari Cahyani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7435

Abstract

Desa Ngasem ialah Desa yang ada di Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang, merupakan tipologi Desa Agraris, di Desa Ngasem dan banyak ditemukan tanaman pisang. Pupuk Organik Cair (POC) ialah salah satu solusi untuk menghadapi kelangkaan pupuk subsidi. POC yang bersumber dari limbah yang ada di sekitar lingkungan kita merupakan upaya meningkatkan kemanfaatan dari potensi sumber daya alam yang tersedia dan belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) sekaligus mempratekkan pemanfaatan limbah yang ada di sekitar untuk menjadi POC yang kaya akan kalsium dan kalium. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari bulan Januari 2024 bersama dengan mahasiswa KKN-T. Kegiatan ini diselenggarakan dengan cara memberikan pemaparan teori yang dilanjutkan dengan praktik langsung, adapun sasaran peserta ialah 35 orang KWT. Berdasarkan hasil pelatihan dan pendampingan kepada KWT menghasilkan produk POC yang nantinya bisa dikembangkan secara mandiri dan berkelanjutan.
Pembinaan Kelembagaan dan Konservasi Potensi Lokal dalam Upaya Pengelolaan Lahan Berkelanjutan Sugiarto Sugiarto; Anggraeni Hadi Pratiwi; Dyah Pitaloka; Dwi Nirnia Ari Cahyani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7503

Abstract

Kelembagaan  kelompok tani sangat penting dalam pengelolaan lahan berkelanjutan. Kelembagaan di Desa Jatisari belum terstruktur dengan baik. Keadaan ini mempersulit distribusi saprodi ke petani. Tujuan penguatan kelembagaan untuk membantu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Metode pengumpulan data memakai kuisioner dengan pendekatan Participation Action Research (PAR) dan teknik Convinience Sampling. Penentuan sampel menggunakan formulasi Slovin, yaitu sampel (n) = Ukuran populasi (N) / 1 + (N×e2). Pilihan angka skor likert (Pn). Nilai indeks (%) ditentukan berdasar setiap kategori pernyataan dijumlah dan dibagi dengan skor tertinggi. Penentuan kebijakan menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis diketahui bahwa dalam mengelola lahan berkelanjutan membutuhkan kelembagaan (nilai 85%), berwawasan lingkungan (92%), peningkatan produktivitas dengan penerapan teknologi (80%), pembinaan melibatkan penyuluh, Universitas dan masyarakat (98%). Konservasi sumber daya alam harus ditunjang kelembagaan dan teknologi. Alternatif dapat mengaplikasikan teknologi SIPLO untuk membantu aktifasi pertukaran ion dan kation, mengurai senyawa kompleks menjadi lebih sederhana dan menetralkan pH tanah.
Penerapan Teknologi Internet of Things (IoT) Berbasis Arduino: Pelatihan Praktis Menggunakan Wokwi sebagai Media Simulasi Virtual Farid Wahyudi; Priska Choirina; Urnika Mudhifatul Jannah; Anggraeni Hadi Pratiwi; Pangestuti Prima Darajat
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8549

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMA Negeri 1 Sumberpucung dalam memahami dan menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis Arduino melalui simulasi virtual menggunakan aplikasi Wokwi. Permasalahan utama sekolah adalah keterbatasan perangkat keras dan laboratorium IoT, sehingga pembelajaran masih bersifat teoritis. Pelatihan dilaksanakan selama September–Oktober 2025 dengan metode pelatihan, pendampingan, dan project-based learning. Sebanyak 414 siswa kelas XII terlibat aktif dalam proyek IoT sederhana seperti smart lighting dan automatic fan controller. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi sebesar 48% pada aspek pemahaman konsep, pemrograman, dan kolaborasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa Wokwiefektif sebagai media pembelajaran alternatif untuk mengatasi keterbatasan sarana, sekaligus memperkuat literasi digital dan kesiapan siswa menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Geographic Information System (GIS)-Based Road Damage Mapping in Google Earth for Village Infrastructure Planning Novia Ratnasari; Anisa Hudi Widaningrum; Anggraeni Hadi Pratiwi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 2 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 2 April 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v9i2.6774

Abstract

The quality of village infrastructure plays a vital role in improving community welfare through economic growth. Tuban Regency, with its diverse geographical features such as coastal areas and limestone hills, frequently experiences road damage that hinders accessibility and development. To address this issue, the local government promotes sustainable development strategies, particularly through road infrastructure improvements funded by the Village Fund Allocation (ADD) program. However, feasibility studies on road damage in Sumurjalak Village remain inefficient in terms of time and cost, and lack accuracy due to the absence of supporting digital data. This study proposes a novel approach by integrating Geographic Information Systems (GIS) with Google Earth technology to map and assess road damage. Unlike conventional manual surveys or paper-based documentation, this integration provides a more efficient, accurate, and visually interactive method of spatial analysis. Using the Action Research method, which consists of five stages problem identification, data collection, planning, implementation, and evaluation this study demonstrates that GIS-based mapping significantly enhances the efficiency and accuracy of infrastructure assessments. The resulting digital documentation can serve as a decision-support tool for stakeholders and offer a scalable and replicable model for rural infrastructure planning, representing a significant advancement over previous approaches.