Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pancakarsa and Fiscal Clientelism in Bogor Regency: Navigating Religious Populism and the Shadow State Aep Saepudin Muhtar; Gotfridus Goris Seran; Faisal Tri Ramdani; Cecep Wahyudin; Dede Syafrudin; Irma Purnamasariv; Neng Virly Apriani; Radif Khotamir Rusli
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.3324

Abstract

This article critically examines fiscal clientelism in Bogor Regency through the Pancakarsa vision-mission framework and its five governmental commitments: Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, Bogor Berkeadaban, and Bogor Nyaman. Drawing on shadow-state theory, the study explores how informal political actors—including brokers, financiers, business elites, intellectuals, religious leaders, and political families—shape project allocation, strategic appointments, licensing, and patron-client reciprocity within local democratic institutions. The article argues that Pancakarsa can operate as a democratic governance grammar only when its programmatic commitments are insulated from clientelistic brokerage and translated into transparent budgeting, civic literacy, participatory oversight, and pluralist religious communication. Employing qualitative conceptual-policy analysis and thematic interpretation of governance documents, policy discourse, and recent scholarly literature, the study shows that fiscal legitimacy is not merely a matter of administrative compliance, but a contested political resource through which voters evaluate distributive fairness, institutional credibility, and moral leadership. The findings contribute to debates on Indonesian local democracy by demonstrating how fiscal-voter strategy can either reproduce shadow-state domination or strengthen democratic resilience when anchored in accountable public finance and inclusive civic education. The article offers policy implications for designing anti-clientelistic procurement, open budgeting, transparent appointments, digital complaint systems, and pluralist communication strategies in Bogor Regency and comparable decentralized settings
PERSEPSI GURU TERHADAP KEBIJAKAN DIGITALISASI SEKOLAH DI ERA PASCA PANDEMI DI SDN CIBEUREUM 01 Muhammad Sultan Annafi; Radif Khotamir Rusli; Didin Syamsudin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.24435

Abstract

Penelitian  ini dilakukan untuk mendukung kebijakan digitalisasi sekolah di masa setelah pandemi sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang berkelanjutan. Meskipun pemerintah telah menyediakan sejumlah alat teknologi dan platform, masih ada perbedaan antara kebijakan nasional dan pelaksanaannya di tingkat sekolah, terutama terkait kesiapan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana guru melihat kebijakan digitalisasi sekolah di SDN Cibeureum 01. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Di sisi lain, analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup penyajian, penarikan kesimpulan, dan reduksi data. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik menilai kebijakan digitalisasi cukup efektif untuk mendukung pembelajaran dan pengelolaan sekolah, terutama bagi guru yang mahir menggunakan teknologi. Namun demikian, masih ada beberapa hambatan, seperti kurangnya pelatihan, variasi dalam kemampuan teknologi, dan keterbatasan sumber daya digital. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya meningkatkan pelatihan, memberikan bimbingan teknologi, dan memberikan dukungan kebijakan sekolah yang fleksibel untuk mendukung transformasi digital pendidikan.
Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Daring pada Masa Pandemi Covid-19 dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SD Amaliyah Dimas Hadian Hakim; Radif Khotamir Rusli; Fikni Mutiara Rachma
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25559

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mendorong perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran daring, termasuk pada mata pelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Bahasa Arab daring yang diterapkan di SD Amaliah Ciawi Bogor selama masa pandemi Covid-19 serta kontribusinya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru mata pelajaran Bahasa Arab serta dokumen pendukung pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyusunan satuan, dan kategorisasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi pembelajaran Bahasa Arab daring dilakukan melalui pemanfaatan media digital berupa video pembelajaran dan Zoom Meeting sebagai sarana penyampaian materi; (2) strategi pembelajaran yang diterapkan berorientasi pada penyampaian materi dan pemberian tugas dengan memanfaatkan media daring sebagai pendukung utama pembelajaran; dan (3) hasil belajar siswa selama pembelajaran daring menunjukkan dua kecenderungan, yaitu menurunnya penguasaan materi Bahasa Arab akibat keterbatasan interaksi dan pemantauan guru, serta meningkatnya keterampilan penggunaan teknologi dan kemandirian belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring mampu menjaga keberlangsungan proses pendidikan selama pandemi, meskipun belum sepenuhnya efektif dalam mencapai target kompetensi pembelajaran Bahasa Arab secara optimal.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN BOARD GAME TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Putri Liani Azzahra; Radif Khotamir Rusli; Hanrezi Dhania
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i1.20898

