Trismianto Asmo Sutrisno
STIKes Mitra Husada Karanganyar

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The The Relationship between Completeness of Medical Information and Accuracy of Diabetes Mellitus Diagnosis Codes in Inpatient Medical Record Documents in RSUD Ajibarang: The Relationship between Completeness of Medical Information and Accuracy of Diabetes Mellitus Diagnosis Codes in Inpatient Medical Record Documents in RSUD Ajibarang Rosita Nur Istiqomah; Astri Sri Wariyanti; Trismianto Asmo Sutrisno
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i3.173

Abstract

Completeness of medical information is very important in supporting the accuracy of diabetes mellitus diagnosis codes. This study aims to determine the relationship between completeness of medical information and the accuracy of Diabetes Mellitus diagnosis codes in inpatient medical record document. This research uses analytical observasional with a cross sectional approach. The sample used was 105 document using a simple random sampling technique. Data analysis used the Chi-Square test. The percentage of complete medical information was 81%, while incomplete was 19%. The highest incompleteness in diagnosis was 13 documents (12%). The percentage accuracy of the diagnosis code is 50%, while the percentage of accuracy is 50%. The most inaccuracies were due to not using dagger and asterisk codes in 18 documents (35%). The Chi-Square statistical test shows that p=0,042. The conclusion is that there is a relationship between the completeness of medical information and the accuracy of diabetes mellitus diagnosis codes. The author suggests that doctors and PPA should immediately complete incomplete medical record documents, especially important sheets relating to the classification and coding of diseases to support accurate coding, and koders should not only refer to ICD 10 volume 3, but must also refer to ICD volume 1 and volume 2.
Hubungan Kualitas Sistem dan Informasi dengan Kepuasan Pengguna Simkes di Puskesmas Karanganyar Kabupaten Ngawi: The Relationship Of System Quality And Information With Simkes User Satisfaction In Karanganyar Health Center, Ngawi District Kelvin Ferniawan; Sri Sugiarsi; Trismianto Asmo Sutrisno
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v4i2.191

Abstract

Sistem informasi manajemen kesehatan (SIMKES) merupakan aplikasi berbasis komputer yang dirancang untuk mengelola seluruh data rekam medis. SIMKES di Puskesmas Karanganyar Kabupaten Ngawi masih terdapat masalah terkait data pasien yang belum terisi lengkap, sering terjadi trouble data. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kualitas sistem dan kualitas informasi dengan kepuasan pengguna SIMKES. Populasi penelitian ini adalah Observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pengguna SIMKES yang berjumlah 58 orang. Sampel sebanyak 58 orang yang ditentukan dengan menggunakan rumus sampel jenuh. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji correlation product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan kualitas sistem dengan kepuasan pengguna yang signifikan ( p : 0.001), ada hubungan yang signifikan kualitas informasi dengan kepuasan pengguna yang signifikan (p : 0.001). Simpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan kualitas sistem dan kualitas informasi dengan kepuasan pengguna SIMKES.
HUBUNGAN UNSUR-UNSUR EUCS DENGAN KEPUASAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DI RSU ADELLA SLAWI Lambang Adi Prayoga; Sri Sugiarsi; Trismianto Asmo Sutrisno
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v6i1.193

Abstract

Abstrak Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan aplikasi berbasis komputer yang dirancang untuk memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan rumah sakit. SIMRS di RSU Adella Slawi masih memiliki masalah terkait data yang dihasilkan oleh SIMRS belum akurat dalam menampilkan laporan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan unsur-unsur EUCS dengan kepuasan pengguna. Rancangan penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini merupakan seluruh pengguna SIMRS yang berjumlah 150 orang dengan sampel 60 orang yang ditentukan dengan tekniksimple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman rank. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi pada variabel content, accuracy, timeliness dengan nilai sig. < 0,05 , sehingga terdapat hubungan yang signifikan pada variabel content, accuracy, timeliness dengan kepuasan pengguna. Serta nilai signifikansi pada variabel format dan ease of use dengan nilai sig. > 0,05 , sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan pada variabel format dan ease of use dengan kepuasan pengguna. Saran peneliti bagi rumah sakit perlu menambahakan laporan-laporan yang dibutuhkan oleh pengguna, serta menu tersebut dapat terupdate secara otomatis, menambahkan validasi data pada sistem, dan menambahkan menu bantuan (help menu) yang didalamnya terdapat petunjuk penggunaan bagi pengguna baru. Kata kunci: Rumah Sakit, SIMRS, Kepuasan
Perbedaan LOS Pasien BPJS dan Non BPJS pada Kasus Stroke Di RSUD Cilacap SRI ERAWATI; Sri Sugiarsi; Trismianto Asmo Sutrisno
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v5i2.217

Abstract

World Health Organization mencatat bahwa penyakit tidak menular secara kolektif bertanggung jawab atas 71% dari semua kematian di seluruh dunia. Dalam setiap tahunnya kasus baru Stroke mencapai 13 dan menjadi penyebab kematian kedua setelah Ischaemic heart disease dan menjadi peringkat ketiga penyebab disability. Di RSUD Cilacap terdapat dua sistem pembayaran biaya pasien, yaitu prospective payment system untuk pasien BPJS dan Fee For Sevice untuk pasien Non BPJS. Penelitian ini bertujuan mengetahui Perbedaan LOS Pasien BPJS dan NON BPJS Pada Kasus Stroke di RSUD Cilacap. Jenis penelitiannya adalah analitik komparatif, dengan menggunakan data sekunder pasien Stroke tahun 2022 dari SIMRS, dengan jumlah populasi 584 pasien dan 234 pasien sampel. Teknik pengambilan sampel menggunkan simple random sampling. Hasil peneiltian dilakukan Uji hipotesis menggunakan Uji Mann Whitney menunjukkan bahwa diperoleh nilai sig.(2-tailed) 0.181, sehingga disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan LOS pasien BPJS dan Non BPJS pada kasus Stroke, hal ini menggambarkan bahwa pelayanan di RSUD Cilacap pada pasien Stroke dilakukan secara memenuhi dimensi mutu efektif, efisien, dan adil