Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pancakarsa and Fiscal Clientelism in Bogor Regency: Navigating Religious Populism and the Shadow State Aep Saepudin Muhtar; Gotfridus Goris Seran; Faisal Tri Ramdani; Cecep Wahyudin; Dede Syafrudin; Irma Purnamasariv; Neng Virly Apriani; Radif Khotamir Rusli
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.3324

Abstract

This article critically examines fiscal clientelism in Bogor Regency through the Pancakarsa vision-mission framework and its five governmental commitments: Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Maju, Bogor Berkeadaban, and Bogor Nyaman. Drawing on shadow-state theory, the study explores how informal political actors—including brokers, financiers, business elites, intellectuals, religious leaders, and political families—shape project allocation, strategic appointments, licensing, and patron-client reciprocity within local democratic institutions. The article argues that Pancakarsa can operate as a democratic governance grammar only when its programmatic commitments are insulated from clientelistic brokerage and translated into transparent budgeting, civic literacy, participatory oversight, and pluralist religious communication. Employing qualitative conceptual-policy analysis and thematic interpretation of governance documents, policy discourse, and recent scholarly literature, the study shows that fiscal legitimacy is not merely a matter of administrative compliance, but a contested political resource through which voters evaluate distributive fairness, institutional credibility, and moral leadership. The findings contribute to debates on Indonesian local democracy by demonstrating how fiscal-voter strategy can either reproduce shadow-state domination or strengthen democratic resilience when anchored in accountable public finance and inclusive civic education. The article offers policy implications for designing anti-clientelistic procurement, open budgeting, transparent appointments, digital complaint systems, and pluralist communication strategies in Bogor Regency and comparable decentralized settings
PERSEPSI GURU TERHADAP KEBIJAKAN DIGITALISASI SEKOLAH DI ERA PASCA PANDEMI DI SDN CIBEUREUM 01 Muhammad Sultan Annafi; Radif Khotamir Rusli; Didin Syamsudin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.24435

Abstract

Penelitian  ini dilakukan untuk mendukung kebijakan digitalisasi sekolah di masa setelah pandemi sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang berkelanjutan. Meskipun pemerintah telah menyediakan sejumlah alat teknologi dan platform, masih ada perbedaan antara kebijakan nasional dan pelaksanaannya di tingkat sekolah, terutama terkait kesiapan guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana guru melihat kebijakan digitalisasi sekolah di SDN Cibeureum 01. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Di sisi lain, analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup penyajian, penarikan kesimpulan, dan reduksi data. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik menilai kebijakan digitalisasi cukup efektif untuk mendukung pembelajaran dan pengelolaan sekolah, terutama bagi guru yang mahir menggunakan teknologi. Namun demikian, masih ada beberapa hambatan, seperti kurangnya pelatihan, variasi dalam kemampuan teknologi, dan keterbatasan sumber daya digital. Penelitian ini menekankan betapa pentingnya meningkatkan pelatihan, memberikan bimbingan teknologi, dan memberikan dukungan kebijakan sekolah yang fleksibel untuk mendukung transformasi digital pendidikan.
Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Daring pada Masa Pandemi Covid-19 dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SD Amaliyah Dimas Hadian Hakim; Radif Khotamir Rusli; Fikni Mutiara Rachma
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 7 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i7.25559

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mendorong perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran daring, termasuk pada mata pelajaran Bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Bahasa Arab daring yang diterapkan di SD Amaliah Ciawi Bogor selama masa pandemi Covid-19 serta kontribusinya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru mata pelajaran Bahasa Arab serta dokumen pendukung pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyusunan satuan, dan kategorisasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi pembelajaran Bahasa Arab daring dilakukan melalui pemanfaatan media digital berupa video pembelajaran dan Zoom Meeting sebagai sarana penyampaian materi; (2) strategi pembelajaran yang diterapkan berorientasi pada penyampaian materi dan pemberian tugas dengan memanfaatkan media daring sebagai pendukung utama pembelajaran; dan (3) hasil belajar siswa selama pembelajaran daring menunjukkan dua kecenderungan, yaitu menurunnya penguasaan materi Bahasa Arab akibat keterbatasan interaksi dan pemantauan guru, serta meningkatnya keterampilan penggunaan teknologi dan kemandirian belajar siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring mampu menjaga keberlangsungan proses pendidikan selama pandemi, meskipun belum sepenuhnya efektif dalam mencapai target kompetensi pembelajaran Bahasa Arab secara optimal.