Abstract

Studi ini berfokus agar memahami dampak dari pemanfaatan alat bantu pembelajaran board game terhadap pencapaian akademik matematika peserta didik tingkat lima SD. Dasar dari penelitian ini yaitu minimnya ragam alat bantu pengajaran yang digunakan guru dan pencapaian akademik matematika siswa yang rendah. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen. Dua kelas termasuk dalam sampel penelitian. Kelas experimental menerima pembelajaran melalui media board game yang terdiri dari ular tangga, serta kelompok kontrol yang menerima pengajaran melalui metode tradisional. Temuan penelitian mengindikasikan adanya perbedaan yang mencolok dalam pencapaian akademik antara kedua grup. Kelas eksperimen memiliki hasil rata-rata posttest yang lebih baik daripada kelas kontrol. Dengan tingkat signifikan kurang dari 0,05, uji t menunjukkan bahwa media permainan papan memiliki efek positif pada hasil belajar matematika siswa. Hasilnya, board game telah terbukti menjadi alat pengajaran yang efisien untuk memperbaiki keterampilan siswa di bidang matematika di sekolah dasar.
Bullying Prevention Strategies Through School Capacity Building (SCB) in Integrated Islamic Schools to Support the Sustainable Development Goals (SDGs) Irman Suherman; Abraham Yazdi Martin; Imam Kurniawan; Asep Thobibudin Qolyubi; Radif Khotamir Rusli; Lise Purnamasari
Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v11i1.43952

Abstract

Bullying in educational institutions is a critical issue that affects students’ well-being and academic performance, necessitating effective prevention strategies. This study develops a bullying prevention strategy through school capacity building (SCB) in Integrated Islamic Schools to support the Sustainable Development Goals (SDGs). A qualitative approach with a case study method was employed to explore the underlying causes of bullying and to formulate effective prevention strategies through SCB. The findings revealed three key themes, the role of school policies in preventing bullying; leadership models for preventing bullying; and the involvement of teachers and parents in fostering a bullying-free environment. The research highlights that a comprehensive approach, integrating structured school policies, strong leadership, and active participation from teachers and parents, is essential for effective bullying prevention. The study emphasizes that sustainable development cannot be realized without peace, and peace cannot be sustained without the development of quality education. This research contributes to the improvement of Islamic education by promoting a safe, inclusive, and supportive environment, which is essential for fostering future leaders and ensuring the advancement of global peace.
Implementasi Metode Elif Juzu dalam Meningkatkan Pelafalan Huruf Hijaiyyah Santri Pondok Pesantren Bina Tauhid Amaliah Sahal Haikal Hafidh; Radif Khotamir Rusli; Siti Khumairotuzzahra
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.21267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa efektif metode Elif Juzu dalam membantu santri memperbaiki pengucapan huruf hijaiyyah, serta menemukan elemen-elemen yang memengaruhi keberhasilan tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data primer pada penelitian ini bersumber dari wawancara dengan Pengasuh Pondok Pesantren dan Guru Tahfidz, data sekunder adalah dokumen milik Pondok Pesantren dan data tersier berupa dokumentasi. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah Implementasi Metode Elif Juzu dalam meningkatkan pelafalan huruf hijaiyyah di Pondok Pesantren Bina Tauhid Amaliah yang terbagi menjadi beberapa tahapan sesuai dengan halaman Kitab Elif Juzu, metode ini diterapkan pada saat pembelajaran tahsin berlangsung. Peneliti juga memaparkan kelebihan dan kekurangan metode ini. Kelebihannya yaitu metode ini terbukti efektif dalam mempercepat pembelajaran huruf hijaiyyah melalui pendekatan sistematis. Pengajaran dilakukan secara bertahap, mulai dari mengenali tulisan, membedakan pelafalan, hingga memahami arah baca. Dengan disiplin, santri dapat menguasai pelafalan dan membaca Al-Qur’an dengan lancar dalam waktu singkat. Namun, kekurangan metode ini terletak pada minimnya pemahaman masyarakat, termasuk para santri di Pondok Pesantren Bina Tauhid Amaliah, sehingga penerapannya masih menghadapi tantangan Selanjutnya memaparkan faktor pendukung metode Elif Juzu meliputi duduk iftirasy dengan suara lantang, pengulangan, dan evaluasi rutin setiap lima huruf untuk meningkatkan daya ingat. Penghambatnya mencakup minimnya pemahaman, keterbatasan pengajar, sulitnya mengubah kebiasaan,idan keterbatasan waktu.
Pembelajaran Bahasa Arab dalam Menggunakan Media Aplikasi Zoom Padamasa Pandemi di SDIT Nurul Hikmah Jakarta Lingga Nurdinda; Radif Khotamir Rusli; Abdul Kholik
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21339

