Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN ANGGARAN DASAR DAN DOKUMEN ADMINISTRASI PENGELOLAAN PRA KOPERASI UP2K DESA NGIJO TASIKMADU KARANGANYAR Bambang Widarno; Fadjar Harimurti
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.9055

Abstract

Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) – PKK Desa Ngijo merupakan kegiatan ekonomi yang diusahan oleh keluarga, baik, secara perorangan maupun kelompok, yang modalnya bersumber dari swadaya masyarakat, bantuan pemerintah, swasta, serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat. Agar tidak mengalami kegagalan seperti usaha lain sebelumnya, UP2K telah menginisiasi pembentukan pra koperasi. Mewujudkan koperasi yang bertata kelola baik membutuhkan aturan internal yaitu Anggaran Dasar dan Peraturan khusus yang visioner dan adaptif, Standar Operasional Prosedur (SOP), dan penerapan pembukuan yang baik. Penunjukkan pengelola yang amanah dan professional merupakan modal utama mengembangkan UP2K. Pemahaman berkoperasi dan strategi usaha simpan pinjam yang baik, menjadi motivasi internal yang tinggi bagi kader dalam memajukan UP2K. Kader UP2K diharapkan mampu menggali potensi dan meningkatkan partisipasi anggota. Pemerintah Desa Ngijo berharap pra koperasi UP2K lebih akseleratif dalam perkembangannya, berbadan hukum koperasi, dan dikelola secara profesional. Keberadaan UP2K Desa Ngijo benar-benar diharapkan manfaatnya dan menjadi solusi keuangan dalam pengembangan usaha ekonomi produktif keluarga. Implikasi dan rekomendasi layak ditindaklanjuti
Efektivitas Kebijakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terhadap Perilaku Konsumsi Konglomerat di Indonesia Juanita Wahyu Pramudipta; Fadjar Harimurti; Aris Eddy; Sinta Putriana
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/w68bdd43

Abstract

The Luxury Goods Sales Tax (PPnBM) policy is designed not only as a state revenue instrument but also as a regulative tool (fungsi regulerend) to foster social justice and curb the regressive consumption patterns of high-net-worth individuals. However, regulatory loopholes are frequently exploited by conglomerates to minimize this tax burden. This study aims to evaluate the effectiveness of PPnBM collection on ultra-luxury goods such as supercars, private jets, and other luxury asset ownership instruments and to analyze the accompanying tax avoidance patterns. Utilizing a descriptive qualitative method with a policy analysis and literature review approach, this study finds that the imposition of high PPnBM is often countered by tax burden shifting schemes, such as purchasing assets through legal entities (corporations) to be claimed as deductible fiscal expenses. This study recommends the imperative strengthening of the substance over form regulation to optimize tax equity
Faktor Penentu dan Hambatan Transisi Sistem Administrasi Coretax di Kalangan Wajib Pajak Perorangan Nazriela Raya Ardani; Fadjar Harimurti; Aris Eddy Sarwono; Sinta Putriana
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 6 No. 2 (2026): Article Research Juli 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v6i2.9086