Abstract

Studi ini mengkaji bagaimana SDIT Nurul Hikmah Jakarta menerapkan pembelajaran bahasa Arab selama pandemi menggunakan aplikasi Zoom.”Studi ini bertujuan untuk mengetahui metode yang digunakan dalam perancangan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran bahasa Arab daring menggunakan Zoom Cloud Meetings, serta faktor-faktor yang memfasilitasi dan menghambat proses pembelajaran.”Studi ini dilakukan di SDIT Nurul Hikmah Jakarta dengan menggunakan metodologi studi kasus dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menggunakan platform Zoom sebagai media tatap muka virtual untuk pembelajaran bahasa Arab. Guru menggunakan rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah untuk mempersiapkan pembelajaran selama fase ini. Pembukaan, kegiatan inti, dan penutup merupakan tiga komponen utama dari proses pembelajaran. Pengetahuan, kemampuan, dan sikap siswa dievaluasi sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran. Dukungan orang tua dan penggunaan media yang menarik merupakan dua hal yang membantu pembelajaran ini. Di sisi lain, proses belajar mengajar daring yang lancar seringkali terganggu oleh berbagai hambatan, termasuk rendahnya keterlibatan orang tua, kurangnya sumber belajar yang memadai, dan terbatasnya akses internet. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan ringkasan menyeluruh tentang kesulitan dan sumber daya yang terkait dengan pembelajaran bahasa Arab daring di SDIT Nurul Hikmah.
Efektivitas Aplikasi Mondly Arabic dalam Meningkatkan Keterampilan Menyimak Kosakata Bahasa Arab Kelas X SMA Darul Faizin Caringin Muhammad Fahri Harizona; Radif Khotamir Rusli; Agung Muttaqien
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.24247

Abstract

Tujuannya dari penelitian ini guna mengetahui apakah penggunaan aplikasi Mondly Arabic dapat membantu siswa kelas X di SMA Darul Faizin Caringin dalam meningkatkan pemahaman kosakata bahasa Arab (mufradat). Eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest adalah metodologi yang digunakan dalam penelitian ini. Dua kelas, kelas X.1 sebagai kelompok eksperimen maupun kelas X.2 menjadi kelompok kontrol, terbagi atas peserta penelitian. Setiap kelas terdiri dari 27 siswa, dengan total 54 responden. Ujian mendengarkan kosakata bahasa Arab digunakan sebagai alat penelitian, dan diberikan sebelum maupun sesudah perlakuan. Sementara kelompok kontrol menggunakan teknik pengajaran tradisional, kelompok eksperimen menggunakan aplikasi Mondly Arabic sebagai materi pembelajaran. Temuan dari uji-t sampel berpasangan menunjukkan adanya peningkatan substansial dalam hasil pembelajaran pada kelompok eksperimen, dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Selain itu, temuan uji-t sampel independen memperlihatkan sig. 0,012 < 0,05, yang berarti ada perbedaan penting dalam hasil pembelajaran antara kelompok eksperimen maupun kontrol. Sehingga, dikatakan bahwasanya aplikasi Mondly Arabic sebagai cara yang baik guna memberikan bantuan bagi siswa menjadi lebih baik dalam mendengarkan bahasa Arab.Bagian latar belakang harus menjadi bagian terpendek dari abstrak dan secara singkat menguraikan informasi berikut: Apa yang sudah diketahui tentang subjek, terkait dengan makalah yang bersangkutan? Apa yang tidak diketahui tentang subjek dan karenanya apa yang ingin diteliti oleh penelitian (atau apa yang coba disajikan makalah ini – sebagai tujuan). Dalam kebanyakan kasus, latar belakang dapat dibingkai hanya dalam 2–3 kalimat, dengan setiap kalimat menggambarkan aspek berbeda dari informasi yang dirujuk di atas. Tujuan penelitian, seperti yang diindikasikan oleh kata-kata untuk memberikan latar belakang penelitian kepada pembaca, dengan demikian akan mengarah pada deskripsi metode yang digunakan dalam penelitian secara tersusun. Bagian metodologi biasanya merupakan bagian terpanjang kedua dalam abstrak. Ini harus berisi informasi yang cukup untuk memungkinkan pembaca memahami apa yang telah dilakukan, dan pertanyaan penting yang harus diberikan jawaban singkat pada bagian metode penelitian, termasuk pengumpulan data, dana analisis data. Bagian temuan adalah bagian terpenting dari abstrak dan tidak harus mengetepikan jangkauan dan kualitasnya. Oleh karena itu, bagian hasil temuan harus menjadi bagian terpanjang dari abstrak dan harus berisi detail sebanyak mungkin tentang temuan-temuan yang peroleh agar dapat dilanjutkan pada tahap penyerahan jurnal. Batasan-batasan tersebut biasanya menjelaskan tentang batasan-batasan penelitian yang disadari dan dapat diperbaiki di masa mendatang. Kesimpulan dan implikasi penelitian.
Efektivitas Model Kecerdasan Majemuk dan Spiritual terhadap Kesiapan Penentuan Jurusan Aditya Saputra; Irman Suherman; Radif Khotamir Rusli
TADBIR MUWAHHID Vol. 10 No. 1 (2026): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v10i1.24319

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesiapan penentuan jurusan siswa SMP yang masih dipengaruhi faktor eksternal dan belum sepenuhnya berbasis pemahaman potensi diri serta kematangan reflektif. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Model Kecerdasan Majemuk dan Spiritual dalam meningkatkan kesiapan penentuan jurusan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 60 siswa kelas IX yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa angket kesiapan penentuan jurusan skala Likert lima poin. Analisis data menggunakan uji t independen, uji peningkatan N-Gain, dan perhitungan effect size (Cohen’s d). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelompok eksperimen (78,37) lebih tinggi secara signifikan dibanding kelompok kontrol (59,17) dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,5191 (kategori sedang), sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,1195 (kategori rendah). Effect size sebesar 2,44 menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi kecerdasan majemuk dan kecerdasan spiritual dalam layanan bimbingan akademik efektif meningkatkan kesiapan penentuan jurusan siswa secara signifikan dan substantif.
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DAN TEKNOLOGI AI: INTEGRASI ETIS UNTUK PENDIDIKAN HOLISTIK Radif Khotamir Rusli; Zahra Khusnul Lathifah
Jurnal Ushuluddin Vol 24, No 2 (2025): Jurnal Ushuluddin
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51900/ushuluddin.v24i2.26863

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) menghadirkan urgensi bagi filsafat pendidikan Islam untuk memberikan respons yang mendasar dan terarah. Penelitian ini mengidentifikasi adanya kesenjangan antara adopsi teknologi AI yang cenderung pragmatis dengan minimnya kerangka kerja filosofis yang mengintegrasikannya secara etis dan holistik dalam pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode kualitatif yang memadukan logika deduktif, analisis deskriptif-kritis, dan pendekatan fenomenologis melalui studi literatur, artikel ini bertujuan merumuskan landasan filosofis tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dapat diposisikan sebagai bentuk modern dari "qalam" yang memperluas implementasi perintah Iqra', sekaligus sebagai manifestasi dari prinsip "taskhir" (pemanfaatan sumber daya). Namun, penggunaannya harus dipandu oleh kerangka etis Maqasid al-Shariah untuk memaksimalkan kemaslahatan (maslahah) dan meminimalkan kerusakan (mafsadah), terutama terkait risiko dehumanisasi, bias algoritma, dan erosi pemikiran kritis. Dampak penelitian ini adalah tersedianya landasan filosofis yang kokoh bagi para pendidik dan pemangku kebijakan dalam mengadopsi teknologi AI secara kritis dan konstruktif. Limitasi penelitian ini terletak pada sifatnya yang konseptual-filosofis dan tidak menguji implementasi teknis di lapangan. Novelty penelitian ini adalah perumusan kerangka kerja integratif yang menyintesiskan konsep teologis fundamental (Iqra', taskhir), kerangka etika normatif (Maqasid al-Shariah), dan pendekatan pedagogi kritis dalam menghadapi disrupsi teknologi AI.