Abstract

Peluncuran Sistem Administrasi Pajak Inti pada tanggal 1 Januari 2025 menandai modernisasi administrasi perpajakan Indonesia yang paling luas dalam dua dekade, namun peluncuran awal sistem ini disertai dengan keluhan operasional yang luas dari para pembayar pajak. Penelitian ini mengkaji determinan transisi ke Coretax dan mengidentifikasi hambatan utama yang dialami Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Karanganyar. Berdasarkan Model Penerimaan Teknologi dan kerangka Teknologi-Organisasi-Lingkungan, penelitian ini mengadopsi desain studi kasus kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner Likert lima poin dari 109 wajib pajak orang pribadi yang dipilih secara purposive sampling, dengan ukuran minimum ditentukan melalui rumus Slovin dengan margin kesalahan 10%. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling pada SmartPLS 4.0, dilengkapi dengan analisis deskriptif rerata indikator. Model struktural menjelaskan 65,1% varian transisi Coretax (R² = 0,651) dengan relevansi prediktif yang kuat (Q² = 0,603). Literasi pajak digital (? = 0.324; t = 3.333), kesiapan infrastruktur teknologi (? = 0.297; t = 3.073) dan dukungan teknis (? = 0.357; t = 4.388) masing-masing memberikan pengaruh positif dan signifikan, dengan dukungan teknis menjadi prediktor paling dominan (f² = 0.241). Analisis deskriptif menemukan tiga hambatan nyata: kemampuan pelaporan pajak digital yang terbatas, ketidakcocokan perangkat, dan akses yang tidak merata ke layanan bantuan otoritas pajak. Temuan-temuan yang ada menunjukkan bahwa keberhasilan reformasi perpajakan digital di tingkat kantor tidak terlalu bergantung pada peraturan, melainkan pada kesiapan dan dukungan yang diberikan kepada wajib pajak, dan hal ini menawarkan agenda yang ditargetkan kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk menstabilkan transisi tersebut.
Pengaruh Mental Accounting dan Gaya Hidup FOMO Terhadap kesehatan keuangan Generasi Z di Universitas Slamet Riyadi Surakarta Lukita Indriani; Fadjar Harimurti
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i2.2461

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana kebiasaan akuntansi mental dan FOMO Generasi Z mempengaruhi kesejahteraan finansial mereka. Responden harus menjadi mahasiswa aktif di Universitas Slamet Riyadi Surakarta, dan sampel dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel acak dasar. Dalam survei ini, 375 mahasiswa diminta untuk berpartisipasi. Analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji-t, uji-F, dan uji koefisien determinasi (R³) adalah beberapa pendekatan analisis data yang digunakan. Nilai uji-t sebesar 5,947 dan nilai-p sebesar 0,000 (<0,05) menunjukkan bahwa Akuntansi Mental berdampak signifikan terhadap kesejahteraan finansial, menurut hasil analisis. Sebaliknya, gaya hidup FOMO tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kesehatan keuangan mahasiswa, meskipun memiliki nilai t sebesar 2,837 dan p-value 0,006 (< 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan berdasarkan kategori (mental accounting) memiliki peranan yang lebih besar dibandingkan dengan gaya hidup FOMO dalam memengaruhi kondisi keuangan mahasiswa.
Pengaruh Pengetahuan Pajak, Kompleksitas Pajak, dan Biaya Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di KPP Pratama Karanganyar Novi Yaya Riski Rohmadani; Fadjar Harimurti
PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 2 No. 3 (2025): Juli-September, Education, Economic dan Social Studies
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/cb3tn890

Abstract

Taxpayers who are compliant in paying their taxes will have a positive impact on state revenues for financing development. Tax Knowledge, Tax Complexity, and Tax Compliance Costs can help assess the level of Taxpayer Compliance in paying their Tax bills. This study aims to analyze the effect of Tax Knowledge, Tax Complexity and Tax Compliance Costs on Individual Taxpayer Compliance at the Karanganyar Pratama Tax Office. The population of this study was Corporate Taxpayers registered at the Karanganyar Pratama Tax Office with a total of 18,369 Individual Taxpayers. The sample in this study was part of the Corporate Taxpayers registered at the Karanganyar Pratama Tax Office which was calculated using the Isaac damn Michael formula as many as 80 Individual Taxpayers due to time constraints. The type of data used is quantitative data. The data source used is primary data. The sampling method used is random sampling, which is a sample technique that is selected randomly. The data collection technique uses the results of a questionnaire distributed to Individual Taxpayers. Data analysis techniques using descriptive statistical analysis, research instrument testing, classical assumption testing and hypothesis testing. The results show that Tax Knowledge and Tax Compliance Costs do not affect Corporate Taxpayer Compliance while Tax Complexity affects Corporate Taxpayer Compliance.